Assalamu a'laikum Wr.Wb.
Mohon maaf kepada para milis, bukannya maksud menggurui dalam menulis ini,
tetapi hanya berbagi pengetahuan yang minim agar bila ditambah oleh para
milis yang lain, maka bertambah banyaklah pengetahuan kita akan syari'at
dalam beragama yang benar.
Masalah Bid'ah ini akan panjang pembahasannya mengingat bid'ah itu ada
bermacam macam, dan masing2 ada bahasannya, dan mungkin tidak bisa diposting
sekaligus dalam milis ini, sehingga mungkin dapat dibijaksanai
untuk diposting dalam beberapa tahap.
Pengertian secara umum tentang Bid'ah adalah : Mengada-adakan atau
menambah-nambah sesuatu perkara/pekerjaan yang berkaitan dengan hukum dalam
Ibadat dan Aqidah, dimana perbuatan-perbuatan itu tidak pernah ada dilakukan
atau tidak ada contoh yang dikerjakan dan diperintahkan oleh Rasulullah saw
kepada umatnya.
Pembagian Bid'ah :
Para 'ulama ahli ushul fiqih telah sepakat menetapkan pembagian bid'ah itu
kedalam dua bagian yaitu :
A. Bid'ah 'Amm (umum);
Macam2nya : Fi'liyyah dan Tarkiyyah, I'tiqadiyyah dan 'Amaliyyah,
Zamaniyyah, Makaniyyah dan Haliyyah, Haqiqiyyah
dan Idhafiyyah, Kulliyyah dan Juz-iyyah, 'Ibadiyyah
dan 'Adiyyah. (masing2 ada penjelasannya).
B. Bid'ah Khash (khusus):
Macam2nya : Bid'ah wajibah, Bid'ah Mandubah, Bid'ah Mubahah,
Bid'ah Muharramah, Bid'ah Makruhah.
(masing2 juga ada pembahasannya).
Contoh2 Bid'ah : (haqiqiyyah)
Bid'ah Haqiqiyyah : yaitu suatu perbuatan yang tidak ada dalilnya sedikitpun
baik dalil Al-qur'an, Sunnah rasul, dan ijma' maupun istidlal yang mu'tabar
dari para ahli ilmu agama dengan ringkas atau panjang, contoh2 :
1. Mendekatkan diri kepada Allah swt dengan cara menjadi Rahib.
2. Menyiksa diri dengan berbagai macam siksa dgn tujuan agar lekas mati
untuk segera memperoleh kemuliaan disyurga.
3. Menyerahkan hukum agama kepada 'aqal-fikiran manusia, dan menolak
nash-nash yang terang dari Allah dan Rasul-Nya.
4. Menyamakan urusan riba dengan jual beli dengan dalih sama2 mencari
keuntungan.
5. Mengerjakan rukun sholat dengan dibalik-balik rukunnya, misalnya ruku'
2 kali dan sujud satu kali, dll.
6. Puasa (Ramadhan) dimalam hari dan berbuka disiang hari.
7. Mengadakan thawaf ditempat lain (bukan di sekeliling ka'ba) misalnya
ditempat2 yang dianggap keramat.
8. Ber-wukuf ditempat lain selain dari Arafah, sebagai ganti Arafah.
Contoh Bid'ah Idhafiyyah
Bid'ah Idhafiyyah, yaitu suatu perbuatan yang terdapat padanya dua unsur
yang bercampur, yakni bila dilihat atau dihubungkan dengan dalil atau sunnah
kelihatannya bukan perbuatan bid'ah, tetapi bila dilihat dari sisi yang
lain, per
buatan itu menjadi bid'ah, contoh ;
1. Sholat Ragha-ib atau sholat 12 raka'at pada malam Jum'at minggu pertama
bulan Rajab dengan cara2 tertentu, dilihat dari satu jurusan perbuatan
sholat adalah mengikut sunnah Rasul, tetapi dilihat dari jurusan lain
sholat
sunnah tsb tidak pernah diperintahkan/dicontohkan oleh Nabi saw.
2. Sholat Nishfu Sya'ban, yaitu sholat 100 raka'at pada malam 15 bulan
sya'ban. ( Tidak ada contoh/perintah dari Rasulullah saw.)
3. Sholat sunnah sehabis Fardhu Subuh dan Fardhu Ashyar, (bahkan sholat
sunnah tsb dilarang Rasulullah).
4. Mengerjakan Adzan dan Iqamat pada sholat hari raya Idul-Fitri, dan sholat
gerhana mata hari/bulan.
5. Membaca shalawat dan salam sehabis adzan dengan nyaring, dan menjadi
kannya sebagai lafaz adzan.
6. Membaca adzan dan iqamat dengan suara keras pada saat menguburkan
mayat.
7. Membaca istighfar sehabis sholat berjamaah dengan suara nyaring dan
dibacakan bersama-sama.
8. Membaca ayat-ayat Al-qur'an diatas kuburan, membaca ayat2 Al-qur'an
dan zikir dengan suara nyaring dan dilakukan bersama-sama didepan
jenazah.
Dan lain2 contoh yang belum sempat disebutkan disini.
Contoh2 perbuatan diatas membuat umat menjadi kabur bagi mereka yang
tidak hati-hati, sebab perbuatan sholat, membaca Al-Qur'an, adzan, iqamat,
kalau dilihat dari jurusan lain, seakan-akan disunnahkan, tetapi bila
dilihat
dari sisi yang lain perbuatan2 tersebut tidak diperintahkan/tidak
dicontohkan
oleh Rasulullah.
Disamping itu ada juga perbuatan2 bid'ah yang menyangkut dalam urusan2
adat misalnya ( urusan jual beli, kawin/cerai, sewa menyewa, hukum hukum
penganiayaan), dan lain2, yang belum sempat dijelaskan disini.
"Innallaha hajabattaubat 'alakullishahibi bid'atin hatta yada 'abid'atahu"
(Sesungguhnya Allah mendinding (menutup) taubat dari pada tiap-tiap
orang yang ahli bid'ah, sehingga ia meningalkan bid'ah-nya).
(HR : Riawat; Ath-Thabarani).
Saya bersyukur ada Ijma' para ulama yang dikumpulkan dalam ilmu fiqih,
sebab dari padanya hukum dan rukun sholat dan lain-lain, umat islam
dapat mempelajarinya.
Sebab setahu saya didalam Al-Qur'an hal sholat tidak disebut secara
mendetail, seperti yang diterangkan dalam ilmu fiqih, kecuali soal wudhu
dibahas agak panjang didalam Al-Qur'an.
Jika kita perhatikan Ayat-ayat Al-Qur'an, ada ayat-ayat yang sudah jelas
adanya ( ayat Al-qur'an diterangkan oleh ayat Al-qur'an juga), dan ada ayat
ayat Al-qur'an yang diterangkan oleh hadish, sehingga untuk mengkaji
suatu dalil Al-Qur'an, hendaknya membaca hadish yang menerangkannya,
dan Tafsir-tafsir ayat Al-qur'an seperti, Tafsir Almaraghy, Ibnu Katsir,
Jalala'in,
Tafsir Al-Azhar, sehingga menjadi jelaslah apa yang kurang kita pahami
tentang urusan2 dalam agama Islam.
Jadi bila masih ada orang2 Islam yang menyalahkan Ijma' para ulama tentang
Fiqih dan lain-lain yang mana mereka sudah berusaha menjelaskan rambu2
yang menjadikan kita tahu apa yang harus dihindari, maka saya kurang se
pendapat dengan itu.
"Ibnu Taimiyah" melarang perbuatan mempelajari Ilmu agama langsung dari
Allah, tanpa melalui syariat2 Rasulullah saw, karena beliau takut, nanti2
ilmu tersebut berasal dari mahluk ghaib yang menyamar menjadi Malaikat
Jibril yang datang sebagai pemabawa rahmat atau pembimbing, dan menjadi
kaburlah diri manusia antara hambah Allah dan hambah syaitan.
Wallahu a'lam
Wassalamu a'laikum
H.Nading
> ---------
> Subject: RE: [Tasawuf] Bahaya Bid'ah Bagi yang mengerjakannya.
>
> Assalaamu 'alaikum wr. wb.
>
> Tolong pak Nading cerita lebih jauh apa yang dimaksud dengan Bid'ah pada
> posting ini.... Ada 2 cap buruk yang dulu paling sering dilontarkan oleh
> pihak Wahabi terhadap praktek-praktek tertentu dari golongan umat islam
> lainnya, yaitu cap 'syirik' dan cap 'bidah' ini. Makanya saya rada alergi
> mendengar kedua kata ini. :-)
>
> Wassalaamu 'alaikum wr. wb.
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
> Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
> Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)
>
>
---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)