Wah, omongan tentang tata ruang  oleh bapak2/ibu2 menarik sekali, apalagi para 
beliau yang memang pakarnya.
Saya sendiri bukan ahli seperti para beliau-beliau, namun karena tugas mau 
tidak mau harus belajar atau memahami ttg hal ini. Jadi lebih banyak praktis 
saja.
Ketika Alm Prof Sugianto Sugioko ( Deputy V Bappenas - ketika itu ), kami 
omong2 ttg mana lebih dahulu disepakati, apakah kebutuhan manusia/masyarakat 
atau regulasi keruangan ? Yang pertama dinamis sifatnya, sementara yang kedua 
cenderung kaku.
Karena tugas saya, sering kali harus berhubungan dengan para ahli tata ruang 
untuk menyusun RTRW.  Rasanya ada yang hilang atau missing link sehingga 
akhirnya RTRW itu tidak efektif dan malahan cenderung tidak dihargai. Dalam 
proses pengolahan materi RTRW,  penetapan variabelnya sering diterima oleh 
stakeholders dengan "sungutan". Karena itu mereka cenderung melupakan saja  dan 
tetap ikut maunya saja ( " mata kuda" ). UU No. 26 Tahun 2007 itu sebetulnya 
mau pasang gigi ( dgn ancaman pidana ), akan tetapi proses penyusunan terutama 
analisanya  membuat " ancaman tsb bisa diabaikan ". Jadi soalnya dimana, dan 
bagaimana membuat agar RTRW ini dihargai.
Saya juga setuju jika ada diskusi tentang konsep kota, kemakmuran dan 
perkotaan, wilayah dan perkotaan. Rasa-rasanya argumen-argumen tentang tata 
ruang yang selama ini menjadi referensi perlu  direview kembali. Aspek sosial 
dalam analisa untuk mengatur ruang masih sangat lemah, sehingga teman2 ahli 
keruangan ( yg pernah diskusi dengan saya diwaktu lalu ) masih merasakan 
kesulitan. Soalnya adalah : bagaimana mengoperasionalkan variable sosial/budaya 
itu kedalam pengaturan ruang.  Hal ini sangat dibutuhkan pada wilayah yang 
dikuasai oleh sistim sosial/budaya  yang sifatnya communal  termasuk penguasaan 
secara communal atas asset alam !  Saya merasakan hal ini sebagai kebutuhan 
yang perlu dipikirkan atau didiskusikan agar bisa efektif dilaksanakan dan 
memenuhi kebutuhan masyarakat.
Mohon maaf, kalau terlalu sederhana  atau dangkal komentar saya ini, dan terima 
kasih banyak  atas berbagai komentar lebih lanjut.

Regards.
RV Kawengian.      

       
---------------------------------
Looking for last minute shopping deals?  Find them fast with Yahoo! Search.

Kirim email ke