heehehehe...
bukannya apa2..
males nulis panjang2 di email.
mana nggak nyambung juga..
mo dibilang cari amannya terserah deh.
tapi beneran.. kalo ada seminar permias next time
saya buktikan komitmen saya.
anda sendiri waktu itu gembar gembor mo dateng ke dc buat seminar.
kok nggak dateng ?
faran
--
On Thu, 14 Oct 1999 14:39:32 Irwan Ariston Napitupulu wrote:
>In a message dated 10/14/99 1:23:16 PM Eastern Daylight Time,
>[EMAIL PROTECTED] writes:
>
>> hehehehe..
>> next time deh.kalo ada kesempatan ketemu langsung.
>> kita bisa diskusi langsung.
>> kalo perlu dilibrary. jadi enak langsung saya kasih liat bukunnya.
>
>Irwan:
>Anda ini benar2 aneh. Pertama anda bilang ada puluhan
>buku di perpustakaan yg akan memuat teori yg anda maksud.
>Lalu saya tanyakan tolong sebutkan satu buku saja sekaligus
>halamannya yg memuat teori tersebut. Kemudian posting
>tersebut anda respon dengan menjawab buku anda sudah ada
>di box. Kemudian saya kasih kesempatan lagi untuk anda
>memberikan salah satu referensi buku yg memuat teori tersebut.
>Eh, lagi2 anda hanya bilang seperti di atas. Sebenarnya anda
>punya referensi ngga sih? Kalau memang seperti kata anda
>di atas bahwa anda bisa kasih unjuk langsung bukunya,
>kenapa saat ini anda sulit sekali menyebutkan referensi
>buku plus halaman yg memuat teori yg anda sebutkan terdahulu?
>Ini khan ngga masuk akal namanya. Jadi anda meminta
>saya datang ke satu tempat bertemu dengan anda, baru nanti
>anda mau bongkar box buku anda, trus kita lihatnya di library?
>Lho koq muter2 sih. Padahal tinggal nyebut buku dan halaman
>yg memuat teori yg anda sebutkan khan gampang banget.
>Apalagi anda di milis ini sudah menyatakan bahwa anda
>termasuk orang yg theory minded.
>
>
>> dengan saya hanya point out bukunya apa. menurut saya useless.
>> terus terang saya sangat sibuk dengan sekolah.
>> jadi nggak sempet nulis analisa plus theory dibelakangnya.
>
>Irwan:
>Alasan "terus terang saya sangat sibuk dengan sekolah"
>itu alasan orang2 yg hanya mau cari amannya saja.
>Lari dari permasalahan yg sebenarnya.
>Dengan memberikan referensi nama buku dan halaman
>yg memuat teori yg anda sebutkan terdahulu,
>maka saya dengan mudah mengeceknya di library untuk
>membuktikan teori yg anda sebutkan itu memang benar ada.
>Anda ngga perlu nulis analisa, cuma saya minta anda
>bertanggung jawab atas ucapan anda dengan menyebutkan
>bahwa "pada level berapa pun suatu nilai tukar mata uang,
>asalkan stabil maka tidak bermasalah" adalah suatu teori
>yg tertulis di buku. Saudara Alex H mungkin bisa anda
>kelabui dengan mengatakan bahwa itu sesuai dengan teori.
>Tapi maaf, saya tidak ingin anda kelabui karena seumur2
>saya tidak pernah mendengar teori tersebut. Ditambah
>lagi hal tersebut sangat tidak masuk akal dan sangat
>mudah dipatahkan.
>Ini posting respon anda kedua yg belum bersedia menjawab
>pertanyaan situasi (Yen dan rupiah) yg saya berikan.
>Kenapa anda tidak bersedia menjawab? Apakah terlalu sulit
>buat anda untuk menjawab pertanyaan yg kalau ditanyakan
>ke rekan non ekonomi pun dengan mudah dan cepat
>menjawabnya.
>
>> bagaimana kalo seminar permias mendatang kita janjian untuk diskusi ?
>>
>> mungkin rekan2 yang lain dapat berpartisipasi juga ?
>
>Irwan:
>Ini mengalihkan topik pembicaraan?
>Mbok ya jangan lari2 dong kalau lagi membahas
>satu masalah. Apa yg saya tanyakan ke anda itu,
>mengenari referensi, adalah untuk melihat anda itu
>asbun atau tidak.
>
>Beberapa kali kesalahan mendasar yg anda buat
>sehubungan dengan diskusi kita ini. Anda
>memberi contoh mobil dengan sudut pandang
>tidak konsisten (skenario pertama dari sudut produsen
>pas skenario kedua dari sudut konsumen).
>Kemudian, anda mencoba menerangkan dengan
>menggunakan istilah FIFO/LIFO yg ternyata anda
>salah mengartikan apa itu sebenarnya FIFO/LIFO
>yg terlihat dari cara anda membahasnya yg ngawur.
>
>Rekan2 di milis ini menjadi saksi dan melihat
>seperti apakah anda sebenarnya. Siapa yg sebenarnya
>asbun. Rekan2 yg undergrade bahkan high school pun
>saya yakin bisa melihat kesalahan2 fatal yg anda lakukan
>seperti yg saya lihat dan sudah saya bahas pada posting
>saya terdahulu.
>Silahkan buktikan bahwa ucapan anda terdahulu memang
>berasal dari buku.
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>
DC Email!
free email for the community - http://www.DCemail.com