Tubagus Syamsudin wrote:

> Assalamu alaikum wr wb
>
> Sedikit komentar dari orang awam.
> Saya lebih setuju dengan pendapat pak Ali Abidin ttg faham
> Pantheisme ini - yang mirip lagu January Christy. Dan bahwa
> Allah lebih dekat dengan urat leher kita sendiri - saya rasa
> tidak bisa ditafsirkan begitu saja sebagai manunggaling kawula
> gusti - itu semata-mata KeserbaMahaTahuan Alloh ttg makhluqnya.
>
> Ttg diskusi masalah ini saya fikir milis bukan wahana yang
> tepat karena begitu berat topiknya dan perlu sangat-sangat
> hati-hati.
>

Ya. Topik-topik tasawuf yang begini memang agak "riskan" untuk
dibicarakan di milis (publik), harus ekstra hati-hati. Pemahaman
masing-masing orang akan berbeda-beda menurut maqam-nya
masing-masing (seperti posting P' Sunarman tentang
"titik-titik").Dikhawatirkan justru akan menimbulkan "salah
kaprah" atau salah paham. Seperti contoh pada kaum Nasrani yang
menganggap Isa Almasih atau Yesus sebagai [anak] Tuhan.
Juga ucapan Sufi seperti "Ana Al Haq" yang bisa menimbulkan
"salah kaprah" masyarakat. Atau paham manunggaling kawulo gusti
yang sering "dikecam" oleh orang-orang Islam sendiri
(non-tasawuf). Walaupun hal-hal tersebut sebenarnya bisa
dijelaskan secara "ilmiah"  yang tinggi, namun belum tentu juga
bisa dipahami khalayak.

> Mohon maaf
> Wassalam



---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)



Kirim email ke