Tiga Perempat Wilayah Indonesia Ditutupi Kabut Asap Dari Harian Singgalang kini kito baco pulo headline did bawah ko. -- MakNgah
Tiga Perempat Wilayah Indonesia Ditutupi Kabut Asap in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, Nasional <http://hariansinggalang.co.id/category/nasional/> 1 menit ago JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan bahwa sebaran asap dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera dan Kalimantan terus menyebar luas. “Pada saat ini lebih dari tiga perempat wilayah Indonesia tertutup asap tipis hingga tebal,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Minggu. Dia menjelaskan, sebaran asap sangat tergantung pada arah angin. Berdasarkan pantauan satelit Himawari dari BMKG pada Minggu pukul 08.30 Wib terdeteksi bahwa lebih dari tiga perempat wilayah Indonesia tertutup asap. “Hanya Jawa Tengah, Yogyakarta, sebagian Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulut, Maluku Utara dan bagian utara Papua saja yang tidak tertutup asap,” katanya. (*/lek) On Tuesday, October 13, 2015 at 12:00:26 PM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote: > > Operasi Gabungan Terus Padamkan Api > > Dari Singgalang kita baca penerusan pemadaman api oleh gabungan team > internasional di Sumatera Selatan. > > -- MakNgah > > > Operasi Gabungan Terus Padamkan Api > > in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, Nasional > <http://hariansinggalang.co.id/category/nasional/> 8 jam ago > > PADANG – Operasi gabungan dari Indonesia, Malaysia dan Singapore terus > melakukan pemboman air dari udara di daerah Air Sugihan, Cengal dan > Indralaya Kab. Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Sebanyak 10 helikopter > dan pesawat dikerahkan untuk melakukan water bombing. > > Kepusdatin Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, lewat BBM kepada *Singgalang, > *Selasa (13/10), enam helikopter dan 2 pesawat Air Tractor dari Indonesia > melakukan water bombing sebanyak 149 kali di daerah Air Sugihan dan > Pedamaran Timur. Helikopter Chinook Singapore melakukan water bombing 6 > kali di Pedamaran. Sedangkan pesawat Bombardier Malaysia melakukan water > bombing 13 kali di Cengal. Berdasarkan laporan 85 persen kebakaran berhasil > dipadamkan setelah dilakukan water bombing. > > Hujan buatan juga terus dilakukan menyemai awan potensial. Keringnya cuaca > menyebabkan awan yang terbentuk mandul dan terbatas jumlahnya. Pada Senin > (12/10/2015) turun hujan di Air Sugihan pada pukul 14.00 Wib dan 20.00 Wib. > Total 72,3 ton garam sudah ditaburkan di awan di daerah Sumsel sejak > Agustus hingga sekarang. > > Operasi udara ini akan diperkuat tambahan satu unit pesawat Hercules L382G > bomber dari Australia yang mampu membawa air 15.000 liter. Direncanakan > tiba sore ini pukul 18.00 WIB dan beroperasi 13-20 Oktober 2015 di Sumsel. > > Selain operasi udara, pemadaman di darat dilakukan oleh tim gabungan > sebanyak 3.694 personel dari TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan lainnya. > Pembangunan sekat kanal di Air Sugihan sudah mencapai 3,84 km dan saat ini > sedang dinormalisasi. > > “Titik panas (hotspot) baru masih bermunculan. Tercatat ada 138 hotspot di > Sumsel pada hari ini. Rawa gambut yang kering dan terlanjur terbakar sulit > dipadamkan karena daerah yang terbakar bukan hanya permukaan, bahkan hingga > pada ke dalaman 5 meter,” katanya. > > Kepala BNPB, Willem Rampangilei, masih terus memimpin komando penanganan > bencana asap di Sumsel. Semua bantuan asing di bawah komando penuh Kepala > BNPB. Setiap hari dilakukan briefing dan evaluasi dari aktivitas pemadaman > api. (lek) > > > On Sunday, October 11, 2015 at 9:52:53 AM UTC-7, Sjamsir Sjarif wrote: >> >> Tayangan Asok di MetroTV: >> >> https://www.youtube.com/watch?v=clxIXERSo3c >> >> -- MakNgah >> >> -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
