On Sunday 09 January 2005 22:56, JamesA wrote:
> Rekan2, kebetulan salah seorang teman akan ikut membantu menerjemahkan
> GNOME 2.8 desktop ke bahasa Indonesia.
>
> Apakah kira2 ada "acuan" atau "pedoman" bahasa yang bisa kita
> perhatikan? Misalnya saja, istilah2 teknologi informasi yang baku dan
> umum untuk pengguna awam.
>
> Saya juga sekilas mengintip beberapa hasil terjemahan GNOME 2.8 ke
> bahasa Indonesia dan mendapatkan cuplikan sbb :
>
> msgid "Save Backtrace"
> msgstr "Simpan Napaktilas"
>
> Yang ingin saya tanyakan di sini, apakah hal seperti ini termasuk baku?
> Karena memang sulit mencari padanan kata "Backtrace". Tapi "Napaktilas"
> apa ndak lebih sulit dimengerti lagi?

ada beberapa informasi mengenai ini di halamannya pak IMW
http://wiryana.pandu.org/Next-WINBI/

menurut pengalaman, saya melihat belum ada pembakuan istilah. penerjemah punya 
preferensi masing-masing, mulai dari penerjemah yang tidak melakukan 
translasi istilah sama sekali, sampai ke penerjemah yang selalu berusaha 
melakukan translasi semua istilah (misalnya mas amal :))

menurut saya keduanya gak masalah, namanya juga proses, lama-lama akan ada 
juga pembakuan yang bisa diterima semua pihak, baik itu dengan cara melakukan 
penyerapan istilah bahasa asing, atau dengan menggunakan istilah 'asli' 
bahasa indonesia

sekadar informasi, bulan ini insya allah akan dirilis blankonlinux, distribusi 
linux yang salah satu fiturnya adalah berbahasa indonesia (artinya cuma ada 
l10n bahasa indonesia walaupun masih banyak frasa yang belum terlokalisasi), 
mungkin nanti kalau sudah rilis, rekan2 yang tertarik dengan penerjemahan 
dapat mencoba distro ini. kalau dalam satu distro, nanti bisa kelihatan 
perbedaan preferensi antar penerjemah, langkah selanjutnya adalah 
penyeragaman istilah, bukan cuma dalam satu aplikasi, tapi untuk keseluruhan 
distro, kalau bisa juga untuk sistem operasi lain (misalnya windows)

Kirim email ke