In a message dated 10/29/99 11:28:54 PM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:
> Saya sudah baca lengkap dari beberapa media tentang hal yang sama.
> Kelihatannya anda tidak mensitir dan membacanya dengan lengkap. Apa yang
> anda sitir tsb hanyalah sebagian dari yang dimaksud AR. Selain itu, saya
> juga ingin menyarankan agar tidak menelan mentah-mentah tulisan wartawan
> hanya di satu media, yang ternyata seringkali berbeda penyampaiannya.
Irwan:
Sama dengan anda, saya juga baca dari beberapa media, ngga cuma
Media Indonesia saja....:)
Dan saya juga sudah membacanya dengan lengkap.
Apa yg saya kutipkan dari media indonesia adalah ucapan
langsung Amien Rais yg ketua MPR (disini saya perlu menegaskan
posisi dia yg ketua MPR). Jadi tidak benar itu adalah tulisan
wartawan karena tulisan dalam tanda kutip di laporan/berita
itu artinya adalah kutipan dari ucapan langsung orang
yg diberitakan atau diwawancarai.
> Maksud AR di sini adalah bahwa ia ikut bertanggung jawab secara moral (Gus
> Dur juga mengatakan ini) terhadap menteri usulan dari PAN. Kalu nih menteri
> nggak 'becus', sebagai petinggi PAN, AR akan MENGUSULKAN si menteri untuk
> ditarik atau diberhentikan. Soal usulannya ini disetujui atau tidak oleh
> presiden, itu adalah hak presiden.
Irwan:
Apakah hal tersebut senada dengan ucapan ketua MPR
seperti saya kutip ulang dibawah ini?
http://www.mediaindo.co.id/detail_news.asp?id=1999103000184658
>---kutipan----
>Amien mengatakan dirinya bertanggung jawab secara moral atas menteri yang
>digaransinya. "Kalau dari PAN jelas, saya akan bertanggung jawab secara
>moral.
>Kalau mereka melakukan kesalahan atau tidak bisa menjalankan tugas seperti
>yang
>diembannya, akan saya tarik. Itu garansinya," kata Amien.
>----akhir kutipan----
Yang perlu anda pikirkan, apakah benar Amien Rais berkata demikian?
Kalau memang benar pernah mengucapkan hal tersebut, apakah
menurut anda sebagai ketua MPR hal tersebut bisa dibenarkan?
Apakah seorang anggota MPR berhak untuk cabut mencabut
menteri di kabinet?
Fokuslah pada masalah yg diangkat, jangan pada masalah
yg tidak diangkat.
> Sekedar mengingatkan, anda sudah sering melempar issue di milis ini secara
> tidak lengkap dan cenderung tendensius. Saya selalu membaca tulisan anda,
> seperti juga tulisan teman-teman yang lain.
Irwan:
Tujuan saya memberikan link berita adalah memberi
kesempatan kepada rekan2 untuk membaca berita lengkapnya
dari media yg bersangkutan. Yang saya kutipkan adalah
yg ingin saya komentari atau fokuskan. Kalau saya mau
niat jelek, ya ngapain juga gue kasih linknya...:)
Saya ajak anda untuk kritis dan fokus pada masalah yg
diangkat bukan pada masalah yg tidak diangkat.
Komentari apa yg saya tulis dan bukan apa yg saya tidak
tulis. Silahkan anda curiga dengan saya, buktikan
kecurigaan anda itu beralasan dengan memberikan data2
yg bisa dipertanggung-jawabkan.
Terus terang saya bosan dengan debat kusir yg hanya
mengandalkan emosi dan kecurigaan belaka.
Mari kita perbaiki kesalahan2 lama dengan bersikap
kritis terhadap siapa saja karena memang saat ini
Indonesia butuh pemikiran2 kritis.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu