Saya setuju juga kalo pelabuhan Buleleng dijadikan "museum", dan kalo
mau buat yang baru kearah timur saja selain yang sudah ada di Celukan
Bawang.
mw

> ----------
> From:         asti musman[SMTP:[EMAIL PROTECTED]
> Reply To:     [EMAIL PROTECTED]
> Sent:         Saturday, May 31, 2003 4:48 PM
> To:   [EMAIL PROTECTED]
> Subject:      [bali] Re: Buleleng & Cultural Heritage Conservation
> 
> Teman-teman yang peduli pelabuhan Buleleng,
> Ketika saya menonton sinetron� Api Cinta Antonio Blanco di TV beberapa
> tahun lalu, saya lihat salah satu lokasi syuting yang digunakan adalah
> pelabuhan Buleleng. Dalam sinetron itu, kantor-kantor di pelabuhan
> difungsikan lagi tanpa merombak sedikit pun bangunannya. Asli dan
> penuh makna, hingga saya pikir� bangunan itu masih difungsikan hingga
> kini.
> Lantas, bulan� Februari 2003, saya bersama mbak Restu(USAID)�serta
> mbak�Widi sempat melakukan clean up di pelabuhan itu. Saya lihat,
> banyak bangunan yang nampaknya� berusaha dialihfungsikan sebagai kafe,
> namun bangkrut(apa ditutup?). Barangkali karena bangunannya nampak
> serem di malam hari, hi,hi,hi
> Sementara bangunan lainnya tidak terawat.
> Tapi biarlah semuanya utuh seperti adanya. Usulan saya bangunan itu
> untuk museum saja. Makanya berkaitan dengan diskusi�di markasnya Popo,
> sebaiknya memang harus segera ada langkah kongrit. Sambutan hangat pak
> Wisnaya sebagai warga Buleleng untuk rembug soal�penataan pelabuhan
> Buleleng (khususnya) dan tempat bersejarah lain�juga perlu dipikirkan
> realisasinya.
> Yang pasti, cepat bertindak -lah bagi yang mampu melakukannya. Saya
> dorong, dorong dan dorong.
> �
> Asti Musman - Radio Global FM�
> 
> Gde Wisnaya Wisna <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>       Yth.Pak Popo dkk,
>       �Agak menyedihkan, bahwa dalam pelaksanaan proyek ini, prosedur
> dan mekanismenya ternyata amburadul. Kontraktor tidak melihat hasil
> studi Culturtal Heritage Conservation, dan pejabat pemda yang di
> lapangan juga tidak memahami hal-hal yang harus dikerjakan. Jelas
> terlihat adanya 'gap' antara rencana, perencanaan, pelaksanaan,
> pelaksana, monitoring dan�controlling. Rencana dan perencanaannya yang
> baik serta sempurna tapi tidak dilaksanakan tentu harus dicari
> penyebabnya.
>       �
>       Sangat diperlukan juklak untuk mengatasi masalah kelemahan
> pemahaman 'pelaksana proyek' atas� spirit dari rencana yang telah
> dibuat. Pengawas harus menjaga agar pelaksana bekerja sesuai dengan
> perencanaan.
>       �
>       Saya kira mutlak dilakukan kajian dalam segala aspek dari proyek
> ini, setelah kita mengetahui adanya penyimpangan pelaksanaan dan hasil
> studi. Jika terlambat kajian ini, maka kita khawatir pinjaman dari
> worldbank akan sia-sia untuk melestarikan peninggalan budaya.
>       �
>       Saya ingin mengusulkan, bagaimana sekali-sekali evaluasi ulang
> proyek ini dilakukan di singaraja ? LP3B Buleleng siap memfasilitasi
> pertemuan tersebut.
>       �
>       Rahayu
>       Gde Wisnaya�
>               ----- Original Message ----- 
>               From: popodanes <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
>               To: [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
> [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
> [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
> [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
> [EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ;
> [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  ; paraco! [EMAIL PROTECTED]
> <mailto:[EMAIL PROTECTED]>  
>               Sent: Monday, May 26, 2003 3:28 PM
>               Subject: [bali] Buleleng & Cultural Heritage
> Conservation
> 
> 
>               Dear all,
>               �
>               Pertemuan yang lalu, pada hari Senin, 19 Mei, dihadiri
> oleh Bp. Suhadi Hadiwinoto dari Worldbank, Purnomo dari PPCU Bali,
> Wayan Hartana dari PPCU Bali, Putu Rumawan Salain,� dari team ahli
> project CHC, Popo Danes, Demer, Yudha Saka, Ngurah Paramartha, Yudi
> Gautama, Agus Sulendra, Ketut Sarjana, Wayan Silur, Ketut Englan,
> Nyoman Suma Argawa, dan Anindya Putra dari Bappeda Kodya Denpasar.
>               �
>               Pertemuan ini menyambung pertemuan sebelumnya, serta
> menyampaikan hasil peninjauan lapangan di Singaraja pada pagi hingga
> siang hari yang sama. Permasalahan-permasalahan yang ditemui merupakan
> konfirmasi dari sinyalemen sebelumnya yang tidak melihat adanya
> keterkaitan antara apa yang dilakukan di lapangan dengan hasil study
> yang dibuat terdahulu.
>               �
>               Ada beberapa hal yang konyol, perencana proyek yang
> dilaksanakan sekarang, CV. Sad Cipta Laras, tidak pernah melihat hasil
> study Cultural Heritage Conservation yang harus diimplementasikan.
> Pada saat kunjungan ke lokasi Pelabuhan Buleleng, seorang pejabat
> pemda menyampaikan bahwa proyek segera dimulai. Untuk itu mereka akan
> segera membongkar bangunan bergaya art-deco kantor bea dan cukai yang
> ada di pelabuhan. Pembongkaran itu katanya atas perintah pak Bupati.
> Saat ditanyakan, apakah memang sudah ada perencanaan yang konkret,
> kenapa sampai bangunan itu dibongkar, katanya biar lokasi diratakan
> dulu, setelah itu akan dibuat perencanaannya. What a surprise ! Kok
> bisa ya, mereka mikirnya seperti itu.
>               �
>               Juga ada rencana bupati untuk membangun patung Ki Barak
> Panji Sakti di depan Puri, di bekas bangunan kantor camat, dan sampai
> saat ini masih belum memiliki konsep yang jelas.
>               �
>               Forum menginginkan untuk mengagendakan rapat berikutnya
> untuk menyusun beberapa point penting yang sangat perlu diperhatikan
> untuk kelangsungan proyek ini, yang ingin kita sampaikan langsung ke
> Bupati Buleleng.
>               �
>               Untuk itu, kami sangat mengharapkan kehadiran
> rekan-rekan lebih banyak lagi untuk hadir dalam pertemuan berikutnya
> pada hari Rabu, 28 Mei 2003, jam 19.30 wita, bertempat di Jalan Hayam
> Wuruk 159 Denpasar.
>               �
>               Terimakasih dan salam,
>               Popo Danes
> �   �
> 
> Do you Yahoo!?
> Free online calendar
> <http://us.rd.yahoo.com/mail_us/tag/*http://calendar.yahoo.com>  with
> sync to Outlook(TM).
> 

--
Milis Diskusi Anggota LP3B Bali Indonesia.

Publikasi     : http://www.lp3b.or.id
Arsip         : http://bali.lp3b.or.id
Moderators    : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Berlangganan  : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>
Henti Langgan : <mailto: [EMAIL PROTECTED]>

Kirim email ke