Saya sebagai seorang mahasiswa yang berada di kelas pak Samik ingin berusaha menjawab sedikit. Entah karena dosennya atau apa, tapi kami cenderung lebih terbuka untuk berdiskusi dan bertanya di dalam kelas2 Pak Samik ketimbang dalam kelas lainnya. Mungkin masalah aura :)
Tapi itu juga kembali kepada pribadi masing2 mahasiswanya. Pada umumnya sih kami (suara jeritan hati) malas bertanya karena "takut". Takut mengeluarkan pertanyaan yg terkesan konyol bagi teman2 yang lain, takut dinilai tidak memperhatikan (apalagi kalau pertanyaannya adalah pertanyaan yang sudah dibahas sebelumnya). Mungkin memang bukan cara yang baik, tapi biasanya "pancingan" yang bersifat menguntungkan memang lebih kami sukai (as mahasiswa tentunya), meski akan merepotkan sang dosen. Misalnya saja waktu kuliah OS dulu, pak Samik memberikan kupon bagi siapa saja yang bertanya dan menjawab pertanyaan, sehingga kami berlomba2 untuk mengumpulkan kupon tersebut karena dari kupon itu ada sekian persen penilaian :) On 1/5/06, Budi Rahardjo <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Tanya ke pak Samik: "Apakah mahasiswa berani bertanya > di kelas bapak?" ;-) > Saya bingung karena untuk memancing pertanyaan saja > membutuhkan usaha yang keras. > Apalagi membangun diskusi :( > > Tips? tricks? > > -- budi > -- Ferry Haris (FeHa) http://www.chrans.net
