SINGKAWANG--Meskipun belum ada pengumuman resmi tentang rekrutmen CPNS 2008 di Kota Singkawang, namun intensitas pembuatan kartu kuning sudah meningkat. Peningkatan permintaan kartu yang menjadi salah satu syarat dalam mengajukan lamaran ini mulai signifikan sejak pekan lalu. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Tenaga Kerja di Disperindagkopnaker Kota Singkawang, Hendra A Yusra, kemarin. "Memang akhir-akhir ini ada lonjakan," ujarnya.
Hendra juga mengatakan, pihaknya hingga sekarang belum mengetahui informasi tentang pengumuman CPNS 2008. "Melihat adanya lonjakan permintaan kartu kuning, kami malah bertanya kepada pemohon, apakah memang sudah ada informasi penerimaan CPNS. Sebagian pemohon menyatakan ada," ungkap dia. Hal senada juga diungkapkan oleh staf yang melayani pembuatan kartu kuning di instansi tersebut, Ratni. "Sudah seminggu ini mulai ramai," katanya. Jika di hari-hari biasa hanya satu dua orang yang mengajukan permohonan, sekarang jumlahnya naik jadi sekitar 10 orang perhari. "Hari ini jumlah pemohon malah lebih dari sepuluh orang," ujar Ratni. Ketika ditanyakan mengenai perbandingan yang pasti dengan pekan lalu atau bulan lalu, pihaknya menyatakan belum sempat menghitungnya karena sibuk melayani pemohon yang terus berdatangan. Terkait dengan kepastian informasi rekrutmen CPNS, dia pun menyatakan tidak tahu-menahu. "Kita tidak tahu informasi itu karena tidak ada pemberitahuan dari pemkot (sekretariat, red)," katanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pemkot memang belum mengumumkan secara resmi rekrutmen CPNS 2008. Namun, sudah ada angin segar ke arah itu. Menurut Kepala Bagian Kepegawaian Sekretariat Daerah Kota Singkawang, Drs Juandi, saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan. "Memang benar, kita segera akan buka rekrutmen untuk formasi CPNS 2008. Pemkot pun segera akan menggelar rapat antar-instansi terkait guna membahas persiapan pelaksanaan rekrutmen tersebut," katanya waktu itu. Meski belum menentukan jadwal pasti pelaksanaan rekrutmen ini, kemungkinan besar masih dalam tahun 2008.(rnl) Sumber : www.pontianakpost.com
