Just curious aja Ded, dek pernah ambo danga diskusi di TV, dalam satu periode 
(5 tahun) biaya sagalo pemilihan ko sekitar 60 T. Dan itu tantu alun tamasuak 
biaya2 nan di gunokan partai dan calon2 nan terlibat dalam pemilihan itu.
Tantu ahli2 bantuak Riri jo Dedi ko bisa mancari tau bara biaya sabana no dan 
malewakan pulo ka kami2 nan awamko 

Wassalam
Tan Ameh (52+)
  ----- Original Message ----- 
  From: Dedi Nofersi 
  To: [email protected] 
  Sent: Friday, October 29, 2010 2:24 PM
  Subject: Re: [...@ntau-net] OTONOMI MASIH BANYAK MASALAH dan Salah Kaprah: 
KajiLagi Hasrat Memekarkan Wilayah


  TABEL III.3
  Jumlah
  PERUBAHAN BELANJA KEMENTERIAN NEGARA/LEMBAGA, 2010
  (miliar Rupiah)
  No. Kementerian Negara/Lembaga RAPBN-P Perubahan


  Alun dapek datanyo lai Da. Sah jaleh gadang da, sabab kalau dicaliak anggaran 
untuak KPU se hampia 1 T satahun. Antah bara lo anggaran di KPUD-KPUDnyo.


  Dedi N



------------------------------------------------------------------------------
  From: "[email protected]" <[email protected]>
  To: Rantau net <[email protected]>
  Sent: Fri, October 29, 2010 12:48:20 PM
  Subject: Re: [...@ntau-net] OTONOMI MASIH BANYAK MASALAH dan Salah Kaprah: 
KajiLagi Hasrat Memekarkan Wilayah

  Riri jo Dedi,
  Ado ndak informasi tantang bara pulo biaya na harus wak baia untuak proses 
demokrasi awak setelah reformasi ko.
  Biaya Pemilu, pilpres jo pilkada2 ko masiang2 bara.

  Wassalam
  Tan Ameh (52+)
  Sent from my BlackBerry®
  powered by Sinyal Kuat INDOSAT


------------------------------------------------------------------------------

  From: Dedi Nofersi <[email protected]> 
  Sender: [email protected] 
  Date: Thu, 28 Oct 2010 21:41:17 -0700 (PDT)
  To: <[email protected]>
  ReplyTo: [email protected] 
  Subject: Re: [...@ntau-net] OTONOMI MASIH BANYAK MASALAH dan Salah Kaprah: 
Kaji Lagi Hasrat Memekarkan Wilayah


  Riri,


  Ambo cubo maetong-etong dari nota keuangan APBN 2010 perubahan.
  Hasia kali-kali kasa ambo, 40 % dari dana APBN tu adolah biaya birokrasi 
pemerintah pusat, dan sakitar 30% dari APBN dikirim ka daerah otonom manjadi 
dana perimbangan namonyo. Umumnyo dana perimbangan ko digunoan dek daerah tadi 
tu untuk biaya birokrasinyo juo. 30% nan lain untuak pambaia utang jo subsidi 
sarato ojok-ojok nan lain.


  Jadi kasimpulan kasa ambo labiah saparo pitih APBN dihabihan untuak biaya 
birokrasi.


  Biaya birokrasi nan ambo mukasuik adolah:


  Gaji,
  Tunjangan,
  Uang lembur dan perjalan dinas,
  Biaya ATK
  Biaya pambali oto/kendaraan jo bensinnyo sarato biaya paelokannyo,
  Biaya paelokan kantua,
  Biaya pemabuek kantua baru
  Biaya perawatannyo. (Note paralu diingek aset2 pamarentah tu indak ado 
diasuransikan, jadi kalau tajadi musibah, akibatnyo mahabihan APBN/D lo baliak 
untuak mambangunnyo atau mampaelokannnyo).
  Biaya pelatihan, seminar, konprensi,
  Biaya pengamanan (tantara jo polisi).
  dlsb.

   
  Dedi N



------------------------------------------------------------------------------
  From: Riri Chaidir <[email protected]>
  To: [email protected]
  Sent: Fri, October 29, 2010 9:50:17 AM
  Subject: Re: [...@ntau-net] OTONOMI MASIH BANYAK MASALAH dan Salah Kaprah: 
Kaji Lagi Hasrat Memekarkan Wilayah

  Ded,


  Jan capek bana tabik suga tu ...., tanang2 saketek, jadi bisa agak rinci 
saketek mambaco masalahnyo.


  Tentang statement : "Labiah saparo dari APBN nan 1000 T tu tapakai untuak 
mambiayai birokrasi sajo (buktinyo caliak UU no 47 tahun 2009 tentang APBN " 
mungkin kurang pas, Ded.


  Kalau buliah ambo sarankan, jan langsuang mengambil kesimpulan hanya dari 
judul account nya saja. Karena definisi dari terminologi account itu mungkin 
beda antara Akuntansi Pemerintahan dengan yang lainnya.


  "Belanja Pemerintah Pusat" itu bukan berarti balanjo untuak para birokrat 
itu. 


  Terminologi Itu menunjuk ke anggaran yang dikelola oleh Pemerintah. Di 
dalamnya termasuk Belanja Pegawai (of course), Subsidi (energi, pupuk dsb) yang 
besarnya lebih dari Belanja Pegawai, Pembayaran Bunga Utang, Bantuan Sosial, 
Belanja Modal, dan lalin lain.


  Kalau tentang otonomi apakah cukup sampai ke tingkat Provinsi saja (seperti 
pendapat Dedi) atau tetap sampai ke Kabupaten/ Kota, mungkin perlu penelitian 
tersendiri. Yang jelas, dari puluhan dokumen yang pernah saya baca, belum ada 
yang menyarankan otonomi tingkat provinsi lebih baik dibandingkan Kabupaten/ 
Kota.


  Kenapa? Karena inti dari otonomi kan mendekatkan ke pelayanan masyarakat. 


  Tentang pengkajian hasrat untuk merem otonomi daerah, ya itu sudah dari dulu 
ada desakan begitu. Bahkan Pemerintah pernah menyatakan moratorium, tapi 
ternyata tetap ada (kalau perlu, ini perlu pembahasan tersendiri, kita bisa 
bahas, dari mana datangnya  itu).


  Pemerintah dibandingkan dengan swasta? 


  Nah, alat ukurnya harus jelas dulu.
  Kebetulan ambo maaja Public Sector Accounting dan Akuntansi Pemerintahan di 2 
Perguruan Tinggi. Di literatur2 ambo baco, ada kesamaan dan perbedaan antara 
organsiasi pemerintah dengan swasta/ profit motive entites. Caro maukua nyo 
babedo2 tapi, Ded.


  Riri
  48/L/ Bekasi



  -- 
  .
  * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
  * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
  ===========================================================
  UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
  - DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
  - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
  - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
  - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
  - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
  ===========================================================
  Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.


  -- 
  .
  * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
  * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
  ===========================================================
  UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
  - DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
  - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
  - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
  - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
  - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
  ===========================================================
  Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.




  __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature 
database 5573 (20101028) __________

  The message was checked by ESET NOD32 Antivirus.

  http://www.eset.com


  -- 
  .
  * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
  * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
  ===========================================================
  UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
  - DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
  - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
  - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
  - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
  - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
  ===========================================================
  Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke