yah da, dimana pun org minang berada, kalau itu masih merupakan harta dr sang ibu, yah jatuhnya ke anak.....kecuali kalo hartanya memang dr mata pencarian bapak....mungkin bisa dipake hukum islam..... tp dr yg kami caliak..... walaupun itu harga pencarian bapak.... rasa2nya yg namanya bapak tetap mengutamakan membangun rumah ntuk anak perempuannya.....makanya sebagian laki2 minang kalau dapek anak padusi bausaho bana mambangun rumah ntuak anak padusinyo dimanopun barado..... bukan baitu apak2...e.... walau ado apak2 yg ndak mampu....tp reni yakin setiap laki2 minang di hati yg paling dalam ingin memberikan yg terbaik untuk anak2nya terutama anak padusinyo.....
Renny,Bintara ________________________________ From: Ephi Lintau <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, September 27, 2011 7:41 PM Subject: Re: [R@ntau-Net] Neneng ko urang awak kiro no -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta R@ntauNet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://forum.rantaunet.org/showthread.php?tid=1 - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/
