Assal�mu'alaykum warahmatull�hi wabarak�tuh
Ijinkanlah kami yang dangkal memberi respons sbb :

>Assal�mu'alaikum warahmatull�hi wabarak�tuh.
>
>Saya pernah mendengar ucapan seorang Da'i, ayat-ayat Allah dapat
>dibagi dua, yaitu ayat-ayat yang tersurat dan ayat-ayat yang
>tersirat. Kitab-kitab suci, terutama Al Qur'an, merupakan ayat-ayat
>yang tersurat; sedangkan benda-benda lain yang bertebaran di alam
>semesta ini merupakan ayat-ayat yang tersirat.
>
>Di balik kedua jenis ayat itu tersembunyi sebuah sistem alam
>semesta; mirip dengan sistem operasi pada komputer kita. Boleh juga
>kita sebut, sistem itu ibarat tali pengikat pada tasbih, alat bantu
>dzikir kita. Butir-butir tasbih adalah semua benda di alam semesta
>ini, sedangkan tali itu merupakan sistemnya. Saya punya hipotesis
>[yang masih perlu diuji] bahwa salah satu aspek Allah adalah sistem
>itu sendiri. Semua makhluk bergerak menurut sistem itu. Tali tasbih
>itu hanya satu, tapi ia menembus dan merangkai semua butir tasbih.
>Kalau tiap individu makhluk hidup adalah sebuat butiran tasbih, maka
>terlihat bahwa sesungguhnya Allah itu berada di dalam diri tiap
>makhluk, tetapi juga sekaligus di luarnya.

Kami berpendapat bahwa sistem alam semesta Makrokosmos ini yang
terdiri dari galaxy, bintang, planit, komet, black holes, pulsar, bulan,
asteroid, dll adalah tunduk sujud pada highway-nya (orbitnya) masings
dengan gaya-gaya yang tersirat, praktis dalam pemahaman kami yang
dangkal adalah : Mereka adalah suatu nizam atau jamaat Allah SWT,
eksistensi disiplin keteraturan orbital makrokosmos ini semestinya dipahami
sebagai contoh bagi mikrokosmos !, tatanan makro skala semesta
alam ini dapat bertahan sampai saat ini dan sampai Allah SWT menghendaki
utk. berakhir, karena mereka adalah 1 jamaat Allah SWT.
Tinggal makrokosmos yang diberi kebebasan apakah mau mencontoh
makrokosmos atau bagaimana?
>Sorga, neraka, misi hidup, takdir, kehendak, nafsu, hukum
>sebab-akibat (karma) dll., semuanya tercakup di dalam sistem itu.
>Kitab-kitab suci pada hakikatnya merupakan penjelas dari sistem itu,
>dan mengajarkan kepada manusia agar pandai-pandai menempatkan diri
>di dalam sistem itu agar masing-masing individu mencapai kebahagiaan
>dan keselamatan yang optimal.
Terdapat dua hukum : hukum Alam dan Syariat
praktisnya adalah :
Pelanggaran terhadap hukum Alam berakibat spontan dan diterima
didunia ini, misalnya: bensin di sulut api akan terbakar, astronot
yang bocor kapsulnya diluar angkasa akan meninggal karena kehabisan oksigen
dsb.
Pelanggaran hukum syariat akibatnya akan diterima kelak di alam akhirat /
baka namun barangkali ada dispensasi untuk mencicilnya
sehingga tidak terlalu berat rapel-nya nanti?.
Skala makrokosmos dengan anggota dan jarak berskala astronomis, bisa selamat
sampai sekarang karena mereka disiplin dalam 1 jamaat
yang dibentuk Allah SWT.
Ini pendapat saya yang dangkal sehingga status relatip bagi pendapat
saya diatas.
Wassal�mu'alaykum warahmatull�hi wabarak�tuh
n.aryana


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke