Analisa yang menarik.
Ada gejala memindahkan fokus dari golkar ke PDIP.
Ada juga gejala yang menyebar pesimisme sehingga pemilihan umum menjadi
tidak demokratis.
Ada gejala untuk menghancurkan keharmonisan umat beragama.
Entah siapa yang menyebarkan virusnya, tujuannya hanya mencapai tampuk
pimpinan yang absolut dan tidak dapat diganggu gugat. Mudah-mudahan
setiap manusia Indonesia sadar apa akibat yang dilakukannya terhadap
negara ini.
peace.


Alexander Lumbantobing wrote:
>
> Beberapa saat sebelum Tragedi Mei 1998, saya mengungkapkan adanya pihak-pihak
> yang melempar umpan ke tengah kolam-tenang-Indonesia dengan berharap segera
> mendapat "ikan" besar yang sudah lama ingin ditangkap dan digoreng.
>
> Beberapa minggu yang lalu, saya mengungkapkan betapa gusarnya para juru
> pancing itu menunggu agar sang ikan keluar untuk segera ditangkap dan
> digoreng. Para juru pancing itu sampai harus mengobok-obok
> kolam-tenang-Indonesia. Maka kolam-tenang-Indonesia menjadi alam lumpur yang
> belepotan dan porak-poranda.
>
> Sayangnya, sang ikan yang menjadi sasaran mereka tetap belum tertangkap untuk
> digoreng. Yang menanggapi umpan itu hanyalah ikan-ikan kelas teri. Tentu saja
> para juru pancing itu semakin gusar dan gundah. Niatnya memang jahat, sih!
>
> Omong-omong, permisalan saya tentang pelemparan umpan ini secara "tidak
> sengaja" disebutkan oleh Amien Rais dalam tanggapan beliau mengenai peristiwa
> Istiqlal, padahal cara lempar-umpan-tangkap-sang-ikan-lalu-bunuh-dan-digoreng
> ini sudah tercetus sebelum Tragedi Mei 1998.
>
> Para pelempar umpan ini akan semakin gusar dan gundah gulana. Semoga tidak
> sampai kalap.
>
> Big picture, guys, big picture.
>
> Rgds,
>
> Alex

Kirim email ke