March 18, 2005

Is Fear Healthy?

Read:
2 Chronicles 17:3-10

The fear of the Lord is the instruction of wisdom. —Proverbs 15:33

Bible In One Year: Joshua 22-24

coverDuring a severe thunderstorm, a mother tucked her child into bed and turned off the light. Frightened by the tempest, he asked, "Mommy, will you sleep with me?" Hugging him, she replied, "I can't, dear. I have to sleep with Daddy." Stepping out of the room, she heard, "That big sissy!"

Fear is real. But it's not always negative. In 2 Chronicles 17:3-10, we read about a healthy, positive fear that prevented neighboring countries from going to war against Judah. What had caused this fear? We are told that "the fear of the Lord fell on all the kingdoms of the lands that were around Judah, so that they did not make war against Jehoshaphat" (v.10).

A respectful fear of the Lord was also what King Jehoshaphat desired for his own people. So he made it a priority that they be taught God's Word. He knew that if the people were in awe of the Almighty, they would humble themselves and obey Him. Doing what was right would bring prosperity to Judah and respect from neighboring countries.

Proverbs 15:33 declares, "The fear of the Lord is the instruction of wisdom." Those who fear Him act with wisdom; they walk faithfully before Him as they obey His commands. —Albert Lee

God dwells in light and holiness,
In splendor and in might;
And godly fear of His great power
Can help us do what's right. —D. De Haan

The right kind of fear will keep us from doing wrong.

Jumat, 18 Maret
Sehatkah Ketakutan?
Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat (Amsal 15:33)

Bacaan: Yosua 22-24

Pada saat terjadi badai guntur yang hebat, seorang ibu menidurkan anaknya dan mematikan lampu kamarnya. Karena takut pada badai tersebut, sang anak kemudian bertanya, “Mama, maukah Mama menemani aku tidur malam ini?” Sambil memeluknya, sang ibu menjawab, “Tidak bisa, Sayang. Mama harus tidur dengan Papa.” Ketika keluar dari kamar anaknya, sang ibu mendengar, “Dasar Papa pengecut!”

Ketakutan adalah hal yang nyata. Namun, hal itu tidak selalu negatif. Dalam 2 Tawarikh 17:3-10, kita membaca tentang ketakutan yang sehat dan positif, yang mencegah peperangan antara Yehuda dengan kerajaan-kerajaan di sekitarnya. Apa yang menyebabkan ketakutan ini? Dikatakan bahwa “ketakutan yang dari Tuhan menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat” (ayat 10).

Raja Yosafat ingin agar rasa hormat dan takut akan Tuhan juga dimiliki rakyatnya. Lalu ia membuat ketentuan utama bahwa mereka akan diajar tentang Taurat Allah. Ia tahu bahwa jika rakyatnya hormat kepada Allah yang Mahakuasa, maka mereka akan merendahkan hati dan menaati Allah. Melakukan apa yang benar akan membawa kemakmuran bagi Yehuda dan penghormatan dari kerajaan-kerajaan yang lain.

Kitab Amsal 15:33 menyatakan, “Takut akan Tuhan adalah didikan yang mendatangkan hikmat.” Orang yang memiliki rasa takut akan Dia akan bertindak dengan penuh hikmat; mereka berjalan dengan setia di hadapan Dia sambil menaati perintah-perintah-Nya —AL

RASA TAKUT YANG BENAR AKAN MENJAGA KITA
UNTUK TIDAK MELAKUKAN KESALAHAN



17:4 melainkan mencari Allah ayahnya. Ia hidup menurut perintah-perintah-Nya dan tidak berbuat seperti Israel.
17:5 Oleh sebab itu TUHAN mengokohkan kerajaan yang ada di bawah kekuasaannya. Seluruh Yehuda memberikan persembahan kepada Yosafat, sehingga ia menjadi kaya dan sangat terhormat.
17:6 Dengan tabah hati ia hidup menurut jalan yang ditunjukkan TUHAN. Pula ia menjauhkan dari Yehuda segala bukit pengorbanan dan tiang berhala.
17:7 Pada tahun ketiga pemerintahannya ia mengutus beberapa pembesarnya, yakni Benhail, Obaja, Zakharia, Netaneel dan Mikha untuk mengajar di kota-kota Yehuda.
17:8 Bersama-sama mereka turut juga beberapa orang Lewi, yakni Semaya, Netanya, Zebaja, Asael, Semiramot, Yonatan, Adonia, Tobia dan Tob-Adonia disertai imam-imam Elisama dan Yoram.
17:9 Mereka memberikan pelajaran di Yehuda dengan membawa kitab Taurat TUHAN. Mereka mengelilingi semua kota di Yehuda sambil mengajar rakyat.
17:10. Ketakutan yang dari TUHAN menimpa semua kerajaan di negeri-negeri sekeliling Yehuda, sehingga mereka tidak berani berperang melawan Yosafat.

 



<--------------------------------------------------------------------------->



================================================
Sampai disini Tuhan menolong kita (1 Sam 7:12)
================================================



Yahoo! Groups Sponsor
ADVERTISEMENT
click here


Yahoo! Groups Links

<<image001.jpg>>

Kirim email ke