2005/11/22, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]>: > Pasalnya, kita sudah coba cara lama / konvensional (seperti > yang diceritakan Pakcik dengan software house kecil2), > tapi gak jalan.
pak Budi berharap kita bisa jalan dengan yang gede, tapi gak jalan dengan yang kecil? > Industri elektronika Indonesia, saat ini EKSPOR ke luar negeri > adalah sekitar 6 milyar US. Tenaga kerjanya puluhan ribu orang. Ini saya setuju Pak. Terus di perjuangkan ini. > Pakcik mungkin bisa membantu saya menjawab tantangan itu? > Emangnya industri software Indonesia bisa menghasilkan apa? > (Dan seberapa besar?) Mungkin zero Pak. Jadi BHTV gak ada agenda buat software industry? Jadi buat apa Microsoft, Google, dan lain2 itu ditunggu Pak? Suruh orang itu bikin pabrik elektronika? > Tanya aja sama Carlos tentang situasi di Silicon Valley. > Gak hebat2 amat (SDM, infrastructure, dsb.). > [Makanya Carlos heran, kok inovasi / ide yang mungkin kelihatan > sederhana dari aplikasi2 baru munculnya di sana?] Ini fact, kenapa disana? SDM nya emang lebih baik. > My point is, orang di sana juga tidak sedemikian hebat kok. > Saya yang termasuk biasa aja di Indonesia bisa masuk > jajaran orang2 di sana, apalagi rekan-rekan yang pinter2. hehe .. Pernah dengar begini gak Pak? "Dia itu gak hebat/pinter kok, karna rajin aja bisa begitu" Bukankah orang yang gak bisa rajin itu adalah orang goblok? Sama dengan mereka itu gak ada apa2nya kok, hanya bisa GET THE JOB DONE. Sekali lagi, bukankah orang yang gak bisa GET THE JOB DONE itu orang goblok? Tapi mungkin ini bisa di perbaiki. Makanya selalu gue bilang Task no.1 itu adalah SDM. Selama ini gak bisa dipecahkan, no way. Karna industri ini tentang SDM. Issue kerjaan di US lari ke India bukankah itu tentang issue SDM? Ada SDM untuk mengerjakan kerjaan di India. And don't tell me that India is nothing, hanya bisa GET THE JOB DONE. Kecuali emang BHTV maunya industri yang padat karya, yang pake otot. Saya sangat mendukung ini. Karna kita punya banyak otot. > Makanya, saya pingin pakcik jalan2 ke Silicon Valley. > Tinggal di sana barang 2 mingguan. > Wake up and smell the coffee. iya nih. :) pengen .. lagi tunggu siapa tau kecipratan, mungkin bentar lagi ada yang IPO disini, with 10 digits business :) -- Pakcik Lagi "Mimpi" ke Palley
