JIL yang bodoh bukan tanpa sebab dan alasan saya hanya melihat dari output
yang dia jajakan jika dia memang tidak memiliki unsur kebodohan kenapa
memahami islam begitu sempit sehingga melahirkan sekulerisme, saya setuju
bahwa sekulerisme hanya cocok untuk ajaran selain islam jangan
menggeneralisir semua agama mengakui sekulerisasi karena pemahaman itu
sangat dangkal karena tidak berusaha mengembalikan persoalan kepada
sumber-sumber normatif jadi kebodohan yang disematkan kepada gerombolan JIL
memang pantas karena mereka berusaha melakukan upaya sinkretisme padahal
islam berbeda dengan ajaran yang lainnya. JIL selalu mendendangkan bahwa
pemahaman kita terhadap alquran yang harus dikedepankan adalah substansinya
jika JIL mau jujur kenapa dalam masalah jihad tidak seperti mainstream JIL
kenapa JIL tetap berpendapat bahwa jihad yaitu sungguh-sungguh, inilah yang
menggelikan dari propaganda JIL mereka memang menafsirkan wahyu sesuai
bingkai otak mereka padahal wahyu tidak bisa dipisahkan dengan tools untuk
dalam rangka memahaminya
==========================
mengenai rendah hati inilah yang sengaja selalu dimunculkan ketika berusaha
meluruskan persepsi seputar islam, rendah hati harus dilihat sebagai
nilai-nilai wahyu bukan hanya sebatas akhlak semata yang tidak memiliki
nilai setitik pun tanpa dilandasi wahyu jadi pemahaman-pemahaman terhadap
wahyu menuntut untuk menjadikan pola pikir kita dibimbing oleh wahyu bukan
asal berujar tanpa pemahaman-pemahaman yang shahih
==========================
justru sekuler dalam islam berarti= menolak islam karena islam adalah sebuah
nizham privat dan ruang publik sehingga sungguh aneh jika sekuler tidak anti
islam karena dengan mengambil islam dari sisi privat pada saat bersamaan
mengakui sekulerisme dan pada saat yang sama juga berarti telah meninggalkan
bimbingan wahyu dalam ranah kehidupan karena islam memiliki fikroh politik,
ekonomi, sangsi, peradilan dsb dan jika fikroh-fikroh ini digantikan dengan
ideologi yang bersumber dari ra'yu yang bathil sama saja dengan mereduksi
wahyu.
========================
islam tidak anti dengan modernitas justru kita lihat peradaban islam yang
agung yang telah melahirkan banyak gagasan-gagasan modern dalam science dan
teknologi, para ilmuwan islam mampu mengubah mainstream ilmu yang dianut
oleh orang-orang yunani yang hanya berkutat pada gagasan theologis dan
filsafat dirubah menjadi gagasan-gagasan empirik yang memiliki makna dalam
manfaat kehidupan contoh saja dalam bidang matematik,a ilmuwan yunani kuno
hanya berkutat tambah dan kurang sedangkan ilmuwan islam mampu memetakan
ilmu matematika menjadi ilmu yang aplikatif untuk menopang penelitian
lainnya sehingga kita mengenal algorism, logaritma dsb.juga bagaimana ibnu
sina, jabir bin hayyan yang merupakan jebolan univ.al muntansiriyyah yang
merupakan hasil nyata bagaimana islam begitu memperhatikan ilmu
========================
jika banyak warga negara-negara muslim ke eropa maka kita pun jangan
melupakan bagaimana barat juga berhasil merampok kekayaan negeri-negeri
islam jadi sebenarnya pemberian yang mereka kasihkan tidak ada bandingannya
dengan berapa jumlah kekayaan yang telah dirampok oleh para imperialis
bukankah AS dan barat yang mencaplok irak sudah terbukti bahwa diballik
upaya yang sangat biadab itu sesungguhnya karena irak memiliki kekayaan
minyak sehingga para imperialis bagaikan singa yang lapar ketika melakukan
invasi terhadap irak, ini hanya salah satu uji fakta jika dirunut tentu akan
lebih menyakitkan umat islam
===========================
disini saya tidak berupaya membahas SARA atau menyinggung sebuah keyakinan
tetapi saya hanya ingin mendobrak dogma-dogma sekulerisme dan itu sangat
mengusik pemahaman saya sehingga jika itu dilihat sebagai sebuah cacian maka
kita harus mengembalikan sebuah permasalahan secara jernih dan dalam hal ini
saya tetap berprinsip terhadap norma-norma wahyu bahwa tidak ada paksaan
dalam agama, itu saja. jadi jika SARA dilibatkan dalam hak jawab saya maka
harus dilihat sebagai sebuah pemikiran yang harus dicerna dengan bukti-bukti
normatif dan empirik bukan hanya mengandalkan landasan emoso semata
=============================
saya sudah berumur kepala 2 dan dalam islam tidak mengenal senioritas tetapi
yang diakui adalah sejauh mana ia menjalankan ketaqwaanya kepada Allah SWT
jadi taqwa adalah kata kunci yang mesti dipegang

sekian






----- Original Message -----
From: "rm_danardono" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, September 20, 2004 2:48 PM
Subject: [ppiindia] Re: Tukar wacana mengenai Sekularisme


> ==========================================
> HS: untuk memahami wahyu tidak cukup hanya mengandalkan akal yang
> liar atau pengetahuan yang serba minim bahkan tidak boleh menafsirkan
> quran dengan akal semata tapi justru harus dilibatkan pula ilmu
> tafsir, hadits, bahasa arab dan lainnya, ini merupakan indikasi bahwa
> gerombolan JIL memang tidak mampu mempelajari berbagai tools untuk
> memahami wahyu.
> ===========================================
> RMD Hadinoto: saya kira , kita semua sepakat di milis terhormat ini,
> bahwa untuk memahami wahyau agama2 kita masing2, Kristen, Islam,
> Buddha, Hindu Bali dan lain2, tak mungkin kita sekedar mengandalkan
> akal dan nalar untuk mengerti wahyu. Ini bukan saja pada Islam.
> namanya juga wahyu. Saya tak yakin bahwa "gerombolan" JIL tak mampu
> memahami wahyu, mereka bukan orang2 bodoh lho.
>
> Dan sebagai orang beriman, kita harus selalu rendah hati, tak mudah
> menghakimi dan berbahasa keras pada orang lain. Setuju kan?
> ==============================================
>
> HS: bahkan lebih dari sekedar asosiasi nyatanya memang sekularisme
> hanya mengebiri muatan wahyu yang kemudian disisipkan oleh aturan
> yang merupakan produk akal yang telah menjadi biang kehancuran dan
> kenestapaan kaum muslimin karena dari aqidah sekularisme inilah
> dibangun kapitalisme yang memang inheren dengan penjajahan
> imperialisme, jelas seperti terangnya matahari bahwa sekuler=anti
> agama yaitu islam karena islam merupakan sebuah nizham yang akan
> merapikan berbagai tatanan dimensi kehidupan baik privatmaupun dalam
> publik.
> ==============================================
> RM D Hadinoto: saya sudah berumur hampir kepala 6. Keluarga besar
> saya semua Muslim. Dari saya masih kecil, saya tak melihat, adanya
> pengkebirian muatan wahyu di Tanah Air kita tercinta. Dimasa
> penjajahan memang, ada penekanan kaum Muslim, tetapi bukan
> sekularisme yang menjadi sebab, namun politik kolonial. Sejak
> Republik kuta merdeka, saya lihat, dari kanak2 menjadi dewasa, bahwa
> Islam berkiprah di Tanah Air. Mesjid2 bertambah. Institusi2
> pendidikan islam, dari pesantren sampai IAIN berkembang. bahkan kini,
> saudara2 kita di Aceh mendapatkan status syariat Islam. Sekuler
> bukanlah anti agama, sekuler hanya memisahkan kehidupan agama dan
> kehidupan bermasyarakat. Ini mutlak-lah, karena saudara2 kita se
> Tanah Air bukan sekedar orang Islam. Di Minahasa malah Islam
> merupakan tamu disana. Juga di Timor, Flores, Toraja, Sangihe-Talaud.
>
> Tidak saja Islam "merapikan berbagai tatanan dimensi kehidupan baik
> privat maupun publik", juga Kristen, Buddha, Hindu-Bali. Tetapi tak
> mungkin kita gebyah uyahkan tatanan bangsa ini menurut akidah satu
> agama saja bukan?
>
> =====================================
> HS: itulah keagungan wahyu,bahasa ajami seperti sijjil, qisthas, bisa
> di berlakukan arabisasi tanpa mengurangi keagungannya, cobalah pahami
> al quran dengan benar dan teliti jangan hanya sekilas karena jika
> sekilas maka hanya menghasilkan kebathilan, jika al quran
> merepresentasikan ekspresi multikultural kenapa dalam quran mencela
> kesyirikan dan berbagai perkara maksiyat lainnya apakah kita ingin
> mengakomodasi supaya zina dilegalisir, judi dilokalisasi??, itulah
> akal yang plin plan tanpa bimbingan wahyu yang agung
> =============================================
>
> Mas, semua agama di Tanah Air mengutuk kesyirikan. Atau anda dsapat
> membuktikan bahwa Kristen, Buddha, Hindu Bali memerintahkan atau
> menyanjung kesyirikan? Tidak kan? Nah, begitulah.
>
> Zina dilegalisir, atau tidak, itu tergantung masyarakat yang membuat
> undang2 melalui DPR. Kita dapat melarang zina, judi, dan SEGALA
> kesyirikan dengan undang2 nasional, karena kesyirikan dikutuk semua
> agama. Anda sudah baca Sepuluh Perintah Allah yang dipercaya kaum
> Kristiani?  Wahyu yang agung,mas, diturunkan Allah dalam berbagai
> agama, juga Kristen menerima wahyu Allah, yang tidak mengizinkan
> kesyirikan. Sudah anda dengar, ber-kali2 Sri Paus memperingatkan
> manusia agar tidak berbuat syirik?
>
> Wahyu agung membimbing bangsa2 didunia menganjak modernitas mereka,
> menjadi bangsa yang maju dan dirakhmati, lihat Jepang, Jerman,
> Austria, Swiss, Liechtenstein, Luxemburg, Korea selatan, Singapura.
> Semua maju, makmur dan demokratis.
>
> Ber-juta2 umat Islam datang ber-bondong2 kesana tiap tahun, baik
> legal maupun illegal, sebagai migrant menurut hukum dan pendatang
> haram, untuk mencari ilmu, atau mencari sesuap nasi.
>
> Lihat saudara2 kita yang mencari ilmu dan mencari sesuap nasi ke
> Europa, India, jepang, Korea selatan. JUga milis kita ini, adalah
> tamu sebuah negara yang sekular, yang dengan santunnya menerima tamu2
> dari segala jurusan mata angin. Iya kan? Hati2 lhomas, mengagungkan
> agama sendiri itu bisa menjurus SARA, dan ini dicela oleh kawan2
> disini, seperti nak Lenny, nak Listy, dan juga moderator.
> ==============================================================
>
> sekian dulu
>
> Ya sekian dulu
>
> wassalam
>
> Salam damai
>
> RM D Hadinoto
>
>
>
>
>
>
***************************************************************************
> Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia
yg Lebih Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
>
***************************************************************************
> __________________________________________________________________________
> Mohon Perhatian:
>
> 1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
> 2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
> 3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru;
> 4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
> 5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> 6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> 7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
$9.95 domain names from Yahoo!. Register anything.
http://us.click.yahoo.com/J8kdrA/y20IAA/yQLSAA/BRUplB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

***************************************************************************
Berdikusi dg Santun & Elegan, dg Semangat Persahabatan. Menuju Indonesia yg Lebih 
Baik, in Commonality & Shared Destiny. www.ppiindia.shyper.com
***************************************************************************
__________________________________________________________________________
Mohon Perhatian:

1. Harap tdk. memposting/reply yg menyinggung SARA (kecuali sbg otokritik)
2. Pesan yg akan direply harap dihapus, kecuali yg akan dikomentari.
3. Lihat arsip sebelumnya, www.ppi-india.da.ru; 
4. Posting: [EMAIL PROTECTED]
5. Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
6. No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
7. kembali menerima email: [EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/ppiindia/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke