tambahan aja, kalau anda bisnis makanan, gak laku anda bisa makan makanan sendiri kalau di saham, gak laku gimana????
in jelas2 sebuah perbedaan... ======================================= bei5000.com ________________________________ From: Hendrik Limbono <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Tuesday, November 15, 2011 12:50 PM Subject: Re: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong - Status Pekerjaan Saya sih gak setuju kalau dikatakan SAHAM = SEKTOR RIIL kenyataannya, antara satu sektor riil dengan sekto riil yang lain pun berbeda... misal dagang mi ayam dan dagang sepatu, sama2 dagang, sama2 sekto riil namun barangnya beda, yang 1 mie ayam, ROE besar, margin besar tapi sekali gak laku, besoknya busuk kalau dagang sepetu, wlau ROE lebi kecil dan margin mungkin lebih kecil, tapi kalau gak laku hari ini, besok gak busuk kalau tahun depan gak laku, baru modenya ketinggalan,m ada perbedaan di time frame nah, antara dagang sepetu pun BEDA juga yang1 dagang sepatu loka, yang satu lagi dagang sepatu merek louis vitton udah beda lagi, nah, sama2 dagang sepatu lokal, bisa berbeda lagi yang1 pedagang asongan, yang satu buka toko pengelolaan isa beda, modal bisa berbeda time frame bisa berbeda ini antara sektor riil kok nah apalagi antara sektor riil dan saham???? JELAS BERBEDA sektor riil misal makanan, gak laku sehari bisa busuk saham gak jual 10 tahun juga gpp , kecuali perusahaan bangkrut.. antara sektor riil dan saham ada perbedaan yang signifikan dan juga ada persamaan yang signifikan di sektor riil modal 10 ribu bisa jadi 50 ribu dalam wkatu singkat, karena modal kecil, gampang banget, beli barang trus jual, beli lagi trus jual nah ntar kalau udah jadi 100 juta mau jadikan 500 juta, di sektor riil agak repot apalagi 1 M jadikan 5 M lebih repot lagi.. mau jadikan 1 T jadi 5T, hanya saham yang bisa jadikan 1 T jadi 5 T dalam wkatu yang tidak terlalu panjang misal anda beli indomie harga 1000 trus masak, jual bisa 4000 CUAN 300% dalam sekejap mata di saham apa bisa cuan 300% dalam semalam??? kita SINGKIRKAN ongkos sewa, dll ya karena di saham juga ada ongkos internet,. fee broker dll. kalau di saham buat ubah 10 ribu jadi 50 ribu itu sama aja dengan ubah 100 juta jadi 500 juta, gak berbeda, kecuali ubah 1 T jadi 5 T itu udah beda banget. jadi seimbanglah, ada perbedaan dan ada juga persamaan. sama2 punya resiko, sama2 perlu strategi dan mental namun jika modalnya berbeda, maka time frame pun akan berbeda.. ======================================= bei5000.com ________________________________ From: T Jayamudita <[email protected]> To: [email protected] Sent: Tuesday, November 15, 2011 12:37 PM Subject: Re: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong - Status Pekerjaan Kok tidak nyambung sih apa yang Anda tulis, yang dimaksud sikap mental berbisnis di pasar modal TIDAK BEDA dengan berbisnis di sektor riil adalah harus dikelola dengan managemen yang baik, bukan sekedar mencari uang panas. Salam, TJ ----- Original Message ----- >From: Susanto Salim >To: [email protected] >Sent: Tuesday, November 15, 2011 12:13 PM >Subject: Re: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong - Status >Pekerjaan > > >Ya beda lah pak, coba bayangkan kalau semua orang cuman maen di pasar modal >saja, siapa yang mau bikin komputer, siapa yang mau produksi indomie, yang >tanem padi di sawah siapa.....Dengan bermain dipasar modal kita tidak >memproduksi barang dan jasa, kecuali kalau kita membeli saham ipo yang secara >tidak langsung uang kita digunakan untuk memproduksi barang atau jasa. > >Menanamkan uang di usaha atau investasi sama2 mengandung resiko, dan menurut saya adalah tidak bijak untuk mengambil resiko yang terlalu tinggi. Apakah resiko di sektor riil sama besarnya dengan di saham, saya kira kalau kita mau tau, bolehlah kita lihat jumlah orang kaya hasil dari saham dan dari sektor riil, seandainya lebih banyak yang kaya dari sektor riil dibanding dari saham, maka bisalah disimpulkan 'bermain' di sektor riil lebih aman, atau sebaliknya. >----------- >Predictability: Does the Flap of a Butterfly's Wings in Brazil Set a Tornado >in Texas? >Edward N. Lorenz > > > > >2011/11/15 T Jayamudita <[email protected]> > > >> >>Benar sekali Pak Tong, berbisnis di pasar modal tidak ada bedanya dengan >>berbisnis di sektor riil. >> >>Ini yang harus disadari oleh semua pelaku bisnis di pasar modal. >> >>Salam, >>Tommy J >> >> >>----- Original Message ----- >>>From: tongnyangkong >>>To: [email protected] >>>Sent: Monday, November 14, 2011 10:57 PM >>>Subject: [saham] Re: Syarat Keberhasilan Metode Lo Kheng Hong - Status >>>Pekerjaan >>> >>> >>>Investasi di pasar modal adalah bukan spekulasi dan bukan gambling JIKA >>>dilakukan dengan model Bapak Lo Kheng Hong. >>> >>>Anda usaha buka toko/pabrik/perusahaan itu 100 % beresiko seperti anda membeli saham. >>> >>>Jenis usaha apa yang anda buka/jalankan itu sama besar resikonya dengan saham perusahaan apa yang hendak anda beli. >>> >>>Kemampuan anda mengelola perusahaan/toko/pabrik sama resikonya dengan kemampuan anda membaca/menilai suatu perusahaan yang menjadi sasaran investasi anda. >>> >>>Jadi nikmat usaha lancar sama nikmatnya dengan naiknya investasi anda. >>> >>>Memang harus disadari setiap orang memiliki talenta lebih terhadap sesuatu bukan lucky (karena bagi saya prinsip lucky adalah urusan saya dengan kasih Tuhan, yang penting usaha biar Tuhan yang menentukan), ada yang memang ahli masak, ada yang spesialis bedah, ada yang spesialis menyanyi, dll. >>> >>>Namun apakah berarti Anda jika bukan ahli keuangan tidak bisa berinvestasi di pasar modal, tentu tidak. Ada ahlinya, bisa saja melalui para fund manager reksadana yang tentunya memiliki profil yang baik selama ini. >>> >>>Jangan paksakan jika anda bukan ahlinya namun berikan kesempatan pada diri Anda, apakah diriku memang seorang ahli keuangan ? Tidak perlu gelar akademisi, tapi seorang ahli yang memiliki talenta ia akan dengan cepat merasakan bidang tertentu yang memang miliknya sejak lahir, seorang koki pasti memiliki lidah perasa yang lebih dibandingkan kebanyakan orang, begitupun seorang penyanyi akan memiliki kemampuan lebih membedakan nada dan menyanyikannya dengan merdu, begitupun seorang ahli keuangan benar-benar bakat dari lahir meski tidak memiliki gelar akademisi ia akan dengan mudah memecahkan hal yang berhubungan dengan dunia keuangan. >>> >>>Jangan harap semua lengkap baru berbuat, itu hal mustahil di dunia ini. Semua pasti ada kelebihan dan kekurangan yang menjadi harga dari nilai keberhasilan hidup ini. >>> >>>Jangan percaya prinsip dosen anda itu, itu pendapat keliru dan tidak bertanggung jawab terhadap nilai kehidupan. >>> >>> >
