PEMANGKAT—Jelang lebaran, masyarakat diminta hati-hati terhadap barang milik seperti sepeda motor. "Ada kecenderungan aksi kejahatan seperti curanmor akan meningkat," ujar Kapolsek Pemangkat IPTU Abilio Dos Santos, kemarin saat dijumpai di Kantor Polisi Sektor Pemangkat di Jalan Pembangunan, kemarin.
Bahkan baru-baru ini, berkat operasi pengamanan kendaraan Polsek Pemangkat pada 18 September lalu, berhasil mengamankan barang bukti dua buah sepeda motor, yakni Suzuki Satria F 150 berplat KB 4534 Y dan Astrea Prima KB 2682 AC. Diamankannya barang bukti tersebut, kata dia, ada laporan dari pihak Polsek Pontianak Selatan, dimana ada pelarian motor ke arah Sambas. Koordinasi pun dilakukan oleh Polres Sambas kepada Polsek yang ada di wilayah Kabupaten Sambas. Akhirnya, dua motor ini sudah diamankan oleh pihak Polsek Pemangkat. Becermin dari kasus di atas, dia mengatakan masyarakat Pemangkat diminta untuk ekstra hati-hati. "Daerah Pemangkat cukup rawan aksi curanmor," timpalnya. Oleh sebab itu, berdasarkan instruksi Kapolres, setiap Polsek harus melakukan operasi rutin pemeriksaan kendaraan bermotor. "Pemeriksaan ini akan kita intensifkan menjelang lebaran, sehingga mempersempit aksi pencurian maupun pelarian barang curian,"ungkapnya. Berbagai modus curanmor, kata dia, harus diwaspadai masyarakat. Dia mengatakan masyarakat yang hendak berbelanja harus memarkir motor hati-hati. "Bila perlu motor dilengkapi kunci ganda, maupun alarm," pintanya. Kemudian, apabila ada sebagian masyarakat ingin mudik dan meninggalkan rumah, haruslah memastikan semua pintu terkunci. Jika ada tetangga, kata dia, pemilik rumah jangan enggan untuk minta tolong rumahnya dipantau. "Karena setiap kali aksi pembobolan rumah, sepeda motor juga menjadi sasaran empuk," ungkapnya. (har) Sumber : www.pontianakpost.com
