Milisters ysh, 
Kalau ada yg katakan kasus 'pemutihan' semacam di Kemang  adalah salah satu  
contoh bagaimana lemahnya kita dalam melaksanakan 'proses managemen 
perkotaan'……. Tak usahlah kita berkecil hati (tapi sebaliknya birokrat PR di 
pemda DKI juga tak usah besar kepala)……. Kita akui saja… bgmn kok kita tidak  
‘lemah’  dalam proses manajemen perkotaan….. wong kita memang masih negara 
sedang berkembang dengan GNP belum sampai 5000 dollar…… hutang negara masih 
banyak…… dan angka pengangguran kita tinggi….. 
Yg penting skrg bgmn kerja keras membangun ekonomi dulu…..  mengatasi angka 
pengangguran yg tinggi agar menjadi normal dulu….. bgmn terus memerangi korupsi 
agar good governance lekas terwujud…. dan mengupayakan keuangan negara jangan 
terhuyung2 oleh beban hutang LN…… membenahi “sistem kota secara nasional”  
dulu…..   spt dgn cara mengupayakan “distribusi/ persebaran  sistem kota2 serta 
hirarkhinya”…… agar kesempatan kerja semakin luas dan agar ‘ketimpangan 
kemajuan antar wilayah ’menjadi semakin reda………. 
Masalahnya bukanlah ‘now or never’….. tapi  adalah ‘if it is not now… it may be 
 later either someday’…….…….
Pemerintah Inggris telah memberikan contoh yg baik…… utk cita2 membangun The 
London Green Belt…….. pemerintah Inggris melakukannya dgn mencicil…… ketika 
sudah  memiliki sejumlah uang…..… pemerintah  kemudian membeli sejumlah 
properti milik masyarakat… merobohkan bangunannya dan mengubahnya menjadi 
RTH……… demikian diwaktu yg lain pemerintah mengulanginya lagi ketika tlh 
memiliki sejumlah uang lagi…… dst…... 
Yg penting adalah bgmn mensejahterakan masyarakat dulu….. baru kemudian stlh 
itu bgmn mempercantik  kota……… janganlah ditengah kesulitan ekonomi dan 
ditengah angka pengangguran yg tinggi lalu seakan dengan berdarah dingin atau  
seolah berkacamata kuda dan seolah berada diruang steril….… kita hanya terus 
menyesali ttg sepotong ruas jalan yg diubah  peruntukannya dari rumah tinggal 
menjadi komersial……… apalagi bahwa Jkt toh hanya 0.03% wilayah nasional 
kita…….. dan sebanyak 93.3% wilayah kita diluar Jawa juga masih banyak  yg 
kurang tersentuh perencanaannya……….

Salam 
 
 

--- On Tue, 3/24/09, Sugiono Ronodihardjo <[email protected]> wrote:

From: Sugiono Ronodihardjo <[email protected]>
Subject: RE: [referensi] Re: KEMANG, AKHIRNYA...
To: "[email protected]" <[email protected]>
Date: Tuesday, March 24, 2009, 7:20 PM






Rekan-2 milister ysh,
Omong-2 tentang kasus 'pemutihan' semacam di Kemang yang telah dibahas panjang 
lebar, menurut saya ini hanyalah salah satu contoh bagaimana lemahnya kita 
dalam melaksanakan 'proses managemen perkotaan'. Banyak 'teori-teori' yang 
dapat dipakai untuk mencegah terjadinya kasus demikian, tetapi pada dasarnya 
untuk negara yang sedang berkembang seperti NKRI ini, mungkin sebaiknya kita 
terus mendorong 'peran serta masyarakat' dalam Penataan Ruang (bagaimana agar 
masyarakat sadar akan pentingnya PR bagi lingkungan hidup mereka dan terlibat 
sejak dari proses perencanaan - pemanfaatan - pengendalian) sambil terus 
meningkatan 'capacity building' di bidang managemen perkotaan, termasuk 
'clean-government' tentunya dengan 'gaji' aparat pelaksananya yang layak untuk 
dapat hidup normal/wajar. 
Wassalam,
Onnos
 


To: refere...@yahoogrou ps.com
From: 4ek...@gmail. com
Date: Mon, 23 Mar 2009 12:11:04 +0000
Subject: [referensi] Re: KEMANG, AKHIRNYA...





Ibu Cut yang baik,

Rasa-rasanya ada 1 orang dari balai tersebut yang juga ikut di milis
ini. Kita memang mengharapkan para shareholder dan stakeholder untuk
ikut aktif dalam milis ini, seperti contoh saya mengharapkan ada anggota
FPI yang juga bisa ikutan, karena dulu katanya proven mampu melakukan
penyegelan di Kemang. Salam.

-ekadj

--- In refere...@yahoogrou ps.com, cut safana <cutsaffana@ ...> wrote:
>
> Khusus untuk Pak Eka : jangan lupa Dep. PU punya Puslitbang
Permukiman, yang didalamnya ada Balai Tata Ruang, Bangunan dan Kawasan
lho. Kalau dapat mereka aktif di 'refrensi' ini, dan dapat membuat
kajian atau model-2 yang lebih baik.
>
> Salam.






What can you do with the new Windows Live? Find out 















      

Kirim email ke