RENUNGAN HARI INI 
Rabu, 19 Januari 2005 

HARTA ITU BUKAN SORGA

Bacaan: Lukas 12:13-21
"Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini
juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kau sediakan,
untuk siapakah itu nanti?" (Lukas 12:20)


Anggapan bahwa memiliki kekayaan berarti memiliki "dunia" ini, karena
bisa memiliki segala-galanya adalah salah besar. Karena ketika kita
membaca renungan firman Tuhan hari ini, merupakan suatu teguran yang
cukup keras yang diucapkanTuhan Yesus, ketika Dia dengan tegas
menghardik orang kaya itu tanpa ampun. Karena itu, jangan terkejut kalau
Tuhan Yesus menunjuk, bahwa orang kaya ini bodoh. Itulah kenyataan yang
diucapkan oleh Tuhan Yesus. Kata yang selama ini dijauhi oleh orang
kaya, ternyata hari itu ia mendengar kata bodoh yang ditujukan
kepadanya. 
Ya, bodoh! Walaupun mungkin di mata dunia bisnis, ia seorang yang cerdas
dan memiliki intuisi bisnis yang akurat, memungkinkan ia berhasil dalam
setiap usahanya atau bahkan telah menjadi konglomerat. Tetapi siapa yang
mampu menduga kata bodoh, ia dengar langsung dari mulut Yesus.
Orang-orang disekitarnya mungkin tidak berani dan tidak akan mau
menuduhnya sebagai orang bodoh, tetapi itulah kata yang diucapkan oleh
Yesus, kepada orang yang menggantungkan hidupnya pada kekayaan dunia.
Getir dan memang menyakitkan, tetapi itulah kenyataannya yang ia dengar.
Kenapa orang kaya ini sampai mendapat teguran yang begitu keras?
Pertama, dengan jelas digambarkan sikap hidup orang yang kaya ini. Dalam
kehidupannya, ia terlalu mengutamakan kepentingan untuk mengumpulkan
harta sebanyak-banyaknya, dan tidak pernah memikirkan perkara-perkara
rohani. Yang digumuli dalam hidupnya hanyalah mengenai, bagaimana ia
dapat semakin kaya dan memperbanyak hartanya. Yang kedua, orang kaya ini
masuk dalam golongan orang yang rakus, tamak dan tidak mau melayani
Tuhan dengan kekayaannya itu. Ia mencari kepuasan bagi dirinya sendiri,
kita bisa lihat dari ucapannya (ayat 19: "Hai jiwaku ada padamu banyak
harta...). Yang ketiga adalah, ia kaya secara materi tetapi sebenarnya
ia sangat miskin secara rohani (Why. 3:17).
Akhirnya ia mati dan tidak dapat menikmati hasil yang telah ia
kumpulkan. Benar, bahwa ia memiliki kuasa untuk memiliki, tetapi tidak
mendapat karunia untuk menikmati. Uang bisa membawa orang ke mana saja
yang ia ingini, tetapi uang tidak bisa membawa masuk ke dalam sorga.
Tuhan Yesus pernah berkata, bahwa hidup manusia tidak tergantung pada
hartanya (Luk. 12:15). Untuk hal ini Tuhan Yesus menasehati kita,
"Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan
ditambahkan kepadamu" (Mat. 6:33). Paulus berkata, carilah perkara di
atas (Kol. 2:1). Karena perkara di atas adalah kemuliaan bersama Tuhan
Yesus. GMA




Doa:
Tuhan, jadikan hidupku mencari Engkau dan berada dihadiratMu, amin.

HARTA YANG SEJATI HANYA ADA DI DALAM TUHAN YESUS KRISTUS
 


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Has someone you know been affected by illness or disease?
Network for Good is THE place to support health awareness efforts!
http://us.click.yahoo.com/UwRTUD/UOnJAA/i1hLAA/.1VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/eben-net/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

<<winmail.dat>>

Kirim email ke