Mejuah-juah nake ... 
manai ngasup natap2 ngenca dahin arah suki2 enda ... 
Shodan Purba wrote: 
 
Ajakan ini muncul karna adanya 'kiniKaron' (lihat saja keaktifan milis, media 
dan lembaga Karo lainnya), yang bertolakbelakang dengan latar dan faktor 
apatisnya masyarakat Karo akan kepimimpinan Karo,
 
Bicara ttg keaktifan milis, berapa persen siy dari orang karo yang aktif di 
milis? Dan berapa persen pula dari member milis yang aktif berdiskusi ttg hal 
ini? Ku lihat tidak lebih dari 10 orang saja? Jadi sepertinya ajakan soal 
PERSATUAN ini kurang pas didengung2kan di milis. Mungkin akan lebih terasa 
efeknya klo mengadakan propaganda langsung.
 
Lagipula, hari gini, isu PERSATUAN diusung dengan tujuan mengerucutkan seorang 
calon agar menduduki satu posisi, sepertinya sudah BASI. Jujur aku berani 
bilang klo sangat PESIMIS bisa mempersatukan orang KARO untuk mengusung satu 
calon. Ga usah repot2 mbahas soal BALON KARO u/ jadi bupati, lah dalam 
kehidupan sehari2 saja pun kita susah bersatu. Di milis ini saja yang aktif 
segelintir orang saja sulit untuk bersatu. Masing2 merasa pendapatnya paling 
benar dan yang lain harus menerima itu tanpa syarat. Baru bicara wacana 
persatuan sudah begini? Belum masuk kepada kriteria BALON? Reh na kari kuta 
jahe nari ... tarigan ah ndai nge si cocok na si calon ken sab ia mehuli bla 
bla ... reh ka na si kuta julu nari ... ei labo ... sinulingga ah ndai nge si 
cocok na sab ia bage bage bage .. semua tim sukses akan mengulas kebaikan2 
BALONnya, dan itu sudah biasa bukan? 
 
Jadi kesimpulanna man bangku, ei cakap pengari2 nari ngenca ei nake ... padin 
lah kita bicara tentang sesuatu yang lebih konkrit .. ei ula ka kari sungkun 
kena aku, kai si lebih konkrit ei nake, sab kerina si bas milis enda ku idah 
ermacam2 ilmuna, adi burgit ini sangana erlajar ... erlajar ngue-ue .. ei pe 
lalap la lulus2 deh hehehe ...  kecuali emang tujuenna gelah lit topik si man 
bahasen menjelang jam kantor habis ei lain ka cerita na me kin ... 
 
 
Eakkk .... lanjuttttttt.............. ola lit ukur si kitik yah .... ! 
 
Burgit bre tiganna 



----- Original Message ----
From: shodan purba <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]; Kom Karo <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Monday, July 14, 2008 2:25:02 PM
Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Masyarakat Karo Berjuang untuk Persatuan?


MJJ:
Ajakan ini muncul karna adanya 'kiniKaron' (lihat saja keaktifan milis, media 
dan lembaga Karo lainnya), yang bertolakbelakang dengan latar dan faktor 
apatisnya masyarakat Karo akan kepimimpinan Karo, susahnya masy Karo 
me-nokoh-kan seseorang Karo lainnya. Ajakan ini muncul dalam kerangka 
memperkokoh segala aspek 'kiniKaron' yang berarti bergeser dari kemasabodohan, 
dan keengganan menghargai sisi positif orang (Karo) lain. Ajakan ini muncul 
karena 'segera' ada test case, dalam rangka pemilihan anggota DPD. Saya tidak 
tahu, ada berapa kalak Karo yang mendaftar dan lulus administrasi sampai 
batasnya minggu ini. Kalau lebih dari 1, akan terulang kasus 2004, kecuali 
dilakukan 'pengerucutan. '  Ya, nuansa 'politik praktis'nya kental, tapi 
bidikan utamanya lebih kepada pergeseran/perubaha n mind-set.

Ciri sederhana pemimpin adalah yang melakukan terlebih dahulu sesuatu untuk 
kepentingan umum. Mereka yang berani mengumpulkan 2500 (?) tandatangan dan 
fotokopi KTP sudah memiliki ciri utama ini. Masyarakat Karo dapat membantu 
me-nokoh-kan petarung ini. Seseorang yang menjadi tokoh karena adanya dukungan 
masyarakat Karo akan lebih memperhatikan kepentingan umum mayarakat Karo, dari 
pada mereka yang kurang memperoleh dukungan.

Ajakan ini bertopeng pada kenyataan/sinyaleme n bahwa dibalik semua 
ketidakyakinan akan persatuan dan kepeminpinan Karo, ada kerinduan untuk 
bergeser menjadi orang yang making things happen, instead of watching, let 
alone asking: "what happen?"  

Sentabi teh bagi khotbah isi tulisen enda, aku sendiri pe ikut i khotbahi.
Bujur,
Bp Nona Sampaguita      



----- Original Message ----
From: nomi sinulingga <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Sent: Monday, July 14, 2008 12:46:31 PM
Subject: Re: [tanahkaro] Re: Maukah Masyarakat Karo Berjuang untuk Persatuan?


Ketika persatuan karo yang diperjuangkan sudah dijelaskan oleh teman2 di milis 
ini. AKu makin jelas...bahwa tujuannya adalah pengerucutan orang karo yang akan 
diusung menjadi pemimpin. Untuk mewujudkan ini, Medi sduah menceritakan apa 
yang dikerjakan saat ini.

Sebagai orang yang awam politik dan hanya menjadi pengamat saja...sori kalau 
aku sedikit pesimis dengan usaha menyatukan Karo seperti itu. Terlalu praktis 
dan politis apa yang dikerjakan untuk mewujudkan kesatuan tersebut...sehingga 
kami rakyat biasa ini akan sulit untuk percaya. Mengusung hanya satu calon 
untuk pemimpin hanya memanfaatkan topeng kata persatuan dan tentunya untuk 
kepentingan sekelompok orang yang sudah melakukan perjuangannya ini. Sedangkan 
perjuma2 di Tanah KAro...belum tentu ada yang peduli.

Pengalaman hidup masyarakat Karo yang sering dibohongi oleh penguasa akan 
membuat mereka pesimis dengan kata "berjuang untuk karo".  Sudah jelas 
sekali...dalan2 i tanah Karo ceda kerina...dan janji-janji untuk KARO sudah 
tidak asing lagi ditelinga ketika jelang pemilu.  

Belum ada satu model pribadi sampai saat ini yang muncul yang benar2 dipercaya 
oleh masyarakat Karo. Tanpa diminta pun masyarakat akan meminta orang yang 
berintegritas dan memperjuangkan KARO (kalau ada) untuk memimpin masyarakat 
Karo...

e saja pendapatku sebagai masyarakat awam...

Bujur
Nomi
 

 


      

Kirim email ke