Haturan baraya sadaya...daramang...!!!??? Ngenaan Jati Gede dina PR poe kamari aya bahasanana, mangga kanu teu acan ngaos mudah-mudahan aya manfaatna. (punten teu disundakeun) Cag...ah, hatur nuhun.
BM'69 Projek Jatigede Pemborosan? Dengan Rehabilitasi Bisa Hemat Rp 5,5 Triliun BANDUNG, (PR). Pembangunan Waduk Jatigede yang akan menelan biaya 792 juta dolar AS atau sekira Rp 7 triliun dipastikan memboroskan uang negara Rp 5,5 triliun. Permasalahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Cimanuk itu sebenarnya bisa diselesaikan dengan rehabilitasi lahan kritis di hulu sungai yang hanya memerlukan biaya Rp 1,5 triliun. Demikian diungkapkan Anggota Dewan Pakar Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda (DPKLTS), Sobirin, akhir pekan lalu. "Selama kawasan hulu Cimanuk tidak segera direhabilitasi, selama itu pula Cimanuk akan menimbulkan masalah. Padahal, pembangunan waduk berarti mengubah bentang alam secara drastis dan menenggelamkan berbagai kekayaan alam yang ada di kawasan itu," katanya. Sobirin mengatakan hasil studi konsultan "Colenco Power Engineering" dan "Binnie Black & Veatch" menyebutkan biaya 792 juta dolar AS itu meliputi 361 juta dolar AS (Rp 3,2 triliun) untuk bendungan Jatigede dan pekerjaan pendukungnya, 280 juta dolar AS (Rp 2,5 triliun) untuk pengembangan irigasi, 24 juta dolar AS (Rp 212 miliar) untuk permukiman, 23 juta dolar AS (Rp 203 miliar) untuk hal-hal lain, dan 104 juta dolar AS (Rp 920 miliar) untuk bunga pinjaman. "Ironisnya, uang sebesar itu merupakan hasil pinjaman," katanya. Ditegaskannya, berdasarkan jenis tanah, curah hujan dan kemiringan lereng, DAS Cimanuk setidaknya membutuhkan kawasan lindung seluas 161.472 hektare. "Menurut data yang ada, lahan kritis di DAS Cimanuk hulu telah mencapai seluas 169.635 hektare." "Sehingga seluruh kawasan lindung di DAS Cimanuk dipastikan mengalami degradasi yang sangat hebat. Dengan asumsi erosi setebal 2,5 mm per tahun, maka jumlah total lahan subur dari hulu DAS yang terangkut ke hilir adalah 4.240.875 m3/tahun atau setara dengan 8.481.750 ton/tahun," katanya. Berdasarkan itu, perhitungan rehabilitasi lahan kritis seluas 169.635 ha hanya membutuhkan biaya Rp 1 triliun dengan asumsi harga bibit tanaman hutan dihargai Rp 4 ribu/bibit dan setiap hektarenya ditanami 1.500 bibit. "Jadi biaya yang diperlukan Rp 4 ribu x 1.500 bibit x 169.635 hektar = Rp 1 triliun. Bila ditotal dengan biaya pemeliharaan, jumlah seluruhnya paling hanya sekira Rp 1,5 triliun," katanya. Beban fisik Dikatakan Sobirin, Sungai Cimanuk yang sedang sakit semestinya jangan diberi beban fisik, tetapi harus disembuhkan dulu dengan pemulihan kembali kawasan lindung untuk memperbaiki tata airnya Sayangnya, upaya rehabilitasi alam cenderung selalu diabaikan. Padahal bila kawasan tangkapan air di hulu DAS Cimanuk dipulihkan dari kekritisannya dan berfungsi lindung kembali, Waduk Jatigede tidak perlu dibangun. "Selain itu, rehabilitasi lahan juga akan menguntungkan masyarakat tepi hutan karena pelaksanaannya dapat dilakukan secara padat karya" katanya. Sementara itu, Deputi Menteri Negara Lingkungan Hidup Bidang Pengembangan Peran Masyarakat, Ir. Arie D.D. Djoekardi, M.A., mengakui rehabilitasi hutan di hulu Sungai Cimanuk lebih tepat dilakukan dibandingkan membuat waduk. "Hanya, pada saat ini, ada kecenderungan pembangunan dilakukan berdasarkan pendekatan projek sehingga projek yang membutuhkan dana lebih besar cenderung lebih menarik untuk dipilih," katanya. Arie mengakui paradigma berpikir seperti itu harus diubah bila lingkungan ingin lestari. "Paradigma pendekatan projek merupakan warisan pemerintahan masa lalu yang masih sulit diubah oleh pemerintah maupun masyarakat saat ini. Kita harus berjuang lebih keras lagi untuk mengubah pola pikir yang salah itu," katanya. (A-129) *** --- In [EMAIL PROTECTED], "Iskandar A. Adnan" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > JAtigede..hiji masalah anu ngaganggayong rahayat Darmaraja, Cadas sareng > > wado. Abdi warga Jatigede hoyong hirup siga daerah anu sanes anu > > makmur.....sabab abdi ge rahayat Indonesia sami ngagem Pancasila sareng > > UUD 1945. Tiasa dibayangkeun kapungkur dilembur abdi listrik teu asup > > padahal di lembur sagigireun asup listrik. Dulur pada mencal, exodus, anu > > beunghar pararindah padahal penggerak ekonomi. Kapeurih mangsa keur > > sangsara masih kasipen dina jero hate. Kadang kala sok hayang ngoceak > > BANGSAT PAMARENTAH!....tapi sadar kana diri jeung wiwaha...anu pasti > > kuring rahayat Jatigede hayang makmur. titik.....! Ngan deudeuh pajaratan > > pun Aki...upami enya janten jatigede...pek tilem ngan dina hate kuring > > moal tilem salawasna. > isk ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Yahoo! Domains - Claim yours for only $14.70 http://us.click.yahoo.com/Z1wmxD/DREIAA/yQLSAA/0EHolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Komunitas UrangSunda --> http://www.UrangSunda.or.id Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/urangsunda/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/

