2010/7/12 ajo duta <[email protected]>:

Wa'alaykumus salaam warahmatullah,

> Ada yang salah kaprah dalam pengumandagan ayat Quran. Bukankah ajaran
> Islam menuntut kita "apa bila Quran dibackan kita harus menyimak
> mendengar dan diam". Quran dibacakan dipasar? Sering juga dalam
> berbagai acara, sebelum acara resmi dimulai kaset Quran diputar,
> sementara urang heboh taruih maota. Sepertinya ayat ilahi itu sebagai
> hiburan pengisi waktu saja.
>

Iya, Pak, memang tidak tepat penempatannya.  Sayang sekali pembacaan
al-Qur'an jadi seremonial belaka.  Mestinya yang ditempuh adalah
pengawasan dan sistem reward-punishment yang sesuai.

-- 
Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim
(l. 1400 H/1980 M)

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke