--- In [email protected], "A. Marconi" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: >
"4 - Dari uraian singkat di atas maka sebaiknya waktu lebih bermanfaat digunakan untuk menguasai dan memperdalam ilmu pengetahuan dan teknologi canggih dan membangun kehidupan di bumi demi kemaslahatan bersama seluruh mahluk yang hidup, termasuk bakteri, gaganggang dan lumut sekalipun. Ini adalah tugas utama kaum Muslimin yang harus dilaksanakan demi memenuhtuntutan sebagai holifatan fii al-ardzh. Apabila ilmu pengetahuan dan teknologi canggih dapat kita miliki maka AHLAQ kita sendiri akan terangkat setingkat demi setingkat mendekat kepada Al-Ahlaqu al-Karimah atau Ahlaq Wakil Allah swt di bumi...." ---> Tapi anehnya, mengapa justru bangsa bangsa beragama Islam yang paling kedodoran dalam tekhnologi canggih? Sudah pernah ke Darfur, Tunisia, Hadramaut, Marokko, Afganistan, dan sejenisnya? Ujung tombak kemajuan tekhnologi di Asia dipegang oleh bangsa bangsa yang menganut ajaran yang datang jauh sebelum Islam! Ceraamah yang romantis, namun tak sesuai dengan keadaan di lapangan.. bagaimana kalau berintrospeksi daripada jual kecap? DH

