Sepakat bahwa investasi saham adalah high risk, sementara return kadang2 high 
kadang2 low. Maka untuk itu, bagi newbie, sangat tidak bijak kalau invest 
langsung dalam jumlah besar pada kali pertama invest, misal langsung 50 juta. 
Terus habis itu langgsung pasangg ambisi tinggi mau untung sekian puluh persen 
dalam jangka waktu beberapa bulan.
Bagi newbie, invest pertama cukup 10 juta saja untuk sekedar pemanasan, melatih 
naik-turunnya degup jantung, melatih intuisi, melatih kesabaran, dan melatih 
membuat keputusan. Dan untuk target jangan pasang tinggi-tinggi. Cukup pasang 
target selamat setahun ke depan uang 10 juta itu masih utuh 10 juta, itu sudah 
bagus. Tahun kedua baru bisa ditingkatkan targetnya, misalnya harus untung 
minimal 30 persen selama setahun ke depan. Tahun ketiga ditingkatkan lagi, kali 
ini sudah tidak pakai angka keuntungan, melainkan harus sudah bisa tune in 
dengan pasar. Jadi selama setahun ke depan sudah harus bisa membaca tanda2 alam 
atau gerak-gerik pasar di hari2 yang akan datang. 
Kalau sudah bisa tune in dengan pasar, wah....ibarat peserta rodeo yang sudah 
mampu menjinakkan kuda liar sehingga kuda tsb jadi nurut dengan perintahnya.

PS. apa yang saya tulis diatas sekedar teori. Saya sendiri masih belum mampu 
seperti apa yang saya tulis itu :-))


--- In [email protected], doktermarket@... wrote:
>
> Sewaktu saya kuliah, seorang dosen memberikan wejangan yang masih sangat 
> lekat di kepala saya:
> 
> Sebelum berinvestasi, hendaklah kita memisahkan uang utk:
> 1. Biaya hidup sehari-hari 
> 2. Biaya untuk sekolah anak
> 3. Dana untuk keperluan darurat. 
> 
> Setelah itu semua terpenuhi, barulah dana yg ada dapat dialokasikan ke saham. 
> 
> Perlu diingat bahwa investasi saham merupakan investasi high risk 
> (dibandingkan dgn investasi tanah, obligasi, dan reksadana pasar uang). 
> 
> Jangan korbankan seluruh kehidupan anda saat ini demi masa depan yang belum 
> pasti. 
> Apapun kondisi market. 
> 
> Cerita orang kaya raya karena saham memang banyak, tapi cerita orang yang 
> sampai harus kehilangan rumah karena terlalu agresif di bursa juga tidak 
> kalah banyak. 
> 
> Investasi saham bukan spekulasi dengan dasar kenekatan. 
> 
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
> 
> -----Original Message-----
> From: Susanto Salim <susanto.salim@...>
> Sender: [email protected]
> Date: Mon, 14 Nov 2011 15:53:07 
> To: <[email protected]>
> Reply-To: [email protected]
> Subject: Re: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong - Status 
> Pekerjaan
> 
> Saya kira untuk hal yang satu ini lebih bijak untuk berhati2. Kalau
> seandainya hidup kita saat ini sudah cukup2 saja, maka adalah tidak bijak
> untuk mempertaruhkan seluruh kekayaan kita, dan beresiko jatuh miskin, demi
> untuk jadi kaya raya. Lo Kheng Hong mungkin kaya raya saat ini, tapi bukan
> berarti tindakannya gadai rumah perlu kita ikutin juga. Ingatlah mungkin
> ada banyak orang gadai rumah disaham akhirnya kehilangan rumah dan bukan
> malah jadi kaya. Tapi tentu saja para 'looser' yang kehilangan rumah ini
> tidak jadi headline di surat kabar apalagi dipanggil wawancara di TV.
> 
> Saya sepakat dengan metode FA yang dipakai LKH tapi tidak sepakat kalau
> sampai harus mengambil resiko yang demikan besar.
> -----------
> *Predictability: Does the Flap of a Butterfly's Wings in Brazil Set a
> Tornado in Texas?
> *Edward N. Lorenz
> 
> 
> 
> 2011/11/14 tongnyangkong <tongnyangkong@...>
> 
> > **
> >
> >
> > No body know the future, tomorrow is a mystery. Only the God know the
> > answer. Jika kamu yakin dengan analisis anda maka tak perlu menyisihkan
> > sepeserpun uang di tabungan anda kecuali uang dapur dan uang sekolah anak
> > dalam waktu tidak lebih dari 1 bulan.
> >
> > Menunggu sampai punya 36x biaya hidup baru berinvestasi di pasar modal
> > maka hari ini cerita Lo Kheng Hong tak pernah ada, apalagi yang
> > bersangkutan jelas menulis berasal dari keluarga kurang mampu. kalau sudah
> > punya 36x biaya hidup per bulan tentunya sudah termasuk kelompok menengah
> > karena hanya kelompok menengah atas yang mampu menyediakan biaya hidup
> > selama itu.
> >
> > --- In [email protected], Hendrik Limbono <hendrik_lwww@> wrote:
> > >
> > > bener, KALAU market naik terus sih gpp, gak usah menyisihkan iaya hidup
> > juga gpp
> > > tapi pada kenyataannya ada saat - saat bearish, tidak selalu bullish. ,Â
> > >
> > > Â
> > > =======================================
> > > bei5000.com
> > >
> >
>




------------------------------------

Kunjungi situs http://www.info-saham.com untuk informasi seputar saham.

SEMUA POSTING DI MILIS INI TANGGUNG JAWAB PENGIRIM EMAIL DAN BUKAN ADMIN MILIS. 
SEMUA POSTING DI MILIS INI BUKAN UNTUK MENGAJAK MEMBELI ATAU MENJUAL EFEK. 
SETIAP KEPUTUSAN INVESTASI MENJADI TANGGUNG JAWAB PIHAK PEMILIK INVESTASI ATAU 
PEMILIK MODAL.

[email protected] untuk berhenti dari milis saham
[email protected] untuk bergabung ke milis saham
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/saham/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke