Saya tertarik dengan ide ini sangat bagus sebagai suatu rasa kepedulian terhadap kampung halaman, tapi bagai mana kalau kita yang namanya Urang Rantau, tidak memfokuskan desa kita, cukup menyebut Urang Minang di Rantau, soalnya kalau orang seperti saya ini disebut apa ???? Bapak saya dari Batang Kapeh, Ibu saya Padang Kota keturunan dari solok yang telah  12 generasi tingga di Padang sedang Ambo ko hanya numpang lahir di Padang, dari hasil ujian akhir SD,SLTP dan SLA yang lalu ternyata Sumbar berada pada posisi paling bawah, bagai mana kalau rantau net mengkoordinir Urang-urang dirantau untuk menjadi urang tua asuh dan membantu sekolah-sekolah untuk mendirikan perpustakaan kalau perlu para pakar pendidikan yang ada dirantau ikutmemberikan bantuan berupa tutorial bagai mana cara menjadi pendidik/pengajar yang berkualitas.
mohon maaf bilo ambo salah
 
wassalam
 
zainal masri tanjung (73)
----- Original Message -----
From: Cysca
Sent: Wednesday, August 20, 2003 6:03 PM
Subject: Re: [RantauNet.Com] Khitanan Masal

 
----- Original Message -----
Hebat jugak yaa gebrakan-nya Cys, dari JKT to Matur with sunek massal
*** Terima kasih banyak ya.

Mari kita sambut gembira gebrakan serupa, dan mudah2an para parpol lain juga
ber-lomba2 membelanjakan duitnya menyenangkan dan merebut hati
rakyat......... agiah taruih
***Kapan nih Keluarga Besar Rantaunet membuat acara serupa?
Setelah apa yg saya alami, modal per anak (biaya retribusi perda, honor tim medis, nasi kotak, dan kain sarung) sebesar Rp.60.000,-.  Ini masih bisa diminimalkan dengan membuat kain sarung sendiri dengan membeli kain kotak2 segelondong di Tanah Abang, digunting dan dijahit.

Oh yaa Cys, "kami" yang Cys maksudkan itu apa? Paguyuban anak2 muda Matur
atau basos lainnya
*** Kami adalah : saya, ibu, dan kerabat di PKU.  Jadi panitianya cuma kita bertiga itu.  Donaturnya nggak sampe 15 orang, untung aja donatur2 itu pada percaya (artinya : nama kita2 udah laku dijual...hehehe)
Kita pake nama ngarang aja : Keluarga Perantau.
 
 

Kirim email ke