Saya rasa jika ada yang ingin dimasukkan dalam KHI bukanlah larangan tahlilan karena jika demikian maka KHI tidak akan pernah tuntas. Kenapa? Karena dalam masalah ibadah hukum dasarnya adalah terlarang kecuali yang diperintahkan sehingga lebih praktis untuk mengumpulkan apa-apa yang diperintahkan. Sebaliknya untuk urusan duniawi, hukum dasarnya adalah boleh kecuali yang dilarang sehingga misalnya dalam masalah makanan, lebih praktis menyusun daftar makanan yang haram ketimbang yang halal.
Yang penting adalah memahami patokan kebenaran. Dengan adanya patokan itu maka pembicaraan dapat dilakukan dengan ilmiah dan sehat walaupun ada perbedaan. Uni Rahima telah menyinggung patokan kebenaran itu dari petunjuk yang diberikan dalam hadits perpecahan umat itu yang dalam salah satu riwayatnya menyebutkan bahwa yang selamat adalah "yang berada di atas apa yang aku dan para shahabatku berada." Kalau ada yang mengklaim golongan selamat maka harus diukur dengan patokan itu, bukan sekadar dari klaimnya belaka. Saya tidak meyakini bahwa perbedaan dalam memahami agama adalah rahmat karena Allah Ta'ala berfirman (yang artinya): "Jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat. Kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu." (QS. Hud 11:118-119) Memang tidak semua perbedaan dapat dihilangkan karena walaupun kebenaran hanyalah satu namun memang tidak selalu mudah untuk mengetahuinya dan tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Akan tetapi bukan berarti kita menjustifikasi perbedaan bahkan yang asal beda. Allahu Ta'ala a'lam. Wassalaamu'alaykum, -- Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== Website: http://www.rantaunet.org =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN: - Mematuhi Peraturan Palanta RantauNet, lihat di http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan reply. - Posting email besar dari >200KB akan di banned, sampai yang bersangkutan menyampaikan komitmen akan mematuhi Peraturan yang berlaku. - Email attachment, DILARANG! Tawarkan kepada yang berminat dan kirim melalui jalur pribadi. =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [EMAIL PROTECTED] Webmail Mailing List dan Konfigurasi teima email, lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe Dengan terlebih dahulu mendaftarkan email anda pada Google Account di https://www.google.com/accounts/NewAccount -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
