Traffiking lagi anget diperbicarakan dikalangan manapun.
Lebih anget daripada sekedar mengulas2 sampe tipis cara nulis umur dan kelamin di milis, etika dan memilih vocabulary dimilis.
 
Berhubung sudah pada topik emansipasi wanita.
Untuk kasus traffiking, apakan wanita layak dipersalahkan ?
Skenario penjualan manusia (dominated by women and children sebagai "barang dagangan") ini apakah disutradarai oleh wanita ?
Apakah kebodohan wanita yang jadi nggak keruan idup dan masa depannya atas tipu daya para lelaki adalah kesalahan wanita juga? 
lelaki bisa aja bilang : kenapa dong wanita itu bodoh ? mau aja dirayu2 gombal ?
 
Lalu tingginya jumlah wanita yang mau aja dibodohi oleh lelaki apa bisa diakui sebagai kesalahan si lelaki ?
pendidikan rendah dan desakan ekonomi apakah bisa menghalalkan alasan2 lahirnya perdagangan tersebut ?
 
more info : www.yjp.or.id
 
cerita di bawah mungkin aja nggak bener ato karangan doang. Tapi masalahnya bukan itu. Masalahnya adalah traffiking memang ada !!!
 
"C"
 
 
>Saudara saya (adik sepupu) sebut saja Amelia, 32 tahun, baru saja kembali dari Amerika dan saat ini mengalami gangguan kejiwaan yang sangat >memperhatinkan...mohon tolong doakan dia.
>Peristiwa yang benar benar terjadi di Amerika dan sangat memilukan...Ceritanya adalah di awal bulan Maret 2002, dia membuka internet dan >iseng-iseng membuka ruang single, kemudian dia menemukan teman chating dan >menjadi teman dikala kesepian (dia waktu itu sudah 2 tahun putus dari pacarnya).
>Dia sharing dengan kedua temannya Elly dan Ros, dia katakan dia punya teman baru di US, menurutnya dia banyak dijanjikan akan hidup lebih enak dari pada di Indonesia, dia akan dapat rumah, mobil dan sebagainya. Namun Elly dan Ros mengatakan untuk hati-hati dan senantiasa berdoa.
>Namun 3-4 bulan setelah perkenalannya itu Amelia nekad menuju ke Amerika (dinegara bagian Texas), dia katakan kepada saya dan kakaknya perempuan bahwa dia mendapatkan pekerjaan yang baik disana.
>Pada bulan September dan Oktober 2002 dia katakan bahwa dia sangat bahagia,tinggal di rumah yang cukup mewah dan besar, jalan jalan ke beberapa kota dan negara bagian sekitarnya bersama Ron, dia begitu bahagianya sampai dia katakan bahwa honeymoonnya dengan Ron itu tidak pernah terpikir olehnya, waktu itu saya dan kakaknya berfikir hebat benar Amelia tapi kok sangat nekad.

>Dia juga sempat kembali ke Indonesia selama 2 minggu di akhir bulan Oktober 2002 biaya semua ditanggung oleh Ron...wah Amelia sangat bangga dengan kebaikan dan Kegentlemenan Ron. Pada bulan November 2002 dia e-mail ke sayamengabarkan bahwa dia tidak haid dan ternyata dia hamil.
>Menurutnya sewaktu dia hamil Ron (suaminya belum resmi) sangat mencintainya bahkan sewaktu tahu dia hamil, frequensi make love nya meningkat, sehingga dia merasakan cinta Ron yang sangat mendalam
untuknya. Namun pada akhir January 2003, kandungannya gugur (dan ternyata diketahui bahwa kandungannya digugurkan oleh Ron dengan memberikan tegukan 2 gelas yang katanya sejenis bubuk seperti extra joss/ vitamin, pada malam sebelumnya). Amelia sempat dirawat dirumah sakit.
>Kira kira 1 minggu setelah keluar dari rumah sakit, Ron marah-marah karena menurutnya biaya rumah sakit mahal dan dia minta Amelia bekerja. Suatu ketika dia dikenalkan oleh Martin (teman Ron) untuk bekerja (dikatakan sebagai pelayan restoran/bar), Amelia diminta untuk menanda tangani kontrak bekerja selama 6 bulan dan dapat diperpanjang menjadi 1 tahun. Tapi sungguh mencengangkan, Amelia masuk ke perangkap kandang singa, dia harus bekerja bukan saja sebagai pelayan bar tapi juga sebagai penari striptease di
tempat yang dijaga ketat oleh security kira kira 1 jam luar kota dari tempat tinggalnya, dan dia harus tinggal di kamar yang telah disediakan di tempat tersebut bersama 4 wanita Asia lainnya, 2 orang kulit hitam dan
5 wanita kulit putih, dimana ada 3 wanita kulit putih ini yang kadang kadang berlaku sangat kasar dan kadang kadang meminta dilayani juga sebagai lesbian. Di samping itu kadang kadang dia harus melayani tamu yang >menginginkan tubuh asia nya, meskipun dibayar sekitar 150 dollar.
>TERNYATA AMELIA TERJEBAK DALAM MAFIA PELACURAN DI AMERIKA. RON yang dikatakan sangat baik itu sebenarnya adalah PRIA supplier ketempat-tempat tersebut dan mungkin dia dibayar cukup tinggi untuk mendapatkan wanita-wanita Asia. Di samping dia bisa menikmati si wanita yang dijeratnya lewat INTERNET (dia pikir barang baru boleh terus dipakai), setelah itu tinggal dimasukkan keperangkap singa, itupun Ron masih dapat imbalan.
>Tolong diberitahukan kepada saudara saudara dan teman teman wanita anda yang kebetulan sedang "single", "kosong" dan "gampang terayu oleh hidup yang enak" untuk jangan main iseng-iseng berhadiah kehancuran melalui Internet.
>

Kirim email ke