Hall bung Doddie! 

 

Terima kasih atas sumbang-saran-nya, ini adalah bentuk intelektualitas
praktis, berdebat dalam kedewasaan,  I loved it

Untuk mendapatkan penjelasan yang lebih memuaskan tentang mengapa saya
ikut berpikir bahwa pola hidup kita sudah di information age, 

Saya sarankan anda untuk mendengarkan audio book dari Robert Taro
Kiyosaki yang berjudul FREDOM or SECURITY.

Saya mendapatkan penjelasan yang sangat logis tentang mengapa pola
tingkah laku yang terbiasa kita lakukan di Industrial Age will not
work in Information Age

Klo Bung Doddie mau, saya bisa uploadkan di Free server dan bisa di
download bebas selama 1 bulan.

 

Saya sepakat dengan yang Bung dodie sebutkan di bawah, tapi ada yang
kurang masuk dalam pola pikir saya.

Bagi saya information age adalah, ketika segala sesuatunya dilakukan
dan direncanakan dan diputuskan dengan pertimbangan informative, atau
telaah informasi tentang sesuatu itu sendiri. Anggap saja seperti ini:
pemerintah tidak akan mengurangi subsidi BBM, kalau tidak tahu kalau
harga minyak dunia naik, dalam hal ini, informasi menjadi hal yang
PALING menentukan, Saya kurang sepakat kalau bung Doddie bilang "Dunia
Infomasi; ketika pecakapan dan segala interaksi itu telah dimediasi
oleh komputer, internet, telpon seluler, teknologi GPS, internasional
brand, kehebatan MLM" (contohnya: goyangan ngebor Inul Daratista
sangat terkenal dipelosok Indonesia, padahal Inul sama sekali tidak
menyewa agen periklanan untuk memasarkan goyangannya. Tetapi melalui
"mulut-ke-mulut" oleh masyarakat kita)

Ini kontradiktif, Information age menitikberatkan pad INFORMASI-nya
bukan MEDIA-nya!

Kalau di industrial age, andamemelihara sapi, atau menanam cabai tanpa
melakukan analisis pasar dulu toh?? Tapi langsung gitu aja!

Tapi coba lihat sekarang….petani aja mencari informasi
sejelas-jelasnya tentang suatu produk pertanian sebelum terjun ke
dalamnya.

 

Untuk point-nya bung Dodie akan bisa gambarkan grafiknya sendiri
setealh mendengar audio books tersebut.

 
Untuk tulisan yang bung Doddie anggap saya telan mentah-mentah: saya
punya kesenyawaan pola pikir dengan entah siapa yang menulisnya. Bagi
saya sangat naif jika kita sibuk bernostalgia tentang masa lalu: dulu
waktu saya begini....dulu waktu jaman saya jadi ini....
apa yang bisa dilakukan dengan kata dulu??!! hidup ini untuk masa
depan, dengan bercermin dari masa lalu.
Thanks for sharing 

 
Nengah



--- In [email protected], Dodie Christian
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Dear Nengah Sumerta..
> 
> Seandainya anda mau membedah apa itu Indusrial Age, atau setidaknya
memahami sehingga tidak semakin memperkeruh apa yang anda ucapkan sendiri.
> 
> Dunia Infomasi; ketika pecakapan dan segala interaksi itu telah
dimediasi oleh komputer, internet, telpon seluler, teknologi GPS,
internasional brand, kehebatan MLM, bahkan obrolan tiap hari pun telah
berubah menjadi pasar untuk peredaran produk (contohnya: goyangan
ngebor Inul Daratista sangat terkenal dipelosok Indonesia, padahal
Inul sama sekali tidak menyewa agen periklanan untuk memasarkan
goyangannya. Tetapi melalui "mulut-ke-mulut" oleh masyarakat kita)
> 
> Dimanakah poin bahwa sekarang kita telah meninggalkan dunia Industri?? 
> 
> 
> dan juga
> 
> 
> Untuk pernyataan:
> "BUTA LEBIH BAIK DARIPADA MELIHAT ROMANTISME KEAKUAN, TULI LEBIH
BAIK DARIPADA MENDENGAR ROMANTISME KEAKUAN"
> pernyataan tsb sangat-lah pasif dan mengajak untuk tidak melakukan
apa2 dan mari mati dengan tidak melakukan apapun. Sama seperti "kalo
kamu bukan A maka kamu adalah B" - "jika kamu mempunyai anggota
keluarga komunis, maka kamu adalah komunis..."
> 
> sedangkan pernyataan anda:
> Berhentilah mengharapkan kebahagiaan palsu yang dijanji-janjikan
oleh incumbent, Jika anda punya tanah, rajinlah menanam, jika anda
mengerti teknologi, berkreasilah untuk berbagi, jika anda seorang
mahasiswa, kritislah terhadap perubahan, tapi akan lebih humanistis
jika mengkritisi sesuatu menggunakan cara mahasiswa.
> ini justru mengajak melakukan sebuah aksi progress. ini keren!!!
namun sangat kontras dengan pepatah diatas...
> 
> Sekedar usul saja (kalo boleh siih), sebaiknya setiap permasalahan
sebaiknya di bedah dulu berdasarkan komposisinya, dan kalo ada tulisan
yg ga dikenal siapa penulisnya jangan asal ditelan mentah-mentah...
> 
> 
> PunkRockSong
> D
> 
> 
> 
> I Nengah Sumerta <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                       
           
>   Hallo Semeton
>    
>   Ijinkanlah saya menutip sebuah tulisan yang pernah tertulis oleh
orang tak dikenal di Kusen dan Tiang ruang Senat Faksas Unud:
>   "BUTA LEBIH BAIK DARIPADA MELIHAT ROMANTISME KEAKUAN, TULI LEBIH
BAIK DARIPADA MENDENGAR ROMANTISME KEAKUAN"
>    
>   Bagi saya pribadi, masa depan hanya bisa dihadapi dengan
perencanaan untuk kesejahteraan pribadi, kita wajib berjuang untuk
menyambung hidup kita sendiri.
>   Berhentilah mengharapkan kebahagiaan palsu yang dijanji-janjikan
oleh incumbent, Jika anda punya tanah, rajinlah menanam, jika anda
mengerti teknologi, berkreasilah untuk berbagi, jika anda seorang
mahasiswa, kritislah terhadap perubahan, tapi akan lebih humanistis
jika mengkritisi sesuatu menggunakan cara mahasiswa.
>    
>   Kita tidak lagi berada di AGRICULTURAL atau INDUSTRIAL AGE, kita
sudah di information AGE, jadi sadarlah…..bahwa sudah bukan saatnya
seorang warga Negara berdemo ke pemerintah, untuk memaksa pemerintah
menambah hutang, dan memaksa agar anak cucu kita yang bahkan belum
lahir untuk menanggungnya.
>    
>   Janganlah membicarakan daya beli yang turun…kita harus berjuang
sendiri untuk menngkatkan daya beli kita sendiri….
>    
>   TUNDUK KELAPARAN, ATAU BANGKIT MENCARI NAFKAH, KARENA DIAM ADALAH
SIMBUL KEMALASAN
>    
>   Nengah
>    
>       
> ---------------------------------
>   
>   From: [email protected]
[mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of yoskebe
>  Sent: Wednesday, May 21, 2008 1:10 AM
>  To: [email protected]
>  Subject: Balasan: Re: [baliblogger] Sepuluh Tahun Lalu...
>   
>    
>         Semeton Blogger, Pan Gendo dan Pan Tri...
>  
>  Sudah kodrat alam, jika engkau putus hubungan dengan pacar lama
>  kemudian memutuskan menjalin hubungan dengan orang baru maka akan
>  terucap janji-janji dan cita-cita baru dan tidak berusaha mengalami
>  pengalaman pahit dengan mantan.
>  
>  Sudah kodrat alam pula jika kemudian dalam hubungan dengan pacar baru
>  terdapat kesulitan-kesulitan yang dilihat lebih parah dengan yang
>  dialami maka ROMANTIKA MASA LALU pun muncul dan kemudian dalam benak
>  tertanam "ah.. ternyata dia lebih baik walaupun dia suka memnampar aku
>  kalo kami berbeda pendapat"
>  
>  Dalam kontek jawaban Bli Tri maka tidak ada yang salah dengan
>  ROMANTIKA ORDE BARU kawan, hal yang wajar. 
>  
>  Ini semata karena salah menilai kenyataan yang ada dan melihat
>  kesulitan saat ini disebabkan oleh situasi saat ini semata bukan
>  menanyakan secara kritis kenapa ini terjadi ! Hanya yang perlu kita
>  kritisi adalah kenapa keadaan sekarang ini "lebih buruk dengan keadaan
>  yang lalu" !
>  
>  ...edited
>  ...edited
>  ...edited
>  
>  Ah... singkat kata daripada berbicara panjang lebar, bagi yang lagi
>  asyik masyuk dengan Romantika Orde Baru cuman satu yang ingin saya
>  tanyaken :
>  
>  apakah hukum "atas petunjuk daripada bapak presiden" bisa menurunkan
>  harga minyak dunia dan harga pangan global ?
>  
>  Jika memang bisa, mari kita pilih salah satu anak Soeharto sebagai
>  presiden !
>  
>  Matur suksma,
>  
>  Yos Kebe
>  mosalaki.multiply.com
>  
>  quote :
>  "atas petunjuk daripada bapak presiden yaitu harga cabe keriting lima
>  rupiah maka besok di pasar harga cabe semua lima rupiah !" harmoko
>  dalam kick andi
>  
>  --- In [email protected], wayan suardana <che_gendovara@>
>  wrote:
>  >
>  > Kalo ada yang rindu dengan keadaan seperti sebelum sepuluh tahun
>  lalu.. di saat premium masih di kisaran seribuan per liter, atau
>  bahkan merindukan masa jauh sebelum itu.. disaat merasakan bensin 500
>  rupiah/liter.
>  > 
>  > maka kita ada pada kerinduan yang sama tapi dengan keinginan yang
>  berbeda!
>  > saya sanmgat tidak ingin keadaan seperti sebelum atau bahkan jauh
>  sebelum 10 tahun lalu...
>  > 
>  > betul harga bensun murah....
>  > betul harga sembako murah...
>  > tapi semua adalah keadaaan MURAH yang seolah-seolah,
>  > nyatanya semua itu disubsidi dengan hutang luarnegeri yang terus
>  menerus menumpuk.
>  > hutang-gutang yang selalu dikorup oleh kroni2 ORBA .
>  > 
>  > lalu ketika jatuh tempo...maka kiamatlah bagi rakyat Indonesia.
>  Orang2 yang tidak tau apa2 tentang utang luar negeri tapi kemudian
>  disuguhi dengan bayaran utang yang melimpah 7 juta per orang.
>  > 
>  > Gila!!!!! itukah kondisi yang kita inginkan?? kemakmuran semu. 
>  > sesungguhnya keadaan sekarang, keadaan yang selalu anda sesali ini
>  adalah keadaan sesungguhnya pada zaman sebelum 10 tahun lalu.
>  > 
>  .....deleted
>  > 
>  > hanya satu yang bener2 murag dan bukan tipuan rezim pada waktu
>  sebelum 10 tahun yang lalu yaitu: HARGA NYAWA RAKYAT !!
>  > thx
>  > 
>  .... deleted
>  
>  > "www.TonnyTrisnawan.com" <saya@> wrote: 
>  
>  Dan Ironis nya.. setelah aksi demo pro reformasi sepuluh tahun lalu..
>  nasib bangsa ini tidak kunjung membaik.. dan boleh dibilang semakin
>  terpuruk. Kita jadi berpikir.. ah... seandainya seperti sebelum
>  sepuluh tahun lalu.. di saat premium masih di kisaran seribuan per
>  liter, bahkan jauh sebelum itu.. saya masih sempat merasakan bensin
>  500 rupiah/liter.
>  
>  > Seandainya seperti sebelum sepuluh tahun lalu.. di saat hanya
>  dengan uang Rp 600, saya bisa beli sate kuah lengkap dengan nasi putih
>  dan teh botol nya dibilangan GOR Ngurah Rai Denpasar.
>  > 
>  
>  > Hari ini 100 tahun kebangkitan Nasional, pemerintah memberikan kado
>  istimewa berupa rencana kenaikan BBM tiga hari lagi. Beberapa hari
>  yang lalu, saya mendapat forward-an email dari salah satu teman.
>  Mungkin teman2 di sini juga sudah dapat. saya sendiri juga nggak tahu
>  tingkat keakuratan dan kebenaran isi attachment nya. attachment berisi
>  lebih kurang semacam perhitungan yg menyatakan bahwa BBM tidak
perlu naik.
>  > 
>  > Jadi teringat cerita cupak grantang ngadek Ratu... Cupak yg pertama
>  jadi Raja.. yg haus kekuasaan dan keserakahan.. lalu digulingkan oleh
>  I Grantang. Lalu I Grantang naik tahta jadi Raja. Apa yg terjadi?
>  Lama-kelamaan, lambat laun, Wajah I Grantang berubah secara perlahan..
>  lama2 kok muka nya jadi mirip Cupak ya.. :D
>  > 
>  > Selamet gen.... jeg benyahang mekejang Ru!!
>  > 
>  > 
>  > T.
>  > 
>  > 
>  > 
>  > 2008/5/20 yoskebe <yosskebe@>:
>  > Semeton Blogger...
>  > 
>  > Sepuluh tahun yang lalu, pasti masih melekat disemua ingatan
bulan Mei
>  > 1998 merupakan bulan penuh dengan gempita demonstrasi di seluruh
>  > pelosok negeri, terutama di kampus-kampus. Salah satunya di kampus
>  
>  ............deleted
>   
>   
> 
>             No virus found in this incoming message.
>  Checked by AVG.
>  Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.21/1455 - Release Date:
5/19/2008 5:04 PM
>


Kirim email ke