VIVAnews - Mengumbar keyakinan ateis lewat jejaring 
sosial membuat Alexander, CPNS di Kabupaten Dharmasraya berstatus 
tersangka. Sejumlah kecaman kemudian berdatangan ke alumnus Universitas 
Padjajaran jurusan statistik ini.

Ketua Majelis Ulama Indonesia 
cabang Sumatera Barat Syamsul Bahri Khatib pun menyayangkan sikap 
Alexander yang membawa nama Minang. "Ini melukai seluruh masyarakat 
Minang, sendi dasar agama sudah dirusak," kata Syamsul Bahri Khatib pada 
VIVAnews.

Menurut Buya Syamsul, 
sikap anti tuhan yang disebarkan pemilik akun Facebook Alexander Aan ini
 bertentangan dengan semua agama. Bahkan, keyakinan yang dipertahankan 
Alex tersebut dinilainya tidak cocok berkembang di Indonesia.

"Ini
 kan bertentangan dengan Pancasila, tentunya paham ateis tidak bisa 
diterima di Indonesia," tambahnya. Berkembangnya pemikiran ateis 
tersebut, menurutnya, tidak sepenuhnya bisa menyalahkan sejumlah pihak 
seperti ulama.

Menurutnya, persoalan keyakinan seseorang yang 
sudah dewasa sepenuhnya menjadi tanggung jawab pribadi. "Pertanyaannya, 
bukan di mana peran ulama, tapi, di mana ia belajar seperti itu?" 
ungkapnya.

Alexander ditahan Polres Sijunjung setelah sejumlah 
masyarakat yang tergabung di dalam LSM Pandan melaporkannya ke polisi 
setempat. Penyidik di Polres Sijunjung resmi menahan dan menetapkannya 
sebagai tersangka. Buntut mem-publish keyakinannya lewat jejaring 
sosial, kini Alexander diancam dengan pasal berlapis.

Menurut 
penyidik, Alexander diancam dengan Pasal 27 ayat 3 UU ITE, Pasal 156 A 
KUHPidana tentang penodaan agama dan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan 
surat dengan ancaman masing-masing 6 tahun penjara. (umi)


________________________________
 From: ayub <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Sunday, February 17, 2013 12:41 PM
Subject: hati-hati ... [proletar] Nggak terlalu susah kok
 

  


gw serius pig !!
kalo calon korban lu jebak dilaman facebook atheis-minang lu
gw gak ikut2-an.. itu emang teritorial lu !

tapi sekarang calon korban yang lu incar ada di kampung prol's

secara moral, gw musti ngasih rambu2 buat calon korban
biar jangan sampai ada yg bernasib seperti Alex-Aan lagi

nih buktinya....
http://www.tempo.co/read/news/2012/04/07/058395351/Pemilik-Laman-Ateis-Minang-Tinggal-di-Belanda

________________________________
From: Bukan Pedanda [email protected]>
  


  

Pergilah berobat ke psikiater ayub yahya...

Anda jelas makin gila.

Omongan anda makin kaco.

Jual laptop anda untuk biayanya.

--- In [email protected], ayub  wrote:
>
> ngincar korban berikutnya pig...
> kayaknya bakalan berhasil deh
> 
> biasanya orang yang alkitabiyah..
> gampang dijebak.. ngandalin iman sih
> 
> good luck..!!
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: Bukan Pedanda 
>   
> 
> 
>   
> 
> Nggak terlalu susah kok buat Nubtheologian untuk melihat betapa dungunya 
> orang Islam dan para penjilat pantatnya seperti Suryana dan Teddy...
> 
> Dari posting pertamanya dia sudah melihat arra_s yang termasuk manusia yang 
> paling dungu dimuka bumi itu tidak tahu logic.
> 
> http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/371104
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke