Hallo Semeton

 

Ijinkanlah saya menutip sebuah tulisan yang pernah tertulis oleh orang tak
dikenal di Kusen dan Tiang ruang Senat Faksas Unud:

"BUTA LEBIH BAIK DARIPADA MELIHAT ROMANTISME KEAKUAN, TULI LEBIH BAIK
DARIPADA MENDENGAR ROMANTISME KEAKUAN"

 

Bagi saya pribadi, masa depan hanya bisa dihadapi dengan perencanaan untuk
kesejahteraan pribadi, kita wajib berjuang untuk menyambung hidup kita
sendiri.

Berhentilah mengharapkan kebahagiaan palsu yang dijanji-janjikan oleh
incumbent, Jika anda punya tanah, rajinlah menanam, jika anda mengerti
teknologi, berkreasilah untuk berbagi, jika anda seorang mahasiswa,
kritislah terhadap perubahan, tapi akan lebih humanistis jika mengkritisi
sesuatu menggunakan cara mahasiswa.

 

Kita tidak lagi berada di AGRICULTURAL atau INDUSTRIAL AGE, kita sudah di
information AGE, jadi sadarlah...bahwa sudah bukan saatnya seorang warga
Negara berdemo ke pemerintah, untuk memaksa pemerintah menambah hutang, dan
memaksa agar anak cucu kita yang bahkan belum lahir untuk menanggungnya.

 

Janganlah membicarakan daya beli yang turun.kita harus berjuang sendiri
untuk menngkatkan daya beli kita sendiri..

 

TUNDUK KELAPARAN, ATAU BANGKIT MENCARI NAFKAH, KARENA DIAM ADALAH SIMBUL
KEMALASAN

 

Nengah

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of yoskebe
Sent: Wednesday, May 21, 2008 1:10 AM
To: [email protected]
Subject: Balasan: Re: [baliblogger] Sepuluh Tahun Lalu...

 

Semeton Blogger, Pan Gendo dan Pan Tri...

Sudah kodrat alam, jika engkau putus hubungan dengan pacar lama
kemudian memutuskan menjalin hubungan dengan orang baru maka akan
terucap janji-janji dan cita-cita baru dan tidak berusaha mengalami
pengalaman pahit dengan mantan.

Sudah kodrat alam pula jika kemudian dalam hubungan dengan pacar baru
terdapat kesulitan-kesulitan yang dilihat lebih parah dengan yang
dialami maka ROMANTIKA MASA LALU pun muncul dan kemudian dalam benak
tertanam "ah.. ternyata dia lebih baik walaupun dia suka memnampar aku
kalo kami berbeda pendapat"

Dalam kontek jawaban Bli Tri maka tidak ada yang salah dengan
ROMANTIKA ORDE BARU kawan, hal yang wajar. 

Ini semata karena salah menilai kenyataan yang ada dan melihat
kesulitan saat ini disebabkan oleh situasi saat ini semata bukan
menanyakan secara kritis kenapa ini terjadi ! Hanya yang perlu kita
kritisi adalah kenapa keadaan sekarang ini "lebih buruk dengan keadaan
yang lalu" !

...edited
...edited
...edited

Ah... singkat kata daripada berbicara panjang lebar, bagi yang lagi
asyik masyuk dengan Romantika Orde Baru cuman satu yang ingin saya
tanyaken :

apakah hukum "atas petunjuk daripada bapak presiden" bisa menurunkan
harga minyak dunia dan harga pangan global ?

Jika memang bisa, mari kita pilih salah satu anak Soeharto sebagai
presiden !

Matur suksma,

Yos Kebe
mosalaki.multiply.com

quote :
"atas petunjuk daripada bapak presiden yaitu harga cabe keriting lima
rupiah maka besok di pasar harga cabe semua lima rupiah !" harmoko
dalam kick andi

--- In baliblogger@ <mailto:baliblogger%40yahoogroups.com> yahoogroups.com,
wayan suardana <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:
>
> Kalo ada yang rindu dengan keadaan seperti sebelum sepuluh tahun
lalu.. di saat premium masih di kisaran seribuan per liter, atau
bahkan merindukan masa jauh sebelum itu.. disaat merasakan bensin 500
rupiah/liter.
> 
> maka kita ada pada kerinduan yang sama tapi dengan keinginan yang
berbeda!
> saya sanmgat tidak ingin keadaan seperti sebelum atau bahkan jauh
sebelum 10 tahun lalu...
> 
> betul harga bensun murah....
> betul harga sembako murah...
> tapi semua adalah keadaaan MURAH yang seolah-seolah,
> nyatanya semua itu disubsidi dengan hutang luarnegeri yang terus
menerus menumpuk.
> hutang-gutang yang selalu dikorup oleh kroni2 ORBA .
> 
> lalu ketika jatuh tempo...maka kiamatlah bagi rakyat Indonesia.
Orang2 yang tidak tau apa2 tentang utang luar negeri tapi kemudian
disuguhi dengan bayaran utang yang melimpah 7 juta per orang.
> 
> Gila!!!!! itukah kondisi yang kita inginkan?? kemakmuran semu. 
> sesungguhnya keadaan sekarang, keadaan yang selalu anda sesali ini
adalah keadaan sesungguhnya pada zaman sebelum 10 tahun lalu.
> 
.....deleted
> 
> hanya satu yang bener2 murag dan bukan tipuan rezim pada waktu
sebelum 10 tahun yang lalu yaitu: HARGA NYAWA RAKYAT !!
> thx
> 
.... deleted

> "www.TonnyTrisnawan.com" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: 

Dan Ironis nya.. setelah aksi demo pro reformasi sepuluh tahun lalu..
nasib bangsa ini tidak kunjung membaik.. dan boleh dibilang semakin
terpuruk. Kita jadi berpikir.. ah... seandainya seperti sebelum
sepuluh tahun lalu.. di saat premium masih di kisaran seribuan per
liter, bahkan jauh sebelum itu.. saya masih sempat merasakan bensin
500 rupiah/liter.

> Seandainya seperti sebelum sepuluh tahun lalu.. di saat hanya
dengan uang Rp 600, saya bisa beli sate kuah lengkap dengan nasi putih
dan teh botol nya dibilangan GOR Ngurah Rai Denpasar.
> 

> Hari ini 100 tahun kebangkitan Nasional, pemerintah memberikan kado
istimewa berupa rencana kenaikan BBM tiga hari lagi. Beberapa hari
yang lalu, saya mendapat forward-an email dari salah satu teman.
Mungkin teman2 di sini juga sudah dapat. saya sendiri juga nggak tahu
tingkat keakuratan dan kebenaran isi attachment nya. attachment berisi
lebih kurang semacam perhitungan yg menyatakan bahwa BBM tidak perlu naik.
> 
> Jadi teringat cerita cupak grantang ngadek Ratu... Cupak yg pertama
jadi Raja.. yg haus kekuasaan dan keserakahan.. lalu digulingkan oleh
I Grantang. Lalu I Grantang naik tahta jadi Raja. Apa yg terjadi?
Lama-kelamaan, lambat laun, Wajah I Grantang berubah secara perlahan..
lama2 kok muka nya jadi mirip Cupak ya.. :D
> 
> Selamet gen.... jeg benyahang mekejang Ru!!
> 
> 
> T.
> 
> 
> 
> 2008/5/20 yoskebe <[EMAIL PROTECTED]>:
> Semeton Blogger...
> 
> Sepuluh tahun yang lalu, pasti masih melekat disemua ingatan bulan Mei
> 1998 merupakan bulan penuh dengan gempita demonstrasi di seluruh
> pelosok negeri, terutama di kampus-kampus. Salah satunya di kampus

............deleted

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.21/1455 - Release Date: 5/19/2008
5:04 PM


Kirim email ke