Assalamualaikum,wr,wb.

Sato sakaki tentang topik diateh, tapi ambo hanyo ingin manyampaikan informasi 
JALINSUM sehubungan dengan sabanta lai akan datang Bulan Suci Ramadhan dan 
dilanjut dengan program Mudik Lebaran, mako dibawah ko ambo kirimkan link Blog 
ambo nan barisi informasi terkini Jalinsum baiak Lintas Barat, Lintas Tangah 
dan 
utamo sekali Lintas Timur :  


http://www.4shared.com/folder/umdiiUPH/Info_JALINSUM.html

Kondisi jalan kini relatif rusak kasadonyo bahkan disaat kami pulang ka Padang 
Panjang menghadiri Mubes Gebu Minang baru2 ko banyak SPBU di sepanjang Lintas 
Timur daerah Jambi sampai Sumatera Barat langka BBM khususnyo Solar. Demikian 
juo Premium, sangat sulik ado di SPBU, tapi nan aneh nyo di tapi jalan sabalun 
dan sasudah SPBU itu banyak urang manjua BBM dalam boto atau jerigen ketek. 


Sebagai pengalaman, kami harus mahabihkan wakatu 18-22 Jam dari Palembang 
sampai 
ka Padang Panjang.

Info terbaru pagi tadi, bahaso Pangka Jambatan di kota Bayung Lincir longsor 
sahinggo Lintas Timur macet total labiah 10 KM di kaduo arah. Untuak itu 
samantaro ko hindarilah maliwati Jalan Lintas Timur. Disarankan masuak ka 
Lintas 
Tangah sajo.

Wassalam,
HM Dt.Marah Bangso (54+)
Pengamat Jalinsum samanjak th 1976

http://mulyadisulita.wordpress.com
http://www.sulita.net


________________________________
From: St Parapatiah <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wed, July 13, 2011 1:40:18 PM
Subject: RE: [R@ntau-Net] RE: Tonase Truk di Sumbar


Betul Om Darwin, tapi kebijakan yang kelihatan mendadak ini akan mengagetkan 
dan 
mengacaukan sistim penopang ekonomi. Baa indak dari dulu, atau sosialisasikan 
dulu kebijakan nantun agak 3-6 bulan baru diberlakukan.
 
Salam
Patiah
 
From:[email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf 
Of 
Darwin Chalidi
Sent: Wednesday, July 13, 2011 7:35 AM
To: [email protected]
Subject: Re: [R@ntau-Net] RE: Tonase Truk di Sumbar
 
Jalan itu dibuat tentu ada batasannya. Kalau memang jalan itu direncanakan 
untuk 
Tonase 20 Ton. Ya harus diikuti. Kalau mau melebih itu ya buat jalan sendiri 
seperti di Kalimanta
2011/7/13 <[email protected]>

Betul juga pak. 
Tapi peningkatan daya dukung jalan itu butuh biaya juga. Apakah pemerintah saat 
ini mampu melaksanakannya ?

Sesuai azas prioritas. Mungkin lebih banyak yang perlu dibiayai pemerintah 
disektor lain dari pada peningkatan daya dukung jalan

Didaerah lain Kalimantan misalnya pihak Pemda tidak membiarkan perusahaan 
batubara menggunakan Public Road untuk angkutan batubara
Mereka harus buat jalan sendiri dari mulut tambang menuju pelabuhan


---TR

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/
  • ... Bakhtiar Muin PhD
    • ... taufiqrasjid
      • ... Darwin Chalidi
        • ... St Parapatiah
          • ... mulyadi yuli
    • ... asmun sjueib
      • ... asmun sjueib
        • ... taufiqrasjid
          • ... asmun sjueib
    • ... ryanfirdaus67
      • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
        • ... sjamsir_sjarif
    • ... taufiqrasjid
      • ... St Parapatiah
    • ... taufiqrasjid

Kirim email ke