> Terima kasih pak atas pandangannya.
> Memang lebih enak pakai istilah 'kota sungai (besar)' saja ya. Salam.
> 2010/8/20 <[email protected]>
>
>>
>>
>> Uda eka ysh,
>> Sy hanya tertarik dgn phrasa "paradigma pembangunan perkotaan
>> berbasiskan
>> sumber daya air"..nampaknya ide sangat menarik, hanya jangan sampai
>> misslead
>> bahwa utk kota2 di tepi sungai besar tsb hanya cocok dgn paradigma
>> tersebutn
>> sehingga melupakan komponen sumber daya lainnya.meskipun sdh disebutkan
>> kata
>> "berbasis".buat saya, pembangunan kota..ya hanya pembangunan kota saja
>> dgn
>> segala aspeknya..
>> Just kidding saja he2..
>> Salam hormat..
>>
>> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
>> Teruuusss...!
>> ------------------------------
>> *From: *Uton Rustan <[email protected]>
>> *Sender: *[email protected]
>> *Date: *Fri, 20 Aug 2010 06:40:44 +0800 (SGT)
>> *To: *<[email protected]>
>> *ReplyTo: *[email protected]
>>   *Subject: *Re: [referensi] Kota Sungai Besar
>>
>>
>>
>>   Mas ekaj, selain para pencinta perkotaan tampaknya juga perlu diajak
>> bicara para ekonom bagaimana hasil sayembara perbaikan lingkungan bagian
>> kota dapat didanai pelaksanaannya. Supaya dengan main sepetak demi
>> sepetak,
>> penataan dan perbaikan lingkungan bagian kota bisa dilaksanakan dengan
>> berkesibanbungan, tidak seperti karyanya Romo Mangun, setelah dapat
>> AgaKhan
>> Award, tidak berkelanjutan ke petak2 bagian kota Jogya lainnya. Sayang..
>>
>>
>>
>>
>>
>

Kirim email ke