Ootnya pemimpin kita. Mau saja dikadalin, indonesia mampu kok kasih bbm harga dibawah Rp. 4000/liter. Hitung2annnya juga sudah jelas... Cara yg dilakukan juga jelas.... Yang dibersihkan dr Birokrasi Rente Minyak kita juga jelas.... Trus knp harus diributkan dg subsidi yang besar?. Ootnya lagi....kasih redam dengan BLTA?(Inilah ketidakmampuan indonesia menguatkan daya beli. Bbm jadi kambing hitam...wkwkw)
Usa proteksi farm nya.... Wajarlah indonesia proteksi harga bbm nya...:d Jelaslah bbm naik itu bukan karena subsidi yg besar. Keslahan kita adalah menghitung potensi kerugian jika bbm kita subsidi. Pdhl itu cuma potensi jika.... Contoh sederhananya: Kita punya 1 buah kue senilai senilai Rp. 4000. Dan tiap hari kita harus makan itu kue sekali. Padahal harga dipasaran Rp. 6000 maka kita setiap makan kue itu kita berpotensi rugi Rp. 2000. OOtnya kita....lah itu kue kue kita sendiri....emang kita gak boleh makan itu kue...karena setiap makan kita rugi Rp. 2000? Ya sudah....makan jengkol aja...krn setiap makan rugi 2000.wkwkwkw Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: "adi noe" <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 25 Feb 2012 10:35:14 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: simulasi ...Re: Bls: Re: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 4.000/Liter Gmana kalo mobil wamennya dibuat percobaan, sapa tau wamennya bisa kerasa enaknya kalo meleduk dlm mobil. sent from 3® -----Original Message----- From: Nico Adhitya <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 25 Feb 2012 02:32:24 To: [email protected]<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: simulasi ...Re: Bls: Re: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 4.000/Liter Belajar dari pengalaman masa lalu waktu konversi minyak tanah ke LPG aja meledak meledak Sampai dipake guyonan LPG 3 Kg itu sama kyk granat Nanti dibikin konversi ke BBG malah dibikin obyekan kualitas gak jaga asal untung aja. Salah salah mobil,bis,truk meledak dimana mana Lagian kalau motor konverternya mau dimasukin dimana ________________________________ From: hakitrader <[email protected]> To: [email protected] Sent: Saturday, February 25, 2012 5:00 PM Subject: Re: simulasi ...Re: Bls: Re: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: Memang Bagusnya BBM Naik Rp 4.000/Liter bensin tidak disubsidi ya pake bbg yg lebih murah. memangnya kita minum bensin dan hanya kerja dipabrik mobil? http://www.facebook.com/hakie1 ----- Original Message ----- >From: Susanto Salim >To: [email protected] >Sent: Saturday, February 25, 2012 2:56 PM >Subject: Re: simulasi ...Re: Bls: Re: Bls: Re: [saham] Re: (OOT) Wamen ESDM: >Memang Bagusnya BBM Naik Rp 4.000/Liter > > >Kalo harga bensin murah kan penjualan mobil bagus, akhirnya industri mobil >bisa ekpansi pake tenaga kerja. Saya yang pas-pasan ini juga bisa pake duit >kelebihan dari bensin (karena di subsidi) buat belanja di warung indomie >depan rumah. bla..bla..bla.. > >nah kalau duit ini dialihkan ketempat lain (kemana?), apa betul hasilnya bakalan lebih baik ? dalam arti menghasilkan kesejahteraan yang lebih besar untuk lebih banyak orang (gimana ngukurnya)?. > >kalo kita tidak tau jawaban atas pertanyaan diatas apa lantas kita layak mendukung kebijakan pencabutan subsidi ? Padahal kita sendiri gak tau apakah kebijakan ini menghasilkan kebaikan yang lebih besar untuk semua. > >ps: >kok tau kalo subsidi sekarang lebih banyak dinikmati golongan menengah ke atas ? Gimana cara ngukurnya ? >----------- >Predictability: Does the Flap of a Butterfly's Wings in Brazil Set a Tornado >in Texas? >Edward N. Lorenz > > > > >On Sat, Feb 25, 2012 at 2:34 PM, Franciscus B Sinartio <[email protected]> >wrote: > > >> >> >> >> >> >> >>catatan tambahan : yang lebih banyak menikmati subsidi sekarang ini adalah >>golongan menengah keatas, nah sekarang mau dialihkan supaya golongan >>menengah ke bawah yang lebih banyak menikmati subsidi nya. >> >> >>sekali kali nengok ke bawah , jadi tahu efeknya ke kehidupan sehari hari >>kalau ongkos transport umum seperti bis, kereta listrik dll lebih murah, >>atau kalau tidak bisa lebih murah, lebih nyaman juga ok. >> >> >> >> >>fbs >> >
