Zaim Rais: Orang Atheis Biasa Saja Salingka Kampus | Jumat, Kiki Julnasri Priatama (Mg)/Hedri Putra (Mg) Suarakampus.com-Pemilik akun facebook Atheis Minang, yang selalu mencaci Islam dan Minangkabau, terungkap. Menurut laporan Harian Umum Singgalang edisi Kamis (19/1), pemilik akun itu CPNS di Kantor Bappeda Kab. Dharmasraya. Alexander Aan namanya. Di facebooknya, Alexander menulis berbagai cacian terhadap agama Islam dan Minangkabau serta agama lain. Pemuda berusia 30 tahun yang dikabarkan warga asli Kota Padang ini, sudah mulai berfikir bahwa tuhan itu tidak ada sejak menduduki bangku sekolah dasar. Salah satu alasannya, banyak kejahatan manusia yang miskin. Pemuda ini juga tidak percaya dengan syurga dan neraka. Melihat kasus ini, Ketua Jurusan Akidah Filsafat Fakultas Ushuludin Dr. Zaim Rais, MA, angkat bicara. “Minang Atheis itu sudah ada sejak dahulu. Bahkan, ulama Minang sendiri ada yang berfikiran Atheis,” ujarnya saat ditemui suarakampus.com di Fakultas ushuludin, Kamis (19/1). Bagi Zaim Rais, manusia berfikiran Atheis biasa saja jika dipandang dari segi watak kemanusiaannya. “Sebab Allah befirman, tidak ada paksaan dalam beragama,” tegasnya. Tapi, Zaim Rais menyatakan pelaku itu sudah keluar dari identitas Minang. Karena jika Minangkabau dilihat dari aspek kultural, pakaian, dan tradisi, bergantung pada tuntunan Islam. Lebih dalam Zaim Rais mengatakan, orang Minang tidak mau dibatas-batasi. Kalau dibatasi akan memberontak. “Tapi meskipun begitu, Islam adalah identitas Minangkabau,” tuturnya. Ada tiga factor yang menyebabkan seseorang berfikiran Atheis menurut Zaim Rais. Yang pertama, orang Minang tidak konsisten dan tidak istiqomah lagi dengan falsafahnya. Yang kedua, adanya problem eksternal. Orang Minang memberi kelonggaran terhadap pengaruh dari luar. Mempengaruh identitas tadi. Yang ketiga adalahpengaruh internet. Internet sangat berpengaruh terhadap anak-anak. “Orang tua harus mengontrol anak-anaknya dalam menggunakan jaringan internet. Tapi fenomena sekarang, orang tua kurang memperhatikan anak. Sehingga anak-anak tidak mempunyai daya saing, akhirnya hanya bisa menyerah,” tambahnya. Sebelum menutup perbincangan, Zaim Rais mengemukakan perbedaan antara orang beragama Islam dengan orang berfikiran Atheis. “Orang Atheis, mudah menyerah, putus asa. Tidak ada yang mengikat mereka, sehingga hanya bergantung pada diri sendiri. Sementara orang Islam, meskipun hidupnya susah, mereka tetap meyakini ada yang menuntunnya, sehingga mereka ada tempat mengadu,” jelas dosen yang baru dipilih sebagai Pembantu Dekan I Ushuludin ini.
________________________________ From: ayub <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Sunday, February 17, 2013 12:41 PM Subject: hati-hati ... [proletar] Nggak terlalu susah kok gw serius pig !! kalo calon korban lu jebak dilaman facebook atheis-minang lu gw gak ikut2-an.. itu emang teritorial lu ! tapi sekarang calon korban yang lu incar ada di kampung prol's secara moral, gw musti ngasih rambu2 buat calon korban biar jangan sampai ada yg bernasib seperti Alex-Aan lagi nih buktinya.... http://www.tempo.co/read/news/2012/04/07/058395351/Pemilik-Laman-Ateis-Minang-Tinggal-di-Belanda ________________________________ From: Bukan Pedanda [email protected]> Pergilah berobat ke psikiater ayub yahya... Anda jelas makin gila. Omongan anda makin kaco. Jual laptop anda untuk biayanya. --- In [email protected], ayub wrote: > > ngincar korban berikutnya pig... > kayaknya bakalan berhasil deh > > biasanya orang yang alkitabiyah.. > gampang dijebak.. ngandalin iman sih > > good luck..!! > > > > > ________________________________ > From: Bukan Pedanda > Â > > > Â > > Nggak terlalu susah kok buat Nubtheologian untuk melihat betapa dungunya > orang Islam dan para penjilat pantatnya seperti Suryana dan Teddy... > > Dari posting pertamanya dia sudah melihat arra_s yang termasuk manusia yang > paling dungu dimuka bumi itu tidak tahu logic. > > http://groups.yahoo.com/group/proletar/message/371104 > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
