Sekedar info & referensi

 

 

Bebani Dunia Usaha, Pemerintah Tolak 2.000 Perda

http://www.kompas.com/data/photo/2008/01/31/134954p.jpg

 
<http://www.kompas.com/read/xml/2008/07/22/12141958/bebani.dunia.usaha.pemer
intah.tolak.2.000.perda> KOMPAS/LUCKY PRANSISKA

Menteri keuangan Sri Mulyani

Selasa, 22 Juli 2008 | 12:14 WIB


Laporan Wartawan PersdaNetwork Hendra Gunawan

JAKARTA,SELASA - Menteri Keuangan yang juga Pelaksana Tugas Menko
Perekonomian Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah akan terus menindak
tegas aturan-aturan di daerah yang bermasalah dan dinilai membebani
masyarakat umum dan para pelaku bisnis.

Dalam catatan pemerintah, hingga pertengahan Juli 2008 telah dievaluasi
lebih dari 7.200 peraturan daerah (Perda) bidang pajak daerah dan retribusi
daerah (PDRD). Hasil evaluasi menunjukkan 28 persennya menjadi perda
bermasalah. "Sebanyak 2.000 perda PDRD yang dinilai membebani masyarakat dan
dunia usaha direkomencdasikan untuk dibatalkan dan direvisi,&quot; kata Sri
saat penyerahan KPPOD Award Local Economic Governance di Jakarta, Selasa
(22/7).

Selain ribuan perda tersebut, Sri Mulyani juga telah "mencium" adanya
rancangan perda (raperda) yang berpotensi menimbulkan masalah. Menurutnya,
pemerintah pusat telah mengevaluasi 1.800 ranperda, dari angka tersebut 66
persennya atau 1.200 ranperda dinyatakan tidak layak dan diusulkan
dibatalkan atau direvisi. "Agar jangan sampai perdanya yang direvisi, ya
ranperdanya pun dievaluasi dulun," tegasnya.

Ditambahkan, daerah-daerah asal raperda/ranperda yang paling banyak ditolak
adalah Provinsi Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Selatan,
Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
Aturan-aturan yang ditolak tersebut kebanyakan dari sektor transportasi,
pertanian, infrastruktur, perindustrian dan perdagangan serta kehutanan. EWA


 

 

Best regards,

 

Benedictus Dwiagus S.

 <http://bdwiagus.blogspot.com> bdwiagus.blogspot.com 

 

Planning: Much works remain to be done before we can announce our total
failure to make any progress ,...

 

 

<<image001.jpg>>

Kirim email ke