Hehehe, saya jawab singkat dulu ya.... bosen soalnya tulis soal ini melulu 1. Theravada tidak sama dengan Hinayana. Ajaran hinayana adalah subset dari ajaran Theravada. CMIIW 2. Kalo tidak salah, pada saat Mahayana timbul, ajaran Buddhisme (e.g HInayana) sudah banyak yg terkorupsi, sehingga muncul gerakan Mahayana. CMIIW 3. Ajaran theravada maupun hinayana sendiri adalah ajaran yg lengkap, yg bisa mengantar seorang makhluk mencapai pencerahan, i.e. Arahat. Dalai Lama sendiri sering menyatakan hal ini 4. Ajaran Hinayana adalah fondasi bagi mereka yg mau praktik Mahayana dan juga Vajrayana. Praktisi Mahayana 'hanya' mengambil bagian dari ajaran Theravada, karena tujuan mereka bukan utk jadi Arahat, tapi jadi Samma Sambuddha. Kalo anda bilang melecehkan, ada temen yg bilang, lah, ini malah menghargai donk. well, tiap orang punya opini yg berbeda kan?
memang ada kecenderunagn orang2 tertentu yg merasa terhina kalo berada di bawah. Kalo saya pribadi, saya lebih menghargai guru2 SMA saya dibandingkan dosen pembimbing S2 saya, karena tanpa guru2 SMA yg berkualitas, gak mungkin saya menyukai matematika dan melanjutkan studi S2 5. Sebenernya, yg 'direndahkan'oleh kaum mahayanist adalah 'Semangat HInayana" bukan ajarannya sendiri. Selama saya belajar Mahayana dari para Guru Besar Tibetan, tidak ada tuh satu pun yg melecehkan AJARAN Hinayana. Namun mereka tidak mendukung SEMANGAT Hinayana. Perhatikan itu adalah 2 hal yg berbeda!, antara Ajaran dan SEMANGAT. Mungkin perlu saya definisikan apa itu semangat 'HInayana' yaitu: berusaha untuk mencapai pembebasan pribadi saja. titik.(tapi tentu saja hal ini tidak salah, hak orang donk) semangat mahayana : belajar dan praktik dharma, agar jadi sammasambuddha, supaya dapat menolong sebanyak mungkin makhluk. Dari statement di atas, apakah berarti semangat hinayana itu adalh sesuatu yg salah atau egois??? mungkin hanya 'kurang lengkap' karena bagaimana mungkin seseorang yg egois akan dapat mencapai Nibbana? cheers surya ps: semua tulisan saya di atas adalah TEORI semata. saya tidak tahu apa itu benar atau tidak. So what gitu lho :-p mudah2 an cukup menjawab pertanyaan anda kalo belum puas, ya silakan kita diskusi lagi... tapi sabar ya, minggu dpn, saya dalam masa peralihan tempat kerja, jadi agak sibuk. cheers surya =========================================== --- In [email protected], "Wijaya" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Sekuntum teratai buat rekan Bodhimanggala, > >> > Kedua, pernyataan yang menganggap satu ajaran adalah FONDASI, DASAR, kan > juga jadi BUKTI sikap merendahkan ajaran tersebut? > > Tentu TIDAK ADA kelompok yang mau ajarannya dianggap sebagai fondasi. Semua > mengaku ajarannya mampu menghantar ke kesempurnaan. Bukan SEKEDAR FONDASI > bangunan yang butuh DINDING dan ATAP yang ada di ajaran lain. > > Itu DUA BUKTI, SIKAP MEMANDANG RENDAH, yang sudah rekan Bodhi bantu > tunjukkan. He he he he Bisa Anda SADARI SEKARANG? > > Coba rekan Bodhi menjawab dengan jujur,"Apakah ajaran Theravada mampu > menghantarkan ke NIrvana?" > > Kalau kita jawab 'MAMPU', maka ajaran Theravada tidak bisa disebut FONDASI, > tapi BANGUNAN UTUH yang punya FONDASI, DINDING dan ATAP. Komplit. > > Kalau kita jawab 'MAMPU', tapi menyatakan ajaran Theravada adalah FONDASI, > kan menipu diri sendiri dan orang lain, namanya. > > Gimana rekan Bodhi? > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Would you Help a Child in need? It is easier than you think. Click Here to meet a Child you can help. http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/UlWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Menyadari apa yang sesungguhnya sedang terjadi SAAT INI di dalam diri saya maupun di luar diri saya. Kami kembali tuk hidup dalam kekinian yang menakjubkan; tuk menanami taman hati kami benih-benih kebajikan; serta membuat fondasi pengertian dan cinta kasih yang kokoh. Kami mengikuti jalur perhatian penuh, latihan tuk melihat dan memahami secara mendalam agar mampu melihat hakikat segala sesuatu, sehingga terbebas dari belenggu kelahiran dan kematian. Kami belajar tuk: berbicara dengan penuh cinta kasih, menjadi penuh welas asih, menjadi perhatian terhadap pihak-pihak lain pagi ataupun sore hari, membawa akar-akar suka cita ke banyak tempat, membantu sesama melepaskan kesedihan; dan tuk menanggapi dengan penuh rasa syukur kebajikan orang tua, para guru, serta sahabat-sahabat kami. Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Dharmajala/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
