> Sebenarnya Allah bisa kita jumpai didunia, kita bisa berdialog
> denganNya, kita bisa bertanya kepadaNya, kita bisa mengadu kepadaNya.
> Itulah beberapa uraian yang pernah terdengar. Jadi menurut pendapat
> tersebut kita harus berjumpa denganNya didunia, kita harus bersama
> denganNya didunia, kita harus menjadikan DIA sebagai saksi di dunia,
> kita harus menjadikan DIA pengawas di dunia. .............. dst;
> Apakah benar pendapat ini ?
> Bagaimana caranya agar bisa dicapai ?

Assalamu'alaikum

Sekedar ingin menanggapi sejauh pengetahuan yang saya punya :
Apakah kita dapat mencapai Allah di dunia, tentunya sesuatu yang terbatas
seperti kita tidaklah mungkin dapat mencapai hal yang tak terbatas. Yang
dapat kita lakukan hanyalah mendekat pada Allah. Perjalanan menuju Allah,
bukanlah seperti perjalanan biasa, misalnya saja perjalanan dari Bandung
ke Jakarta, kita tidak disebut telah sampai di Jakarta bila masih sampai
di Bogor. Namun perjalanan menuju Allah berbeda, sebab Allah ada di
sepanjang perjalanan. Pencapaian pada Allah pada masing-masing orang
tergantung pada sejauh mana kita mampu menempuh perjalanan tersebut. 
Lalu indikator apa yang dapat kita pakai dalam mengukur kedekatan kita
pada Allah ? Yaitu sejauh mana kita dapat menghadirkan Allah pada
kehidupan kita, misalnya saja kita hanya menghadirkan Allah pada sholat
lima waktu saja, maka itulah kedekatan kita pada Allah.
Wallahu 'Alam

Wassalamu'alaikum


---------------------------------------------------------------------
Daftar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Keluar Keanggotaan, e-mail (kosong): [EMAIL PROTECTED]
Dokumentasi Milis : http://www.mail-archive.com/[email protected]
Sumbangan Milis : BCA No. Rek 2311222751 (a.n Muhammad Sigit P)




Kirim email ke