Ateis Membawa Alex ke Penjara  TEMPO.CO, Jakarta - Alexander, 30 tahun, tak 
pernah menyangka buah pikirannya di akun 
Facebook (FB) Ateis Minang akan membawa dirinya ke penjara. Pegawai 
negeri di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Dharmasraya, 
Sumatera Barat, ini dituduh menistakan agama Islam melalui jejaring 
sosial FB.

Salah satu tulisannya di akun Ateis Minang adalah 
“Tuhan di mana?” dan “Tidak ada Tuhan”. Akibatnya, Majelis Ulama 
Indonesia setempat dan LSM Pandam melaporkannya ke polisi. Kemudian 
Kepolisian Resor Dharmasraya menahan Alex sejak 18 Januari 2012.

"Tak
 ada niat saya mencela Islam. Di FB itu saya hanya menuangkan 
pikiran-pikiran saja. Tak mengira akan jadi begini," ujar lelaki 
kelahiran Padang ini saat ditemui di tahanan Polres Dharmasraya, 
Sumatera Barat, Selasa, 28 Februari 2012.

Alex menuturkan, pada 
2010, dia bergabung dengan akun Ateis Minang di FB. Di akun itu, dia 
bertukar pikiran tentang agama. "Saya juga sempat jadi adminnya, itu pun
 atas saran pemilik akun itu," ucap lelaki yang pernah kuliah Fakultas 
Hukum Universitas Andalas pada 2000 dan di Fakultas MIPA Universitas 
Padjadjaran pada 2001 tapi tak selesai ini.

Tapi Alex mengaku tak
 kenal pemilik akun maupun teman-teman di grup Ateis Minang itu. “Saya 
tak pernah bertemu langsung, kecuali di dunia maya,” ujar lelaki yang 
bercita-cita menjadi ilmuwan ini.

Alex mengaku mengalami konflik 
batin soal ketuhanan sejak duduk di bangku SMP. “Kenapa banyak orang 
menderita dan banyak orang jahat. Dimana peran Tuhan yang Maha Pengasih 
dan Penyayang?” ia bertanya.

Akibat perbuatannya, Kepala 
Kepolisian Resor Dharmasraya Ajun Komisaris Besar Chairul Aziz 
mengatakan Alexander dijerat dengan pasal berlapis, yakni Pasal 27 ayat 3
 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE karena menghina agama 
Islam melalui media elektronik; Pasal 156 A KUHP tentang penistaan 
agama; dan Pasal 263 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pemalsuan 
surat.

Menurut Chairul, saat mendaftar menjadi pegawai negeri, 
dalam surat keterangannya Alex mencantumkan agamanya sebagai Islam. 
“Namun, saat diinterogasi, dia mengaku ateis,” ujarnya.

Koordinator
 Pendampingan Kasus dan Paralegal LBH Padang, Poniman, yang mendampingi 
Alex, mengatakan, LBH tidak melihat dalam konteks keyakinan. “Alex juga 
memiliki hak-hak hukum yang patut kita lindungi,” katanya. Di penjara, 
Alex masih bertanya, “Dimana Tuhan?”

Kelak, waktu yang akan membuktikan apakah penjara mampu mengubah keyakinan 
seseorang atau tidak.


________________________________
 From: ayub <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Sunday, February 17, 2013 12:41 PM
Subject: hati-hati ... [proletar] Nggak terlalu susah kok
 

  


gw serius pig !!
kalo calon korban lu jebak dilaman facebook atheis-minang lu
gw gak ikut2-an.. itu emang teritorial lu !

tapi sekarang calon korban yang lu incar ada di kampung prol's

secara moral, gw musti ngasih rambu2 buat calon korban
biar jangan sampai ada yg bernasib seperti Alex-Aan lagi

nih buktinya....
http://www.tempo.co/read/news/2012/04/07/058395351/Pemilik-Laman-Ateis-Minang-Tinggal-di-Belanda

________________________________
From: Bukan Pedanda [email protected]>
  


  

Pergilah berobat ke psikiater ayub yahya...

Anda jelas makin gila.

Omongan anda makin kaco.

Jual laptop anda untuk biayanya.

--- In [email protected], ayub  wrote:
>
> ngincar korban berikutnya pig...
> kayaknya bakalan berhasil deh
> 
> biasanya orang yang alkitabiyah..
> gampang dijebak.. ngandalin iman sih
> 
> good luck..!!
> 
> 
> 
> 
> ________________________________
>  From: Bukan Pedanda 
>   
> 
> 
>   
> 
> Nggak terlalu susah kok buat Nubtheologian untuk melihat betapa dungunya 
> orang Islam dan para penjilat pantatnya seperti Suryana dan Teddy...
> 
> Dari posting pertamanya dia sudah melihat arra_s yang termasuk manusia yang 
> paling dungu dimuka bumi itu tidak tahu logic.
> 
> http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/371104
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>

[Non-text portions of this message have been removed]


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke