Assalamu'alaikum wr.wb.
Gampang sajo supayo indak taulang masalah asok ko. Pakai sajo hukum rimbo ka perorangan atau perusahaan nan terlibat mambaka sarok di kabun nyo tu. Ndak usaha manyalahkan pemerintah. Kajadian alah batahun-tahun, tapi nan nampak salah taruih pemerintah juo. kama sajo kontrol masyarakat disekitar kabun atau rimbo nan tabaka tu? Atau alah tapakok se muncuang nyo dek dana CSR perusahaan atau pitih dari cukong nyo?? Beko sabanta lai musim hujan, banjir jo longsor nan tajadi.. pemerintah juo nan basalahkan... Salam Reza 2015-10-09 12:27 GMT+07:00 Sjamsir Sjarif <[email protected]>: > Negara Jiran, Malaysia, mengirimkan Pesawat Bombardir untuk membantu > kebakaran hutan Indonesia. > -- MakNgah > Sjamsir Sjarif > > Dari Harian Singgalang kito copas: > Bantu Padamkan Api, Malaysia Kirim Pesawat Bombardir > > in Headline <http://hariansinggalang.co.id/category/headline/>, > Internasional <http://hariansinggalang.co.id/category/internasional/>, > Nasional <http://hariansinggalang.co.id/category/nasional/> 3 menit ago > > [image: Bombardier CL 415MP] > <http://hariansinggalang.co.id/wp-content/uploads/2015/10/Bombardier-CL-415MP.jpg> > > KUALA LUMPUR – Malaysia akan mengirimkan sebuah pesawat amfibia Bombardier > CL415MP ke Indonesia, untuk membantu operasi memadamkan kebakaran hutan > yang mengakibatkan kabut asap melintasi perbatasan termasuk di Malaysia dan > Singapura sejak beberapa bulan lalu. > > Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri Hishammuddin Tun Hussein mengatakan > bantuan tersebut dikirimkan menyusul permintaan Presiden Joko Widodo kepada > Perdana Menteri Datuk Seri Najib Tun Razak. > > “Presiden Indonesia telah meminta bantuan dari Perdana Menteri untuk > memadamkan kebakaran di sekitar Palembang, Sumatera Selatan. Perdana > Menteri juga telah memerintahkan saya untuk melaksanakan koordinasi > bantuan,” kata Hishammuddin seperti dikutip berbagai media lokal di Kuala > Lumpur, Jumat (9/10). > > “Saya telah berkomunikasi dengan rekan sejawat di Indonesia, > (Menhan)Ryamizard Ryacudu. Untuk saat ini, fokus bantuan yang diminta > melibatkan sebuah pesawat yang mampu memadamkan kebakaran di kawasan yang > luas,” katanya. (*/lek) > > > On Thursday, October 8, 2015 at 9:07:56 PM UTC-7, Maturidi Donsan wrote: >> >> >> Ini akibat kita banyak hutang. >> >> Pembayarnya dipaksa menghelola SDA termasuk hutan >> >> Investor diundang dengan iming-iming kemudahan segala macam. >> >> Iming-iming itu lebih bergelora era rezim 2014-2015 sekarang ini. >> >> Dalam keadaan oknum pejabat kita haus uang, tindakan tegas akan sulit. >> Apalagi investor itu datangnya dielu-elukan. >> >> Akibatnya inilah musibah asap. >> >> Kedepan bagaimana kalau kita tahan nafsu menambah utan ini. >> >> Sudahlah utang yang ada ini, jangan ditambah juga hutang baru. >> >> Kalau beban hutang ditumpuk terus, investor akan meperlakukan Indonesia >> ini sebagai tanah jajahan. >> >> Mereka bisa berbuat apa saja, mana yang bersuara disumpal mulutnya. >> >> Kita lihatlah tahun 2015-2016, mereka pengusaha yang dituduh membakar itu >> dihukum berapa. >> >> >> Wass, >> >> Maturidi (L/77) Talang, Solok, Kutianyia, Duri Riau >> > -- > . > * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain > wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ > * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: > * DILARANG: > 1. Email besar dari 200KB; > 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; > 3. Email One Liner. > * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta > mengirimkan biodata! > * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting > * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply > * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/ > --- > Anda menerima pesan ini karena berlangganan grup "RantauNet" di Google > Grup. > Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, > kirim email ke [email protected]. > Untuk opsi lebih lanjut, kunjungi https://groups.google.com/d/optout. > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, yang melanggar akan dimoderasi: * DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan & kirim melalui jalur pribadi; 3. Email One Liner. * Anggota WAJIB mematuhi peraturan (lihat di http://goo.gl/MScz7) serta mengirimkan biodata! * Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting * Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply * Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/ --- Anda menerima pesan ini karena Anda berlangganan grup "RantauNet" dari Google Grup. Untuk berhenti berlangganan dan berhenti menerima email dari grup ini, kirim email ke [email protected]. Untuk opsi lainnya, kunjungi https://groups.google.com/d/optout.
