Saya kira untuk hal yang satu ini lebih bijak untuk berhati2. Kalau
seandainya hidup kita saat ini sudah cukup2 saja, maka adalah tidak bijak
untuk mempertaruhkan seluruh kekayaan kita, dan beresiko jatuh miskin, demi
untuk jadi kaya raya. Lo Kheng Hong mungkin kaya raya saat ini, tapi bukan
berarti tindakannya gadai rumah perlu kita ikutin juga. Ingatlah mungkin
ada banyak orang gadai rumah disaham akhirnya kehilangan rumah dan bukan
malah jadi kaya. Tapi tentu saja para 'looser' yang kehilangan rumah ini
tidak jadi headline di surat kabar apalagi dipanggil wawancara di TV.

Saya sepakat dengan metode FA yang dipakai LKH tapi tidak sepakat kalau
sampai harus mengambil resiko yang demikan besar.
-----------
*Predictability: Does the Flap of a Butterfly's Wings in Brazil Set a
Tornado in Texas?
*Edward N. Lorenz



2011/11/14 tongnyangkong <[email protected]>

> **
>
>
> No body know the future, tomorrow is a mystery. Only the God know the
> answer. Jika kamu yakin dengan analisis anda maka tak perlu menyisihkan
> sepeserpun uang di tabungan anda kecuali uang dapur dan uang sekolah anak
> dalam waktu tidak lebih dari 1 bulan.
>
> Menunggu sampai punya 36x biaya hidup baru berinvestasi di pasar modal
> maka hari ini cerita Lo Kheng Hong tak pernah ada, apalagi yang
> bersangkutan jelas menulis berasal dari keluarga kurang mampu. kalau sudah
> punya 36x biaya hidup per bulan tentunya sudah termasuk kelompok menengah
> karena hanya kelompok menengah atas yang mampu menyediakan biaya hidup
> selama itu.
>
> --- In [email protected], Hendrik Limbono <hendrik_lwww@...> wrote:
> >
> > bener, KALAU market naik terus sih gpp, gak usah menyisihkan iaya hidup
> juga gpp
> > tapi pada kenyataannya ada saat - saat bearish, tidak selalu bullish. ,Â
> >
> > Â
> > =======================================
> > bei5000.com
> >
>

Kirim email ke