Rabu, 1 Desember 2004  

IBADAH YANG KELIRU

Bacaan: Matius 15:8-9

Percuma mereka beribadah kepadaKu, sedangkan ajaran yang
mereka ajarkan ialah perintah manusia." (Mat. 15: 9)

 

 

Berpijak dari ayat nats pembacaan kita di atas, dapatkah dipahami bahwa beribadah kepada Tuhan tidaklah cukup kalau hanya sebatas bibir kita. Hati kita juga harus terpaut dan fokus kepada Tuhan. Ibadah yang demikianlah yang dikenan Tuhan. Jadi belumlah jaminan hanya karena orang mengaku dan mengimani dirinya umat Allah, lalu beribadah, memuji Allah, menaikkan doa-doa maka semuanya sudah pasti diterima Allah. Belum tentu! Lihat apa yang dikatakan Tuhan Yesus diatas tadi :”percuma mereka beribadah kepadaKu” (ay.9a)

Sekarang kita lihat contoh ibadah yang keliru dibawah ini :

1.

Ibadah sebatas lahiriah saja dan batin jauh dari Tuhan. Berikut ini kita lihat beberapa contoh ibadah yang sebatas lahiriah saja, yang pernah terjasi dan dikecam oleh Tuhan.

a).

Ibadah yang dilakukan oleh para ahli taurat dan orang Farisi (Mat.15:7-9; 23:1-28; Mark 7:5-7). Tuhan Yesus dengan keras mengecam kemunafikan mereka. Secaraharfiah mereka mentaati hukum-hukum Tuhan, tetapi disisi lain hati mereka jauh daripadaNya, mereka dicap Tuhan bagaikan kuburan. Diluarnya indah, tapi dalamnya penuh dengan tulang belulang (Mat.23:27).

b).

Kecaman yang sama, juga dilontarkan Tuhan kepada jemaat di Efesus (Wahyu 2:1-5). Mereka aktif dan tetap bergiat dalam pekerjaan Tuhan, mereka juga tetap setia menyembah Tuhan. Namun mereka sudah kehilangan kasih mula-mula. Mereka tetap berindah tetap hati mereka sudah kehidlangan kasih yang dalam kepada Tuhan.

2.

Ibadah yang dilakukan di dalam kehidupan yang penuh kompromi dengan dosa dan perkara-perkara kedagingan.

a).

Raja Daud dalam hikmat Tuhan, memaparkan kebenaran ini, yaitu didalam Maz.24:3-4. Bahwa tidak semua ibadah dikenankan Tuhan. Untuk datang beribadah atau menghampiri Tuhan dengan maksud untuk mengekspresikan rasa kagum dan pengagungan kita padaNya kita harus datang dengan hidup yang benar, sudah bertobat, lahir baru. Sebab hanya orang-orang yang sudah disucikanlah yang layak menghampiri Tuhan (Mat.5:8; Ibr.12:14)

b).

Rasul Paulus juga menasehati jemaat di Roma tentang rahasia ibadah yang sejati (Rom.12:1). Di mana setiap umat yang ingin beribadah kepada Tuhan harus hidup dalam kebenaran. Karena ibadah yang benar dan yang berkenan kepada Tuhan adalah ibadah yang dilaksanakan di dalam kehidupan yang sudah dikuduskan Tuhan didalam Krsitus Yesus Juruselamat kita. (Jwar)

Doa:

Tuhan Yesus tuntunlah aku kepada pertobatan yang sejati, sehingga aku dapat beribadah dengan benar.

IBADAH YANG SEJATI HANYA DALAM TERANG
FIRMAN TUHAN

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

Kirim email ke