Benar sekali Pak BSP, kita perlu bersyukur terhadap segala nikmat yang
diberikan kepada bangsa ini; kalau pandai bersyukur, insyaAllah nikmat
itu akan selalu bertambah. Terhadap uraian sejarah dan analisis yang
bapak sampaikan, selayaknya perlu diberikan apresiasi, dan saya kira
Revki berkenan menghadiahkan sebuah lagu kepada bapak :
http://www.youtube.com/watch?v=_DQ5Dwhmhw4&feature
<http://www.youtube.com/watch?v=_DQ5Dwhmhw4&feature>

Salam,

-ekadj


--- In [email protected], "bspr...@..." <bspr...@...> wrote:
>
>
> Uda Eka ysh,
>
> waduh saya bener2 njondil membaca posting Uda tentang 'ekonomi bejo'.
Saya sekitar 4 tahun yll pernah membuat sebuah diskusi kecil dengan
anak2 muda baik dari kelompok nasional maupun agama (islam maupun
kristen/katolik) di Jogja tentang kata 'bejo' yg diterapkan di
Indonesia.
>
> Waktu itu terlemparkan sebuah pemahaman bahwa Indonesia adalah negara
bejo. Itu terjadi sejak jaman sebelum kemerdekaan sampai dengan
sekarang.
>
> Sebelum kemerdekaan :
>
> Kok ya waktu itu ada sebuah pergeseran politik di Eropa sehingga
muncul kebijakan dari Belanda yang bernama "kebijakan balas budi". Ini
menyebabkan adanya anak2 muda Indonesia utk bisa bersekolah dengan baik
di Belanda. ..... Ini yang menyebabkan munculnya gerakan2. Coba Belanda
melakukan pendekatan represif seperti Jerman ... wuah bisa habis kita.
Bisa2 kita jadi Afrika jilid 2.
>
> Bayi Indonesia dapat berkah disini.
>
> Kok ya waktu itu terjadi konflik mendunia sehingga pemuda2 kita bisa
mereposisi diri. Kok, ya Jepang dengan Perang Asia Timur Raya kalah ...
coba menang tidak akan terjadi Kemerdekaan. Karena proses itu
dimatangkan secara cepat dan tepat oleh posisi pelemahan Negara2 As
terhadap sekutu.
>
> Bayi Indonesia dapat berkah disini.
>
> Kok ya kebetulan kita punya seorang pemuda yang bernama Soekarno,
sehingga kita punya perekat yang kuat untuk pembentukan nation and
character building. Saya tidak bisa membayangkan bila waktu itu tidak
ada dia. Negara ini terlalu lemah untuk menghadapi semua perpecahan.
Konflik kedaerahan dengan RIS yang belum tergali sebenarnya masih sangat
banyak.
>
> Bayi Indonesia dapat berkah disini.
>
> Tahun 1960-1965 tahun pergerakan dalam perubahan hubungan dunia ...
ini kesadaran yg muncul di AS dan sangat diwarnai oleh anak2 muda dengan
gerakan hippiesnya melalu isimbol peacenya ... ini memberikan ruang bagi
Soekarno untuk mengembangkan New Emerging Forces ... jadilah Indonesia
negara yang disegani bahkan sampai saat ini di Amerika Latin dan Afrika
(saya masih menemukan orang2 Afrika lama dan Amerika Latin yang dengan
kagum membicarakan Soekarno). Ini modal kuat negara kita.
>
> Balita Indonesia dapat berkah disini.
>
> Tahun 1970 saat kita sedang kesulitan ekonomi lha kok mendadak ada
windfall melalui harga minyak .... kita dapat kekuatan dan Indonesia
berbelok kearah developmentalist. Diakui atau tidak ini sangat berperan
dalam membangun negara ini. Tolong dilihat bahwa sampai dengan tahun
1985 meskipun korupsi sudah ada tapi arah pembangunan cukup jelas mulai
Repelita 1 sampai 4.
>
> Balita Indonesia dapat berkah disini.
>
> Waktu kita terseok lagi di pertengahan 1980an ... eh kok kembali
minyak jadi penyelamat. Jadi teori apapun yg diperdebatkan tetapi
ekonomi kita kembali 'kuat'. Memang ada kebijakan yang cukup rawan yaitu
tentang deregulasi perbankan ... ini tahun 1986. Ini menjadi awal
keruntuhan sistem keuangan kita. Perlu kita ingat kembali pada tahun
awal 1990an kita masih mengikuti disiplin keuangan yang mengambang
terbatas. Dan uang kita tidak termasuk yang diperdagangkan, sehingga
aman2 saja. Setelah itu uang kita masuk pasar di New York dan menjadi
sangat volatile.
>
> Indonesia muda dapat berkah disini.
>
> Lalu terjadilah kontraksi ekonomi ... dan kalau saya yang awam ekonomi
ini coba melihat sebenarnya sebelum thai baht runtuh waktu itu ... kita
masih perkasa. Kita runtuh lebih dari 4 bulan setelah thai baht anjlok.
Dan itu akibat adanya pembelian rupiah besar2an di pasar Singapura yang
dalam tempo 2 minggu dijual kembali sehingga uang anjlok total. Kayaknya
kita rugi disini ... tapi ini sebenarnya sebuah keuntungan lagi ... coba
kalau tidak ada kontraksi ekonomi waktu itu ... Rejim sebelum ini tidak
akan berganti. Reformasi tidak akan terjadi.
>
> Indonesia muda dapat berkah disini.
>
> Sampai dengan akhir2 ini .... semua ini memberikan pemahaman kepada
saya bahwa negara ini memang benar2 penuh berkah. Yang jadi masalah
adalah berkah itu akan menjadi maksimal karena pengelolanya amanah.
>
> Sehingga tag yang saya berikan untuk negeri tercinta ini adalah
"Indonesia negeri barokah"
>
> Salam
>
> bambang sp
>


Kirim email ke