100% setuju dengan ide-nya Mr. Mahatir, civic pacem parrabelum (kalau ingin damai siap2 untuk perang). Umat Islam kalau tidak mempunyai kekuatan siap2 saja untuk dikuasai (dijajah). Padahal umat Islam punyai banyak Ilmuan dan engginer yang sanggup membangun persenjataannya sendiri, contoh kongkritnya Habibie ex presiden yang dengan 'kepintaran' kita memberhentikannya dari jabatan presiden.
wassalam YP --- In [EMAIL PROTECTED], "SBN" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > BERITA UTAMA > > > > Jumat, 11 Juli 2003 > > 'Umat Mudah Ditindas karena Ajaran Keliru' > > > KUALA LUMPUR (Media): Umat Islam harus belajar lagi bagaimana menanamkan rasa takut di hati musuh. Sebab, pengajaran agama yang keliru telah menyebabkan mereka terbelakang dan gampang ditindas. Demikian dikatakan PM Malaysia Mahathir Mohamad, kemarin. > > > REUTERS > SAMBUTAN PEMBUKAAN: Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad berpidato pada pembukaan Konferensi Internasional Cendekiawan Islam di Putrajaya, Kuala Lumpur, kemarin. Dalam pidatonya Mahathir memperingatkan bahwa terorisme bukan cara untuk menyelamatkan Islam. Pertemuan ini akan berlangsung selama tiga hari. > > Berbicara dalam sebuah konferensi internasional cendekiawan Islam di Kuala Lumpur, Mahathir menegaskan ketika pasukan pimpinan AS menyerang Irak, umat Islam di seluruh dunia memanjatkan doa kepada Allah swt untuk menyelamatkan warga muslim Irak dan negara mereka. > > "Tapi, doa mereka tidak dikabulkan. Itu terjadi bukan karena Allah meninggalkan umat Islam, melainkan karena mereka tidak mengikuti dunia yang berkembang dengan ilmu pengetahuan dan kemampuan untuk memproduksi senjata, memiliki pasukan yang disiplin dan terlatih dengan baik untuk mempertahanan diri mereka," kata Mahathir dalam pertemuan yang berlangsung sampai Sabtu (12/7) itu. > > Konferensi tersebut juga akan membicarakan pembentukan satu sekretariat tetap sebagai badan pemikir untuk para pakar muslim di seluruh dunia. > > Dalam sesi tanya jawab Mahathir mengatakan, "Kita harus memiliki kemampuan untuk menggetarkan hati musuh-musuh kita untuk mempertahankan diri kita, bukan sebagai agresor, melainkan untuk mempertahankan diri kita." > > "Kita harus membuat tank dan pesawat tempur. Untuk melakukannya, kita harus memahami ilmu pengetahuan, bukan untuk agresi, melainkan mempertahankan diri kita," tambahnya dengan tegas. > > Malaysia dalam satu tahun belakangan ini melakukan perjanjian pembelian senjata secara besar-besaran. Kuala Lumpur memesan 18 pesawat tempur Sukhoi dari Rusia, tiga kapal selam dari Prancis, sistem rudal Inggris dan Rusia, dan 48 tank dari Polandia. > > Kepada 800 cendekiawan muslim dari 33 negara itu, Mahathir mengatakan, "Saat para pengebom bunuh diri Palestina dianggap oleh banyak muslim sebagai syuhada, tidak ada penghargaan yang diberikan kepada orang-orang yang mempelajari matematika, ilmu pengetahuan, teknik, dan lain-lain untuk membangun kemampuan pertahanan negara- negara muslim." > > Ketika mengecam Barat yang mengaitkan Islam dengan terorisme, Mahathir berkata, "Keselamatan kita tidak akan tercapai dengan membunuh orang yang tidak berdosa secara membabi buta. Sebaliknya, kita harus merencanakan dan melaksanakan rencana pembangunan jangka panjang agar berhasil di semua bidang." > > Karena itu, Mahathir yang berencana akan lengser Oktober mendatang mendesak umat Islam agar menyeimbangkan pengetahuan agama dengan pengetahuan dunia sehingga cukup kuat untuk mempertahankan diri dan agama. > > Dikatakan, kegemilangan peradaban Islam di masa lalu yang ditandai dengan kemajuan ilmu pengetahuan secara besar-besaran telah lenyap karena para pemimpin muslim mulai menentang sikap liberal terhadap penelitian-penelitian di luar pelajaran agama. > > "Satu-satunya bahan yang boleh dipelajari adalah yang berkaitan dengan agama," katanya. "Kini kita jauh untuk menjadi penguasa dunia, militer yang bersatu. Kita mudah ditekan oleh nonmuslim, mudah kalah dalam perang, dan dipaksa menerima peraturan dan hegemoni asing," tegasnya. > > "Satu-satunya kesimpulan yang bisa kita dapat atas nasib menyedihkan muslim adalah mereka tidak mempraktikkan ajaran Islam sebenarnya. Bahwa Islam yang kini mereka praktikkan telah salah diinterpretasikan," tambahnya. (HD/I-1) > > ----- Original Message ----- > From: Hayatun Nismah Rumzy > To: [EMAIL PROTECTED] > Sent: Wednesday, July 09, 2003 11:45 PM > Subject: Re: FW: [RantauNet.Com] Perkawinan langka > > > Assalamu Alaikum W. W. > Nampaknyo lah barampek urang nan indak senang dengan postingan iko nan manamokan dirinyo Islam Liberal : > 1.. Mulayadi St. Bangsawan > 2.. Ayang Yusuf > 3.. Eli Nurza > 4.. Bundo Nismah > Ooi urang palanta apo akan awak taruihkan juo debat kusir iko? Usul bundo kalau nak nio badebat silakan di Japri. Mohon suara kami juga didengar. Hallo Mr. Admin cubo ulang baliak Tata Tertib - Marilah awak mambicarakan maso depan indak maulang ulang sejarah lamo dan mancari kambiang hitam. Kini Indonesia lah termasuk 63 negara termiskin. What can you do to this country? > > Wassalam Bundo Nismah > > 1.. > > Ayang Yusuf <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaikum wr. wb. > Wa"alaikum salam.w.w. > > >Purpose? Melihat tanda-tanda jaman... al Asr.. > > Melihat tanda zaman iyo baguno, tapi untuak meningkatkan ke taqwaan > kepada Allah swt. Indak untuak mamacah timbo co iko do. > > >Objective? Saling memberi tahu, saling menasihati ...al Asr... > Maagiah tahu iyo rancak, but, it must not followed by the statement > that it becomes menjadi biasa sekarang, sabab alah bisa dek karano biaso. > > >Harus tersinggung? Tidak perlu, itu bukan ciri Muslim. > > Why not ?, kama dilatakkan asyidaa -u 'alal kuffaari ruhamma- u bainahum. > Ooo soal toleransi, pikir-pikir dong, toleransi yang menyinggung agama tak > bisa diterima. > > >Harus sependapat? Tidak perlu, sunni dan syiah juga tidak pernah sependapat > > So you said all is Islam ?. and then you make some other yang ka mamacah timbo ?. > > >Mau menyesatkan? Nggak ada niat untuk itu dan tidak perlu, toh anggota milis mengaku sudah dewasa semua > > Dewasa dalam arti kata yang lain mungkin, tapi dewasa dalam 'aqidah, > can you guarantee that all will not be influenced ?. > > >Hubungan dengan Minang? Sangat kuat, lihat saja posting- posting ratapan mengenai minang, > Sorry, I don't know these, I should ask to the administrator to send to me all. > > >datuk yang begini begitu, kemanakan yang pamer pusar, depeer yang korupsi, merampok semen padang bejibun deh. > > Tagak banagari mamaga nagari, nagari buruak indak pulo sato kito mampaburuak- > buruak kan doh. Lalu kamudian man- cap Minangkabau memang takah itu. > Apa sih yang sebetulnya you perbuat ?. > > >Semua meratapi minang, begitu diajak maulang kaji saringik nan kalua. > > Maulang kaji dari alif sampai yaa, indak dimasuakkan pulo di antaro waw jo mim > huruf alfa doh. Kok ka dipacik juo, latakkan di tampek lain, dan selalu ingat > this is not ours, it is something different and can not disturb ours. > > >Memberi semangat mencari pasangan (bagi yang lajang)? Benar supaya mencari pasangan yang sesuai dihati masing-masing. > >Terkontaminasi cara pikir Barat? Barat dan Timur terjadinya kan serempak atas bumi ini yang diciptakan Allah ini, kenapa alergi dengan Barat dan Timur selama itu membawa keselamatan dan kebenaran. > > Timur dan Barat adalah kepunyaan Allah, kemana saja kamu menghadapkan mukamu di situlah wajah Allah (al- ayah). > Tetapi cara berpikir, cara bertindak, cara berbuat, dan akhlakul kharimah sudah diturunkan oleh Allah untuk menuntun manusia dan diberi contoh oleh Rasulullah saw. Mengapa harus mengikuti cara lain selain yang telah direstui oleh Penguasa jagad raya ?. Mengapa anda percaya dengan keselamatan dan kebenaran yang datang dari > manusia dan nyata-nyata membengkokkan jalan lurus yang sudah diberi tuntunan > oleh Allah dan disampaikan oleh Nabi saw. ?. > > >Kurang bagus dibanding tulisan tentang teh talua? Yes, benar, namun manfaatnya juga berbeda. Ingin steril dari yang kurang enak, rasanya sudah nggak bisa dizaman sekarang. > > You said that you are Minangkabau, urang Minang baraso, bapareso. Lamak di awak > katuju di urang, di segala zaman. Nah, cubokanlah tu. Indak main hantam kromo se doh. > > >Minggu lalu kamanakan Ronal P. Putra menanyakan contoh dari clash of identity dikalangan minang, silahkan > lihat dari yang mereply posting ini akan tahu sendiri. > > Sorry, I don't know these, I just came back. > > >Buat Uni Nismah, kalau posting ini kurang sesuai selera, mohon dimaafkan dan dilapangkan dadanya, dan > sekali gus terima kasih atas pembelaanya soal pendidikan apakah itu dari barat atau dari timur. > > Pakaikan raso jo pareso kok iyo awak urang Minang. > > >Akhir kata mari kita berlapang dada kalau mau mendiskusikan fenomena sosial kita. > > Iko nan indak suai, berlapang dada jo aa nan ado. Kok ado urang bazina di muko > mato awak balapang dada juo. Lai ka mungkin ?. Tagak banagari mamaga nagari, > cupak jan nyo tuka dek rang panggaleh. > > >Boleh tidak percaya, case yang sama sudah banyak terjadi dikalangan masyarakat minang. > > Tajadi dalam masyarakat, sudah tu awak ba pangku tangan sajo. > Ndak ado keinginan agak saketek nan mamelokkan ?. Kok indak caro agamo, > caro adaik bagai mo nah. Is it you said that you are urang Minang ?. > > >Islam liberal ? Siapa takut, urang minang sudah dari dulu liberal, silahkan kaji > ABSSBK. > Minangkabau "liberal", that's no problem (dalam tanda petik), sabab ado pengontrol nyo, yakni kitabullah. Tapi Islam liberal yang digembar-gemborkan adolah tanpa kontrol > dan tak berminat untuk dikontrol karena merasa tidak liberal. Nan tajadi, agamo > bak kato pikirannyo. That are two things not identic, indak bisa disamokan tudoh. > Use your brain to analyze something. Ok. > > >Salam > SBN > > Salam > James > > > -------------------------------------------------------------------- -------- > Do you Yahoo!? > The New Yahoo! Search - Faster. Easier. Bingo. > > -------------------------------------------------------------------- ---------- > Do you Yahoo!? > SBC Yahoo! DSL - Now only $29.95 per month! RantauNet http://www.rantaunet.com Isikan data keanggotaan anda di http://www.rantaunet.com/daftar.php ----------------------------------------------- Berhenti menerima RantauNet Mailing List, silahkan ke: http://www.rantaunet.com/unsubscribe.php ===============================================

