Assalamualaikum ww,

Menarik sekali judul yang dilontarkan mas Reda ini. Sudah sedemikian
panjang diskusinya,tapi kok kesimpulan saya berbeda dengan yang
didiskusikan di sini ya..(mohon kesediaan rekan-rekan untuk meluruskan
pendapat saya ini mungkin salah).

Pendapat saya, selama kita masih berpikir dan berlogika dan mencari-
cari analogi... selama itu pulalah kita berisi tapi kosong.

Sebaliknya di saat kita bingung siapa saya dan siapa engkau...
disaat itulah kita kosong tapi berisi...

Wassalamu'alaikum wr wb,
Wargino






Reda Adiyasa <[EMAIL PROTECTED]> on 03/16/99 08:19:55 PM

Please respond to [EMAIL PROTECTED]

To:   [EMAIL PROTECTED]
cc:    (bcc: Wargino Sihim)
Subject:  Re: [Tasawuf] BOTOL KOSONG




SK Karim wrote:
>
> Assalamualaikum ww,
>
> Sangat menarik permasalahan yang Mas Reda lontarkan.
> Nampaknya dangkal, tapi sebenarnya sangat dalam.
> Bak laut yang dalam akan tampak biru dan tenang,
>
> Kalau menilik dari masalah yang dilontarkan, yang tampak "hampang" tapi
> "abot", tampaknya Mas Reda ini paling tidak sudah pada maqam tertentu di
> tasawuf. Nampak-nampaknya lontaran ini merupakan suatu umpan untuk
> masing-masing individu agar menyadar hal ini.
>
> Rasa-rasanya, jawaban dari BOTOL-KOSONG inilah merupakan jalan tasawuf
> yang harus dilalui untuk mengisi dan membersihkan botoltersebut.
> Maaf ini pendapat saya pribadi.
>
> Kalau boleh dimisalkan botol, maka ada dua botol. Yaitu botol-raga dan
> botol-jiwa.
> Sekali lagi ini, menurut pendapat saya, mohon koreksi.
>
> Tapi kedua botol ini tidak berdiri masing-masing, mereka merupakan
> satu-kesatuan yang saling interaksi.Jadi botol tersebut terdiri dari dau
> lapisan yaitu lapisan botol raga dan lapisan botol jiwa.
>
> Isi dari kedua lapis botol ini ada sesuatu mungkin saja hati.....?
>
> Uniknya botol ini,
> Dengan mengisi botol ini,............ maka sekaligus mencucinya.
>
> Memang uraian saya ini bukan menjawab permintaan Mas Reda, tapi saya
> hanya coba menggambarkan botol yang ada dalam angan Mas.
> Mudah-mudahan ada rekan lain yang akan menambah dan megoreksi.
>
> Wassalam
> SKK.

Ass wr. wb

Maaf Mas Karim Kalau saya boleh menambahkan, botol memang boleh dua dan
mungkin juga
berlapis-lapis, tapi Botol tetap botol yang kosong, seandainya ada yang
bisa melihat isi
itupun kebanyakan diam. dan yang banyak dibicarakan/dikupas ya botol-botol
dan isi masih
tetap didiamkan, sehingga banyak perdebatan, perselisian, pertengkaran
hanya berbicara
Botol-botol yang berlapis-lapis, tanpa menyentuk isi, sehingga botol masih
tetap kosong
tanpa isi.

wss
ra





---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke