udah, biar aman bikin LASKAR BLOGGER. lumayan bakalan dapat setoran dari semua warnet, Yahoo, Google, Microsoft, Intel dll. pokoke pasti mafia lendir tertarik.
*buka bungkus pisang molen dan nyeruput teh panas... --- In [email protected], antonemus <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > bener2 bikin emosi, prim. para bangsat2 berkedok Islam itu terus saja > mengobarkan kebencian dan kekerasan. > > *bener2 marah.. > > ini kronologi yg aku dpt di milis wartawan yg aku ikuti. > > -- > > Kronologi Tragedi Pancasila Berdarah > > Aksi 63 tahun Pancasila; "Satu Indonesia untuk Semua" > Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) > Pelataran Monas, 1 Juni 2008 > > 12.45 > Massa AKKBB mulai berdatangan ke belakang Stasiun Gambir, bercampur dengan > massa gerak jalan sehat PDIP. Ada 3-4 polisi yang mengatur lalu lintas dan > mengatur massa PDIP yang menuju pulang > > 12.55 > Massa AKKBB yang lain berdatangan ke dalam Pelataran Monas, berkumpul di > satu titik untuk konsolidasi. > > 13.10 > Massa AKKBB yang berada di belakang Stasiun Gambir berjalan menuju ke > dalam Monas untuk merapatkan barisan dengan massa yang lain, untuk memberi > kesempatan kepada massa PDIP membubarkan diri dari tempat parkir di > belakang Stasiun. Ada seorang polisi berpakaian preman yang berkumpul di > lokasi ini, dan 2 polisi berseragam agak jauh dari lokasi. > > 13.20 > 500-an massa FPI-HTI berjalan dari arah utara selayaknya orang baris > berbaris. > > 13.25 > Massa FPI-HTI sampai di depan massa AKKBB yang sedang mengatur barisan, > dan tanpa basa basi langsung memukuli massa AKKBB yang sebagian > duduk-duduk di aspal, tanpa perlawanan. Mereka memukuli membabi buta > sambil berteriak: "Kamu Ahmadiyah ya". "Allahu Akbar". Tidak ada > seorang > aparat pun yang menolong. FPI-HTI sudah menyiapkan laskarnya dalam 4 lapis > dan lapis terakhir laskar memakai baju hitam hitam, tutup muka dan senjata > tajam seperti pedang, sejenis samurai, kayu seperti tombak. Juga pasir > pedas yang dilemparkan ke mata. > > 13.30 > Lapisan pertama membubarkan diri namun datang lapisan kedua sambil > berteriak Allah Akbar dan minta lapisan pertama kembali menyerang, > sehingga bertambah rombongan FPI-HTI yang menyerang teman teman AKKBB. > Seorang polisi dengan mobil patroli datang menghampiri namun mobil nya > ditendang beberapa orang FPI-HTI sehingga polisi itupun lari. Beberapa > anggota AKKBB mencoba minta polisi berbuat sesuatu tapi polisi itu malah > pergi. Mereka sempat dihampiri seorang anggota FPI-HTI dengan > mengatakan,"Pergi lu, gue tahu lu Ahmadyah, pergi lu, mau mampus lu". > > 13.35 > Massa AKKBB sudah lari tunggang langgang menyelamatkan diri. Serombongan > polisi bermotor datang ke lokasi, melokalisir massa FPI-HTI. Massa FPI-HTI > menghancurkan mobil dan soundsystem di dalamnya, kemudian membakarnya, di > depan para polisi yang mengelilingi mereka. > > 14.00 > Tim AKKBB menyisir seluruh lokasi, dan ada beberapa massa AKKBB yang masih > tersisa di dalam dan tak berani keluar. Mereka memilih berdampur dengan > pengunjung umum Monas, menunggu massa FPI-HTI bubar. > > 14.15 > Massa FPI-HTI berjalan ke arah istana, bergabung dengan aksi HTI yang lain > di depan istana. > > 14.28 > AKKBB membuat konferensi pers dadakan di pelataran Galeri Nasional. Polisi > mengingatkan massa AKKBB untuk tidak berlama-lama di Galeri Nasional, > karena ada kemungkinan massa FPI-HTI masih akan mengejar. > > 15.00 > Massa AKKBB bubar dari Pelataran Galeri Nasional > > 16.00 > 8 Sepeda motor berbendera FPI berhenti di depan Galeri Nasional dan > melakukan pengamatan. Hanya tersisa beberapa orang di Pelataran Galeri > Nasional. > > On Mon, Jun 2, 2008 at 2:03 PM, Pria Purnama <[EMAIL PROTECTED]> > wrote: > > > Ada apa yah tentang FPI? Kok banyak yg bilang fuck FPI? > > > > Mahap males browsing/googling, lg suka nanya. > > > > -- > > Microsoft: "You've got questions. We've got dancing paperclips" - > > animadesign.web.id > > > > > > > > -- > > anton | http://rumahtulisan.com >

