RENUNGAN HARI INI
Selasa, 25 Januari 2005

PANGGILAN YANG MULIA

Bacaan: Matius 5:13-16

”Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang” (Matius 5:13).

Keselamatan yang disediakan Allah, diperuntukkan bagi semua orang tanpa melihat status, suku dan warna kulit. Keselamatan itu sifatnya bukan nanti setelah mati, tetapi sekarang yaitu sejak kita memberikan respon untuk menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Jaminan keselamatan yang dapat kita rasakan di bumi ini salah satunya adalah kebahagiaan atau damai sejahtera. Karena tentang berkat damai sejahtera ini, Tuhan Yesus berkata bahwa damai sejahtera ini tidak seperti yang diberikan oleh dunia ini, yang tidak dapat digantikan oleh apapun. Lalu apa yang menjadi tugas kita sebagai orang percaya yang telah menerima keselamatan, dan berkat-berkat dari Allah?

Dalam Matius 5:13, Tuhan Yesus secara jelas memberitahukan tugas dan tujuan hidup orang percaya, selain untuk memuliakan Tuhan, kita juga dipanggil untuk menjadi berkat bagi orang-orang lain, yang diistilahkan dengan menjadi “garam dunia.” Dunia sekeliling kita membutuhkan orang-orang percaya untuk memperkenalkan nama Kristus. Hal ini harus benar-benar disadari oleh orang-orang Kristen, yang mengaku telah menerima keselamatan. Yaitu dengan mempersiapkan diri mempelajari dan mengisi hidupnya dengan firman Tuhan, serta menjadi pelaku-pelaku firman Tuhan yang baik, maka Allah akan memampukan kita untuk memberitakan firmanNya. Dan Roh Kudus akan menuntun kita untuk tetap setia dalam melakukan tugas dan panggilan Tuhan yang mulia ini. Saya percaya, tugas memberitakan Injil bukanlah tugas yang berat, tetapi tugas ini bisa dikerjakan oleh setiap orang percaya yang mau dan menyadari kasih Allah dalam hidupnya.

Karena itu, ketika kita menerima Yesus dalam hati kita, Dia menjadikan kita sebagai garam di tengah-tengah dunia yang jahat ini. Allah ingin agar sebagai garam dunia, kita menunjukkan kegunaan dengan mempengaruhi lingkungan sekitar kita. Jika garam itu tidak dapat menunjukkan fungsinya, maka Allah akan membuang kita dari hadapanNya.

Oleh karena itu, jadilah teladan bagi saudara seiman khusunya dan semua orang yang belum percaya kepada Tuhan. Mulailah dalam keluarga, kemudian lingkungan tempat tinggal. Saya percaya dimanapun kita berada, kita akan menjadi saksi bagi Kristus baik dalam perkataan dan tingkah laku yang telah dibaharui oleh Tuhan, dan meraih anugerah yang telah Allah sediakan bagi orang percaya. DJK

Doa:

Ya Tuhan, jadikan kami garam-garam yang bermutu, supaya kami dapat menjadi berkat bagi orang-orang yang belum mengenal Engk, amin.

MEMPERSEMBAHKAN JIWA-JIWA BAGI TUHAN ADALAH PANGGILAN YANG MULIA

 



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================




Yahoo! Groups Links

Kirim email ke