Tentnng jaminan kesehatan dan jaminan sosial.. Jangan kita lupa bahwa jaminan sosial dan jaminan kesehatan yang bagus di Eopa itu adalah hasil perjuangan orang Eropa, terutama, tentu saja, perjuangan serikat buruh...
Mereka mogok, mereka berdemosntrasi... Mereka kontrol pemerintah mereka... Inilah yang kudu dikembangkana juga di Indonesia. Serikat buruh yang memperjuangkan nasib buruh... Dan berbagai organisasi profesionel yang mengontrol pemerintah... Ini yang belum saya lihat terjadi di Indonesia. --- In [email protected], "gsuryana" <gsury...@...> wrote: > > That the point, semua orang migran akan mencari tempat yang paling enak. > Bandingkan bila migran ke Arab Saudi, dimana hukum syaria diterapkan kepada > pendatang, sedang tidak berlaku untuk keluarga kerajaan dan orang kaya nya, > dan ini pun masih tetap cukup banyak migran yang datang ke Arab Saudi dan > memang tidak diberitakan penderitaan ketika sudah menjadi migran di sana. > > Aku memahami enaknya tinggal dinegara negara mapan, dimana jaminan sosial > memang dirasakan oleh masyarakatnya, jaminan hari tua yang bisa dibilang > sempurna, bandingkan dengan aku yang bila sudah tua dan tidak produktif lagi > bisa nya hanya akan menyusahkan orang sekitarku. > Dan itulah risiko yang harus aku ambil. > Untuk biaya kesehatan sebenarnya untuk sakit biasa di Indonesia itu termasuk > murah, kemarin aku kedokter tetanggaku ( dokter umum ), karena kena flue, > aku di suntik, dikasih obat 4 macam salah satunya anti biotik, dan aku bayar > Rp 35.000,- sekitar US$ 3. biaya yang tidak mungkin terjadi dinegara mapan. > > Bila migran beranak pinak tanpa memperdulikan masa depannya, maka yang rugi > adalah tetap negara yang kedatangan migran tersebut, sekarang tinggal balik > kepada produk hukumnya, apakah mungkin membuat sebuah peraturan yang bisa > mengatasi masalah krusial tersebut ?, aku perkirakan pemerintahan Barat > benar benar garuk kepala dan pusing memikirkan solusi ini terutama negara > barat yang memiliki teritorial terbatas, entah bisa jadi nanti akan > disediakan sebuah pulau khusus migran yang 'diduga' akan membuat masalah, > dan entah bakal melanggar HAM apa tidak nya. > > sur. > ----- Original Message ----- > From: "utusan.allah" <utusan.al...@...> > > Anda menulis: > > "Yang menjadi pertanyaan mengapa mereka mau menjadi migran ke negara > barat ?, tidak kenegara yang memiliki budaya dan kultur sejenis, dan > mengapa pula hal ini 'seperti' didiamkan." > > Lha enak... > > Hidup di negeri kafir itu jauh lebih enak dari di Saudi Arabia... > > Jaminan sosial dan jaminan kesehatan dan kebebasan di Australia, Eropa > dll.itu aduhai... > > Saya yakina nda tidak bisa membayangkan betapa bagusnya jaminan sosial > dan jaminan kesehatan di Eropa. > > Bayangkan: di negeri Belanda gigi dikontrol tiap enam bulan sekali... > dan kerang gigi juga dikorek sekali enam bulan atau sekali setahun > bergantung banyaknya kerang gigi. > > Jadi ketemu orang ompong di negeri Belanda itu ya jarang. > > Yang punya kacamata rada tebelan diperiksa tiap tahun. > > Dengan sistem huisarts atau dokter keluarga (tiap orang memilih > dokter keluarganya) kesehatan tiap penduduk Belanda terjaga dengan baik... > > Saya tiap kali kena pilek dan minta aspirin diperiksa tekanan darah > dan, terakhir, ketika tekanan darah saya diatas 130 dokter keluarga > saya bilang: bagusnya anda lebih banyak bergerak badan disamping naik > sepeda kemana-mana... > > Makanya sekarang saya juga jogging tiap pagi,kecuali kalau hujan. > > Memang kudu bayar premi asuransi, tapi sekali bayar premi maka tu > kesehatan dijaga bener oleh jaringan pelayan kesehatan (dokter, > spesialis, apotik, rumah sakit..) > > Akan halnya jaminan sosial juga duh bagusnya.. > > Lha orang gelandangan juga dapa ttunjangan dan ... (ini puncak lux) > dapat uang pakansi. > > Nggak cukup buat pergi ke Bali tiap tahun, sih, tapi dapat uang pakansi. > > Jadi nggak heran bahwa orang Islam itu pada berebut pindah ke Eropa > misalnya. > > Dan di Eropa mereka beranak pinak kayak babi dan bikin onar... > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
