salam untuk semua,
Hal menarik sekali ketika orang ingin mengetahui tentang hakikat 
realitas. Bagaimana kita mengetahui bahwa realitas itu benar-benar 
realitas dan yang lain adalah ketiadaan. Alangkah indahnya dunia 
jika kita tahu apa yang benar-benar realitas dan yang lain adalah 
khayalan dan ketiadaan.
Punten, agar tidak mengaburkan penafsiran. saya akan berurut untuk 
menjelaskan makna dan realitas. Tapi kali ini saya akan menjelaskan 
relitas. Tapi secara sepintas makna segala sesuatu apa yang ada di 
benak kita. Dan ingat kita belum sampai kepada pemahaman ada atau 
tidak ada, benar atau salah.
Realitas. apa itu realitas? Apa yang benar-benar realitas? Kita 
sepakat bahwa "ada" dapat memberikan bekas, efek. Yang menjadi 
masalah bagi kita adalah yang selama ini kita berkeyakinan bahwa 
sesuatu/hal yang terindralah yang berefek. Sedangkan jika alat 
pengukur sebuah efek dengan indra alangkah relatif sebuah kebenaran. 
Sedangkan kebenaran tidak boleh dua kebenaran harus mutlak satu. 
jika ada dua kebenaran mustahil harusnya yang satu benar dan yang 
satu salah. 

Jika terindra itu benar perhatikan contoh-contoh di bawah ini:
Kursi, apakah benar kursi itu ada sebagai realitas mutlak? Tidak, 
kursi adalah kayu, plastik,atau bahan lainnya  yang berbentuk 
sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi sebagai alat duduk. Kita 
memahami itu kursi, tapi secara terindra bukan kursi karna pada 
kursi ada kayu dan ada paku. Ingat rumah itu tidak ada tapi yang ada 
itu jendela, atap, lantai, dinding dan isi rumah. Ingat, tembok itu 
tidak ada tapi yang ada adalah tanah, bata dan semen. Ingat anah itu 
tidak ada yang ada adalah unsur-unsur tanah. Unsur-unsur tanah itu 
tidak ada yang ada adalah kumpula atom. Atom itu tidak ada yang ada 
adalah elektron, proton, dan netron. Elektron, proton, dan netron 
itu tidak ada yang ada adalah . . . . 

carilah sampai anda menemukan hal yang lebih kecil lagi!!! 

karena "sesuatu yang terbagi adalah hakikatnya tidak ada, dan yang 
ada adalah sesuatu yang tidak dapat dibagi" rumah dapat dibagi 
menjadi jendela, atap, lantai, dll. Yang kita lihat bukan rumah tapi 
lantai, jendela, atap. Berarti rumah adalah hayalan kita. 
dan hayalan adalah ketiadaan. 

Contoh ketidak mutlakan indra. Jika kebenaran harus satu. Cobalah 
anda celupkan tangan kanan anda ke air dingin, dan tangan kiri anda 
ke air dingin. Lalu celupkanlah kedua tangan anda ke air biasa. 
Niscaya anda akan merasakan yang berbeda pada kedua tangan anda. 
Coba renungkan apakah dalam satu waktu dan satu tempat ada dua 
kebenaran????

Jadi yang manakah yang benar-benar realitas? hal/sesuatu yang tidak 
bisa diindra . . .
Dan dalam bahasa saya adalah wujud mutlak, Ada, Being and soon.

Realitas bukan ketiadaan. Ketiadaan merupakan hal-hal yang bersifat 
relatif yang membingungkan. Salah satu alat ukur adalah indra. 
Tapi realitas adalah sesuatu yang berefek yang benar-benar ada. Dan 
dengan efeknyalah ada hukum mungkin ada. Yang adanya karena ada. 
Jika tidak ada maka yang ada tidak akan pernah ada.

semoga bermanfaat, 
terima kasih
 
 








------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Check out the new improvements in Yahoo! Groups email.
http://us.click.yahoo.com/6pRQfA/fOaOAA/yQLSAA/pyIolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

******************************************************
Milis Filsafat
Posting     : [email protected]
Arsip milis : http://groups.yahoo.com/group/filsafat/
Website     : http://filsafatkita.f2g.net/
Berhenti    : [EMAIL PROTECTED]
******************************************************
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/filsafat/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke